---
id: eZjZAjXc2C8j
cluster_id: xSGQdYWUFsyQ
title: Dihajar PHK 25 Tahun di Adobe, Engineer Ini Kini Jadi Sopir Bus
slug: dihajar-phk-25-tahun-di-adobe-engineer-ini-kini-jadi-sopir-bus
excerpt: James Strawn, engineer 25 tahun di Adobe, kena PHK dan gagal dapat kerja
  lebih dari setahun. Parahnya, kini ia banting setir jadi sopir bus sekolah di Colorado.
  Kompas.com
category: phk
tags:
- phk
- adobe
- sopir bus
- teknologi
- karier
source_urls:
- https://tekno.kompas.com/read/2026/08/24/08020027/25-tahun-jadi-engineer-adobe-kena-phk-dan-sulit-cari-kerja-kini-jadi-sopir-bus?page=all
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/N2Yy1VpgP1MIBYA1p0KI4vJxE98=/53x0:1159x737/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c816a7af9e.png,0,-0,1)/data/photo/2026/08/21/6a87cbe9065a8.jpg
meta_title: Engineer Adobe 25 Tahun Dihajar PHK, Kini Jadi Sopir Bus
meta_description: James Strawn, senior engineer Adobe, kehilangan pekerjaan setelah
  25 tahun. Lebih dari setahun nganggur, akhirnya nyetir bus sekolah. Begini ceritanya.
canonical_url: https://berita.media/dihajar-phk-25-tahun-di-adobe-engineer-ini-kini-jadi-sopir-bus
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-24T05:22:01Z'
published_at: '2026-08-24T05:22:01Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih. James Strawn, yang 25 tahun mengabdi sebagai Senior Software Quality Engineer di Adobe Digital Video, harus angkat koper dari perusahaan setelah kena PHK pada Agustus 2025. Bukan kaleng-kaleng pengalaman dia itu, sudah 25 tahun berkutat di dunia teknologi, sebelumnya juga sempat di Accolade. Tapi nasib berkata lain, habis sudah masa jayanya sebagai insinyur perangkat lunak. Demikian Kompas.com melaporkan.

Setelah dipecat, Strawn berusaha mati-matian mencari kerja baru di bidangnya. Alhasil, umur tak muda lagi, CV penuh prestasi, tapi yang terjadi malah petaka. Ia mengaku perusahaannya menyaring lamaran secara otomatis, mengabaikan pertanyaan yang ia kirim, bahkan ada yang tidak hadir saat wawancara. Ujung-ujungnya lebih dari setahun lamanya ia menganggur dan merasa terpuruk. Industri teknologi yang dulu membesarkannya itu kini seperti membuangnya dengan kasar, demikian kritik yang ia tumpahkan di LinkedIn. Kompas.com melansir.

Nah ini dia, pada pertengahan Agustus 2026, Strawn memutuskan banting setir jadi sopir bus sekolah di distrik Colorado, Amerika Serikat. Ya, dari ruangan ber-AC yang penuh kode-kode program, kini ia pegang setir dan antar jemput anak-anak sekolah. Ia sendiri yang mengumumkan kabar ini melalui LinkedIn, dengan nada getir sekaligus lega. "Setelah lebih dari setahun mencari pekerjaan yang sulit, merasa terpuruk dan didiskriminasi oleh industri teknologi, saya informasikan bahwa babak baru ini telah dimulai," tulisnya. Luar biasanya, ia mengaku pekerjaan barunya itu memang bergaji jauh lebih rendah, tapi hatinya senang karena anak-anaknya baik dan rekan kerjanya rendah hati. Kompas.com mengutip unggahan tersebut.

Celakanya, bukan hanya Strawn yang merasakan hawa dingin PHK di sektor teknologi. Banyak pengguna LinkedIn yang merespons unggahannya, ikut menyoroti perlakuan buruk perusahaan terhadap pekerja berpengalaman. Parahnya lagi, tren PHK ini seolah jadi siklus yang bikin pekerja senior dibuang setelah bertahun-tahun loyal. Strawn sendiri memilih tidak larut dalam kekecewaan, ia malah berterima kasih kepada mantan rekan kerja dan koneksi yang mendukungnya selama masa sulit itu. Menurutnya, dukungan itulah yang membuat ia tetap menghargai perjalanan karier panjangnya di Accolade dan Adobe. Hal itu diungkapkannya dalam unggahan yang sama, seperti dikutip Kompas.com.

Habis sudah. Kisah Strawn adalah potret getir pekerja teknologi yang sudah menyerahkan separuh hidupnya, lalu dibuang saat perusahaan sedang berhemat. Rencana pensiun tenang sirna, nyatanya ia harus jadi sopir bus di hari tua. Bukan masalah jadi sopir bus, pekerjaan itu mulia. Masalahnya, industri yang dulu ia bela dengan 25 tahun dedikasi kini tega membiarkannya tenggelam tanpa kepastian. Semoga kebahagiaan barunya di balik setir bus sekolah bisa lebih tulus daripada pujian bos-bos teknologi yang dulu manis di depan, tapi lupa daratan saat PHK. Masa bodoh, yang penting dia sudah bangkit.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://tekno.kompas.com/read/2026/08/24/08020027/25-tahun-jadi-engineer-adobe-kena-phk-dan-sulit-cari-kerja-kini-jadi-sopir-bus?page=all)
