---
id: 3aWnP1GPMonT
cluster_id: lfJB75GW6yyY
title: DJP Sebut Rupiah Loyo Gak Bisa Goyahkan Penerimaan Pajak RI
slug: djp-sebut-rupiah-loyo-gak-bisa-goyahkan-penerimaan-pajak-ri
excerpt: Meskipun rupiah terkapar dihantam badai ekonomi global, Direktorat Jenderal
  Pajak (DJP) sesumbar fundamental penerimaan pajak Indonesia aman terkendali. Para
  pejabatnya sesumbar pertumbuhan ekonomi domestik masih kuat jadi benteng pertahanan,
  bikin pejabat pusing mikirin utang luar negeri gak kepikiran. Ujung-ujungnya, APBN
  masih tebal!
category: rupiah
tags:
- pajak
- rupiah
- DJP
- ekonomi
source_urls:
- https://ikpi.or.id/djp-pastikan-pelemahan-rupiah-belum-ganggu-fundamental-penerimaan-pajak/
source_names:
- Ikatan Konsultan Pajak Indonesia
image_url: https://ikpi.or.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_0605.jpeg
meta_title: Pajak RI Aman Meski Rupiah Terpuruk, Kata DJP
meta_description: Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yakin penerimaan pajak RI tetap
  kuat meski rupiah tertekan ekonomi global, berkat fundamental ekonomi domestik yang
  kokoh.
canonical_url: https://berita.media/djp-sebut-rupiah-loyo-gak-bisa-goyahkan-penerimaan-pajak-ri
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-01T05:01:34Z'
published_at: '2026-08-01T05:01:34Z'
---

Gila bener, bro! Dengerin nih cerita terbaru dari ranah pajak yang bikin geleng-geleng kepala. Rupiah kita yang lagi terkapar loyo dihantam badai ekonomi global, eh, para petinggi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) malah sesumbar kalau fundamental penerimaan pajak Indonesia itu aman terkendali. Mana ada cerita begini berakhir baik, katanya! Mereka bilang, pertumbuhan ekonomi domestik yang kuat itu jadi benteng pertahanan utama, bikin para pejabat nggak kepikiran mikirin utang luar negeri yang terus membengkak. Alhasil, APBN kita diklaim masih tebal kayak dompet pengusaha sukses. Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), Jakarta.

Cerita ini mencuat dari bibir Pemeriksa Pajak Ahli Pertama pada Direktorat Perpajakan Internasional DJP, Rendinta Delasnov Tarigan, di tengah diskusi TAXCUSSION 2026 yang digelar di Jakarta Sabtu kemarin. Ditemani civitas akademika Universitas Indonesia, Rendinta dengan lantang membantah anggapan bahwa pelemahan rupiah bisa bikin penerimaan negara porak-poranda. "Kondisi outlook maupun realisasi APBN masih menunjukkan kinerja yang baik," ujarnya pede. Padahal, target pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2026 dipatok 5,4 persen, tapi realisasinya hingga semester I-2026 baru nyampe 5,1 persen. Lumayanlah, tapi kok kayak naik odong-odong ya jalannya? Ikatan Konsultan Pajak Indonesia.

Parahnya lagi, Rendinta mengakui kalau pelemahan rupiah memang berpotensi menggerogoti beberapa indikator ekonomi. Tapi, dia cepat-cepat lempar bola ke ekonomi global yang katanya di luar kendali pemerintah. "Yang menjadi fokus pemerintah adalah menjaga keberlanjutan fiskal (fiscal sustainability) di level domestik," katanya lagi. Tuh kan, alasan klasik. Sialnya, dia malah sesumbar kalau realisasi penerimaan negara sampai Mei 2026 masih ngebut. Salah satunya penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang sudah tembus 41 persen dari target. "Ini indikator penting karena PPN sangat bergantung pada aktivitas perdagangan dan konsumsi di dalam negeri," bebernya. Jadi, menurut dia, perekonomian domestik masih kokoh berdiri meski perdagangan internasional lagi oleng gara-gara rupiah melorot. Ikatan Konsultan Pajak Indonesia.

Yang bikin gemas, Rendinta juga bilang kalau struktur ekonomi Indonesia itu nggak melulu jualan ekspor-impor. Katanya, ada juga belanja pemerintah dan konsumsi masyarakat yang jadi andalan. Dia bahkan nyebut realisasi belanja pemerintah sampai Mei 2026 naik 34 persen dibanding tahun lalu. "UMKM juga punya peran strategis, menyumbang 61 persen PDB!" serunya. Pengalaman pandemi COVID-19 jadi bukti, UMKM kita itu tahan banting, bisa jadi penopang waktu global lagi babak belur. Nah, ini yang patut dicatat, DJP pun terus berupaya mendorong berbagai terobosan untuk penguatan basis perpajakan di tengah dinamika ekonomi yang makin tidak menentu. Jadi, intinya, menurut mereka, rupiah ambruk bukanlah akhir dari segalanya bagi kas negara. Ikatan Konsultan Pajak Indonesia.

---
**Sumber:** [Ikatan Konsultan Pajak Indonesia](https://ikpi.or.id/djp-pastikan-pelemahan-rupiah-belum-ganggu-fundamental-penerimaan-pajak/)
