---
id: l21U69zmXqt2
cluster_id: TcOa44oyZPfv
title: Dolar Ngamuk Hajar Rupiah Hingga Rp18.029 Akibat Minyak Dunia Membara!
slug: dolar-ngamuk-hajar-rupiah-hingga-rp18-029-akibat-minyak-dunia-membara
excerpt: Buset dah, rupiah kita lagi-lagi babak belur dihantam dolar AS, kali ini
  nembus Rp18.029! Ini semua gara-gara harga minyak dunia yang melambung tinggi, bikin
  investor ketar-ketir. ANTARA News Ntt dan Yogyakarta melaporkan fenomena miris ini.
category: rupiah
tags:
- rupiah
- dolar as
- minyak dunia
- konflik timur tengah
- neraca perdagangan
source_urls:
- https://kupang.antaranews.com/berita/195977/rupiah-melemah-jadi-rp18029-per-dolar-as
- https://jogja.antaranews.com/berita/846153/rupiah-selasa-melemah-dipicu-kenaikan-harga-minyak-global
source_names:
- ANTARA News Ntt
- ANTARA News Yogyakarta
image_url: https://cdn.antaranews.com/cache/800x533/2026/07/27/nilai-tukar-rupiah-melemah-2828879.jpg
meta_title: 'Rupiah Dihajar Dolar AS Rp18.029: Minyak Dunia & Defisit Pukul Telak!'
meta_description: Buset! Rupiah anjlok ke Rp18.029 per dolar AS akibat lonjakan harga
  minyak dunia dan defisit neraca perdagangan. Investor panik, rupiah babak belur.
  Cek faktanya!
canonical_url: https://berita.media/dolar-ngamuk-hajar-rupiah-hingga-rp18-029-akibat-minyak-dunia-membara
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-04T05:01:19Z'
published_at: '2026-08-04T05:01:19Z'
---

Gilanya, rupiah kita terkapar lagi, bro! Pada Selasa pagi, nilai tukar kita ambruk parah, turun 32 poin atau 0,18 persen, nyampe di angka Rp18.029 per dolar AS. Ini langsung loncat dari penutupan kemarin yang masih di Rp17.997. Parahnya lagi, analis bilang ini semua gara-gara harga minyak dunia yang membara, makin panas aja!

Nah, kata Rully Nova, analis dari Bank Woori Saudara, yang bikin rupiah kita kepuyangan itu adalah eskalasi konflik di Timur Tengah yang merembet ke produksi kilang minyak. "Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah pada kisaran di Rp17.980-Rp18.140 per dolar, dipengaruhi oleh global kembali naiknya harga minyak," ucapnya blak-blakan ke ANTARA. Bayangin aja, harga minyak Brent yang jadi acuan dunia naik gila-gilaan 25 persen sepanjang Juli 2026 gara-gara konflik AS-Iran makin runyam dan ganggu pasokan energi. Kocar-kacir deh!

Padahal nih ya, Senin kemarin sempat ada harapan adem ayem setelah Presiden AS Donald Trump bilang bakal ada perundingan damai sama Iran dan dia batalin serangan militer yang udah direncanain. Waktu itu harga minyak Brent sempat anjlok lebih dari 5 persen, nyampe di sekitar 83,40 dolar AS per barel, dan WTI juga turun 6 persen jadi 79,60 dolar AS. Tapi, eh, tapi, masuk Selasa pagi, harga Brent balik lagi nangkring di atas 84 dolar AS per barel. Sialnya, rupiah kita kena getahnya!

Belum cukup sampai di situ, ada lagi nih sentimen negatif yang bikin investor makin ngeri. Kabarnya, defisit neraca perdagangan Indonesia ini kok kayak gak ada obatnya, terus aja jebol! Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) nunjukin di Juni, neraca kita defisit 450 juta dolar AS. Ekspor cuma 25,46 miliar dolar AS, tapi impor ngalah-ngalahin, nyampe 25,91 miliar dolar AS. "Surplus neraca perdagangan sangat signifikan mempengaruhi penguatan rupiah, sementara capital inflow di pasar keuangan saham dan obligasi sangat volatile. Adapun saat ini neraca perdagangan mengalami defisit karena surplus non migas terus menyusut dan defisit migas terus," kata dia, seperti dikutip ANTARA. Habis sudah, mau ngomong apa lagi kita?

Alhasil, mata uang kita harus rela terpuruk, dihantam oleh badai minyak mentah dan defisit neraca perdagangan yang gak kunjung usai. Rupiah terkapar lemas di level Rp18.029 per dolar AS, sebuah kenyataan pahit yang harus kita telan bulat-bulat. Ini jelas bukan kabar baik buat ekonomi kita ke depan, ANTARA News Ntt, ANTARA News Yogyakarta.

---
**Sumber:** [ANTARA News Ntt](https://kupang.antaranews.com/berita/195977/rupiah-melemah-jadi-rp18029-per-dolar-as) · [ANTARA News Yogyakarta](https://jogja.antaranews.com/berita/846153/rupiah-selasa-melemah-dipicu-kenaikan-harga-minyak-global)
