---
id: LbOEriZ5J6l1
cluster_id: owXdXZl3_ljv
title: Dolar AS Ngos-ngosan, Rupiah Malah Terkapar! Kok Bisa?
slug: dolar-as-ngos-ngosan-rupiah-malah-terkapar-kok-bisa
excerpt: Di saat mata uang Asia lainnya pesta pora melawan dolar AS yang melemah,
  rupiah malah terjerembab. Kenaikan harga minyak yang mereda seharusnya jadi angin
  segar, tapi Garuda kok tetap terengah-engah di level Rp 17.720? CNBC Indonesia,
  detikFinance
category: uang
tags:
- rupiah
- dolar AS
- mata uang asia
- ekonomi
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/research/20260525095108-128-737735/dolar-as-ditendang-di-mana-mana-tapi-kok-rupiah-tetap-melemah
- https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-8503463/dolar-as-pagi-ini-menguat-ke-rp-17-717
source_names:
- CNBC Indonesia
- detikFinance
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2025/09/25/petugas-menjunjukkan-mata-uang-dolar-singapura-dan-rupiah-di-vip-money-changer-jakarta-kamis-2592025-1758795008466_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: Rupiah Melemah Meski Dolar AS Tertekan, Ada Apa?
meta_description: Di saat mata uang Asia menguat terhadap dolar AS, rupiah justru
  tertekan. Analisis mengapa Garuda tertinggal meski ancaman inflasi mereda.
canonical_url: https://berita.media/dolar-as-ngos-ngosan-rupiah-malah-terkapar-kok-bisa
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-25T04:54:32Z'
published_at: '2026-05-25T04:54:32Z'
---

Senin pagi ini, keriuhan di pasar Asia jadi tontonan menarik. Mayoritas mata uang benua ini pesta pora, bersorak menyambut pelemahan dolar AS di panggung global. Harapan kesepakatan damai di Selat Hormuz bikin harga minyak tertekan, inflasi global pun mereda. Efeknya? Greenback 'ditendang' ke mana-mana, memberi ruang bagi mata uang lain untuk bernapas lega. CNBC Indonesia

Namun, di tengah euforia itu, ada satu yang terkapar. Rupiah, si Garuda kebanggaan bangsa, malah terjerembab dalam. Di saat won Korea Selatan melesat tajam 0,76%, baht Thailand naik 0,67%, dan mata uang kuat lainnya ikut kecipratan rezeki, rupiah malah tergelincir 0,17%. Angkanya? Nggak main-main, Rp 17.720 per dolar AS, masih betah di atas level psikologis Rp 17.700. Tertekan. CNBC Indonesia

Apa yang bikin rupiah beda? Seharusnya, pelemahan dolar AS dan meredanya ancaman inflasi global jadi kabar baik. Minyak mentah yang turun ke bawah US$100 per barel biasanya jadi penenang pasar, bikin bank sentral Amerika Serikat (The Fed) lebih leluasa melonggarkan kebijakan moneter. Tapi entah kenapa, rupiah seolah tak mau ikut arus. Justru, detikFinance mencatat dolar AS pagi ini malah menguat ke level Rp 17.717 terhadap rupiah, naik 50 poin atau 0,28%. Aneh bin ajaib.

Sumber masalahnya mungkin kompleks. Walau ada optimisme damai antara AS dan Iran, nyatanya Trump masih 'mengancam' blokade kapal Iran sampai ada kesepakatan konkret yang ditandatangani. Ini seperti kepastian yang menggantung, membuat pasar masih was-was. Ketidakpastian inilah yang mungkin bikin rupiah enggan bersorak, walau mata uang Asia lain terlanjur berpesta. CNBC Indonesia

Sementara negara tetangga sibuk menghitung untung, rupiah justru sibuk menjaga harga diri. Kondisi ini bikin kita bertanya-tanya, kapan Garuda bisa terbang tinggi lagi? Atau jangan-jangan, kita memang harus terbiasa melihat rupiah tertinggal, sementara negara lain melesat? Pertanyaan ini menggantung. CNBC Indonesia, detikFinance

Mata uang Asia lainnya yang ikut kecipratan rezeki penguatan dolar AS adalah won Korea Selatan yang naik 0,76%, baht Thailand 0,67%, ringgit Malaysia 0,43%, peso Filipina 0,35%, dolar Singapura 0,26%, yen Jepang 0,21%, yuan China 0,21%, dan dolar Taiwan 0,14%. Dong Vietnam juga sedikit tertekan bersama rupiah. CNBC Indonesia

Pelemahan dolar AS sendiri dipicu harapan kesepakatan pembukaan kembali Selat Hormuz. Ini meredakan kekhawatiran pasar terhadap lonjakan inflasi global akibat konflik AS-Iran yang sebelumnya sempat mendorong penguatan dolar AS. Rupiah tampaknya jadi satu-satunya yang tidak 'kecipratan' angin segar dari meredanya tensi geopolitik. CNBC Indonesia

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/research/20260525095108-128-737735/dolar-as-ditendang-di-mana-mana-tapi-kok-rupiah-tetap-melemah) · [detikFinance](https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-8503463/dolar-as-pagi-ini-menguat-ke-rp-17-717)
