---
id: vQo26MrrmCwi
cluster_id: ueeP38DFJbC_
title: Ditolak Setoran Ormas Bupati, Kakak Beradik di Puskesmas Ini Langsung 'Digasak'
  Mutasi Paksa!
slug: ditolak-setoran-ormas-bupati-kakak-beradik-di-puskesmas-ini-langsung-digasak-mutasi-paksa
excerpt: Di Timor Tengah Utara, pelayanan kesehatan jadi korban kesewenang-wenangan
  penguasa. Elis dan Tori Koten, kakak beradik yang mengabdi di Puskesmas Manufui,
  dimutasi paksa diduga hanya karena menolak permintaan uang haram ormas berafiliasi
  bupati. Benar-benar gila!
category: ormas
tags:
- mutasi paksa
- Puskesmas Manufui
- ormas
- Timor Tengah Utara
- kesehatan
source_urls:
- https://www.ntthits.com/hukrim/57717222498/mutasi-gila-gilaan-di-puskesmas-manufui-diduga-tolak-setoran-ormas-bupati-kakak-beradik-elis-dan-tori-koten-menyusul-dipindah-paksa-setelah-kapus
source_names:
- NTT Hits
image_url: https://static.promediateknologi.id/crop/33x0:1340x768/1200x0/webp/photo/p1/577/2026/06/08/1780855426887-2827245030.png
meta_title: Mutasi Gila di Puskesmas Manufui TTU, Kakak Beradik Kena "Sapu Bersih"
meta_description: Penolakan setoran ormas bupati berujung mutasi paksa kakak beradik
  Elis dan Tori Koten di Puskesmas Manufui. Pelayanan kesehatan jadi korban!
canonical_url: https://berita.media/ditolak-setoran-ormas-bupati-kakak-beradik-di-puskesmas-ini-langsung-digasak-mutasi-paksa
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-08T08:01:39Z'
published_at: '2026-06-08T08:01:39Z'
---

Bayangkan — ini terjadi di Kabupaten Timor Tengah Utara, daerah yang harusnya jadi garda terdepan pelayanan kesehatan. Tapi apa lacur? Praktik dugaan premanisme birokrasi ini malah makin merajalela, dan ujung-ujungnya, rakyat kecil yang paling merasakan imbasnya. Semua berawal dari penolakan 'uang setoran wajib' yang diajukan oleh ormas yang konon berafiliasi dengan bupati.

Ceritanya begini: sejumlah oknum mengatasnamakan Ormas Beta Timor Biboki Selatan datang ke Puskesmas Manufui. Mereka menyodorkan formulir dan menuntut 'sumbangan' sebesar Rp3 juta untuk Kepala Puskesmas. Plt. Kapus Manufui, Adrianus Yosef Makuntuan, S.KM, mencoba bersikap kooperatif, tapi ya memang kasnya lagi kosong melompong. Ia lalu mengarahkan mereka ke bagian administrasi keuangan, berharap urusan bisa dijelaskan baik-baik. NTT Hits.

Nah, di sinilah malapetaka dimulai untuk kakak beradik Elis Koten (Kepala Tata Usaha) dan Tori Koten (Analis Laboratorium). Keduanya dituding menolak mentah-mentah permintaan uang haram itu, dengan jujur menjelaskan bahwa anggaran puskesmas memang sedang menipis. Mereka tidak mau kompromi soal setoran yang jelas-jelas merugikan ini. Gilanya, ormas itu kembali lagi dengan proposal resmi, tapi sikap puskesmas tetap sama. Ketiadaan anggaran adalah fakta, bukan alasan mengelak!

Alhasil, 'tangan tak terlihat' penguasa langsung bergerak cepat. Aksi bersih-bersih ini sungguh brutal dan mengabaikan fakta bahwa Puskesmas Manufui adalah fasilitas kesehatan penting dengan status rawat inap. Siapa yang kena? Pertama, Plt. Kapus Adrianus Yosef Makuntuan dicopot habis dan 'dibuang' jadi staf biasa di puskesmas lain. Parahnya lagi, Elis Koten, yang jabatannya KTU sekaligus tenaga fisioterapi vital, dipindahkan paksa ke Puskesmas Noemuti. Tidak hanya itu, saudaranya, Tori Koten, yang analis lab krusial untuk puskesmas rawat inap, ikut 'digasak' dan dikirim ke Puskesmas Oemeu. Benar-benar pembalasan dendam yang keterlaluan! NTT Hits.

Pembersihan massal terhadap kakak beradik Koten ini adalah bukti nyata bagaimana ego kekuasaan lebih diutamakan ketimbang nasib pelayanan kesehatan warga. Kasus ini sungguh bikin geleng kepala — seharusnya puskesmas diperkuat, bukan dilumpuhkan hanya karena penolakan setoran ormas. Masyarakat TTU pantas geram melihat pemimpin mereka bertindak seperti ini.

---
**Sumber:** [NTT Hits](https://www.ntthits.com/hukrim/57717222498/mutasi-gila-gilaan-di-puskesmas-manufui-diduga-tolak-setoran-ormas-bupati-kakak-beradik-elis-dan-tori-koten-menyusul-dipindah-paksa-setelah-kapus)
