---
id: CtBY3Dd6_9fH
cluster_id: 1xS-0EmY-i2D
title: 'Dolar AS Ganas Tempuh Rp 17.858! Menkeu Purbaya Stres: Ini Gak Masuk Akal!'
slug: dolar-as-ganas-tempuh-rp-17-858-menkeu-purbaya-stres-ini-gak-masuk-akal
excerpt: Dolar AS terus menghajar rupiah hingga tembus Rp 17.858. Menteri Keuangan
  Purbaya Yudhi Sadewa geram, menilai penguatan dolar ini 'tidak masuk akal' di tengah
  fundamental ekonomi RI yang sehat. Ini bikin rakyat makin nelangsa!
category: uang
tags:
- dolar as
- rupiah
- kurs
- menkeu purbaya
- ekonomi indonesia
source_urls:
- https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-8507920/dolar-as-makin-ganas-sudah-tembus-rp-17-858
source_names:
- detikFinance
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/05/19/rupiah-terpuruk-dolar-as-dekati-rp18000-1779165225756_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Dolar AS Rp 17.858, Menkeu Purbaya Heran dan Stres!
meta_description: Dolar AS makin ganas tembus Rp 17.858! Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
  heran dan stres, nilai ini tak masuk akal di tengah fundamental ekonomi RI yang
  bagus. Rakyat makin nelangsa!
canonical_url: https://berita.media/dolar-as-ganas-tempuh-rp-17-858-menkeu-purbaya-stres-ini-gak-masuk-akal
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-28T14:01:54Z'
published_at: '2026-05-28T14:01:54Z'
---

Ceritanya begini. Dolar Amerika Serikat, si mata uang Paman Sam, makin buas saja menggigit rupiah kita. Belum juga tahun berganti, nilainya sudah parkir di angka Rp 17.858, seperti dilansir detikFinance. Angka ini bikin rakyat kecil menjerit, dompet makin tipis, dan para pejabat pun ikut pusing tujuh keliling!

Bayangkan — sekitar pukul 09.10 WIB, dolar AS tak cuma perkasa terhadap rupiah, tapi juga menghajar mata uang negara lain seperti won Korea, yen Jepang, dolar Kanada, dan franc Swiss. Cuma dolar Hong Kong yang sedikit beruntung, cuma dilemahkan tipis. Gilanya, penguatan terhadap won Korea mencapai 0,51%! Seolah semua negara mau tunduk di hadapan sang penguasa ekonomi global. detikFinance

Yang bikin geram, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sampai heran dan stres melihat rupiah terus melemah. "Ini nggak masuk akal sebenarnya," katanya dengan nada kesal. Menurut beliau, pelemahan ini aneh karena fundamental ekonomi Indonesia sedang bagus-bagusnya. Biasanya, kata Purbaya, rupiah melemah kalau ada gangguan di fundamental, tapi kali ini beda cerita. detikFinance

Nah ini dia yang bikin Purbaya makin bingung. Meskipun rupiah babak belur, imbal hasil (yield) di pasar obligasi Indonesia justru malah turun. Ini katanya karena pemerintah giat "mengintervensi" pasar Surat Berharga Negara (SBN) atau treasury operation demi jaga stabilitas. "Selama pasar obligasi Indonesia terkendali, aliran modal asing masuk," klaim Purbaya. Ia berjanji akan ada "aksi lagi" untuk menjaga nilai tukar rupiah ke depan. Entah aksi apa lagi yang bisa diharapkan rakyat, kalau dolar AS terus saja disikat habis.

Ujung-ujungnya, pelemahan rupiah ini bukan cuma angka di layar monitor. Ini soal harga kebutuhan pokok yang meroket, soal biaya impor yang membengkak, dan soal daya beli masyarakat yang makin tergerus. Para pejabat mungkin bisa menenangkan diri dengan "aksi" di pasar SBN, tapi rakyat jelata hanya bisa menelan pil pahit melihat mata uangnya terus dihajar tanpa ampun. Entah sampai kapan badai dolar ini akan berlalu. detikFinance

---
**Sumber:** [detikFinance](https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-8507920/dolar-as-makin-ganas-sudah-tembus-rp-17-858)
