---
id: cpCwhD74H7yJ
cluster_id: 5ir4JxH2VFV8
title: Dihajar Ratusan Jemaah, Influencer Terancam Dicokok Polisi!
slug: dihajar-ratusan-jemaah-influencer-terancam-dicokok-polisi
excerpt: Astaga! Kasus biro perjalanan Hanania Group bikin heboh se-Jakarta. Ratusan
  jemaah yang ngaku jadi korban langsung geruduk polisi, sampai 9 influencer kena
  imbasnya! Polisi udah periksa 140 saksi, dan gilanya lagi, kasus korupsi mesin jahit
  juga terkuak!
category: kriminal
tags:
- kriminal
- polda metro jaya
- hanania group
- influencer
- korupsi
- perundungan anak
source_urls:
- https://www.antaranews.com/berita/5607337/kriminal-sepekan-saksi-kasus-hanania-hingga-perundungan-anak
source_names:
- ANTARA News
image_url: https://cdn.antaranews.com/cache/1200x800/2026/06/12/1000848874.jpg
meta_title: 'Kriminalitas Sepekan: Hanania Group, Perundungan Anak, Korupsi'
meta_description: 'Rangkuman kriminalitas sepekan: 140 saksi kasus Hanania Group diperiksa,
  influencer terseret, perundungan anak, korupsi mesin jahit, dan dugaan prostitusi
  anak.'
canonical_url: https://berita.media/dihajar-ratusan-jemaah-influencer-terancam-dicokok-polisi
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-14T05:01:42Z'
published_at: '2026-06-14T05:01:42Z'
---

Gila, bro! Dengerin nih berita paling hot sepekan ini, yang bikin darah mendidih. Kasus biro perjalanan umrah Hanania Group rupanya jadi ladang basah penipuan buat oknum tertentu. Tapi jangan harap bisa senang-senang terus, karena ratusan jemaah yang jadi korban mulai angkat suara dan akhirnya bikin polisi bertindak. Alhasil, penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya langsung bergerak cepat mengusut tuntas kasus yang bikin ratusan calon jemaah ini ambyar mimpinya. Antara.

Yang bikin geram, para 'influencer' yang katanya idola masyarakat ini ternyata ikut terseret. Kabarnya sih, mereka ini diduga mempromosikan atau bahkan menerima 'endorsement' dari biro perjalanan abal-abal itu. Sampai-sampai, sembilan influencer sudah diagendakan buat dipanggil menghadap polisi. "Secara total, termasuk yang dijadwalkan hadir esok hari, berjumlah sembilan orang. Penyelidikan ini masih akan terus berkembang," ungkap Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo dengan nada serius. Nah, ini dia! Gimana enggak pusing coba, kalau yang dipercaya malah jadi perpanjangan tangan penipu? Antara.

Polisi beneran nggak main-main. Buktinya, sampai berita ini ditulis, sudah ada 140 orang saksi yang diperiksa terkait skandal Hanania Group. Dari jumlah itu, 122 orang di antaranya adalah korban langsung! Gila banget kan, 122 orang ini mewakili total 337 jemaah yang apesnya udah setor duit tapi mimpinya ke Tanah Suci malah jadi ilusi. "Update sampai sekarang, saksi yang diperiksa ada 140 orang, di mana 122 orang di antaranya merupakan korban," beber Kompol Andaru Rahutomo lagi. Parahnya, bukan cuma kasus Hanania, polisi juga lagi nyari celah buat usut dugaan prostitusi anak di kawasan Tamansari, Jakarta Barat, setelah videonya viral. Duh, kok makin banyak aja cerita begini ya? Antara.

Dan bukan main, kasus korupsi pun ikut nongol ke permukaan. Kejaksaan Negeri Jakarta Timur resmi menahan tersangka berinisial DER. Kenapa? Karena doi diduga terlibat dalam korupsi pengadaan mesin jahit senilai Rp9 miliar di lingkungan Sudin PPKUKM Jaktim. "Setelah dilakukan pemeriksaan, penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka DER," kata Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur Topik Gunawan menegaskan. Lah gimana tidak, duit rakyat segitu banyak cuma buat mesin jahit? Memang dasar, rakus! Antara.

Belum selesai sampai di situ, drama baru lagi datang dari Polres Metro Jakarta Pusat. Ada bocah 6 tahun yang malang jadi korban perundungan di taman Kelurahan Kramat. Duh, bikin hati miris banget dengarnya. Untungnya, keluarga korban langsung sigap bikin laporan polisi. "Dari keluarga korban sudah membuat laporan polisi ke kami," kata Kasat PPA-PPO Polres Metro Jakarta Kompol Rita Oktavia Shinta. Semoga pelaku perundungan anak ini cepet dicokok dan dihukum setimpal!

---
**Sumber:** [ANTARA News](https://www.antaranews.com/berita/5607337/kriminal-sepekan-saksi-kasus-hanania-hingga-perundungan-anak)
