---
id: Z2sQvc-Ko7m7
cluster_id: w03S55Pt3-PZ
title: Dosen dan Mahasiswa Edukasi Bullying! Siswa SD Masih Anggap Candaan
slug: dosen-dan-mahasiswa-edukasi-bullying-siswa-sd-masih-anggap-candaan
excerpt: Gilanya, di SD Negeri 55 Aie Pacah, Padang, para mahasiswa Fakultas Hukum
  Universitas Bung Hatta rela turun tangan mengedukasi siswa soal bahaya bullying.
  Soalnya, anak-anak di sana masih saja menganggap ejekan teman sebagai candaan belaka.
  'Ini bukan candaan sehat!' tegas dosen pendamping.
category: bullying
tags:
- bullying
- pendidikan
- Universitas Bung Hatta
- SD
- sosialisasi
source_urls:
- https://bunghatta.ac.id/news/fakultas-hukum-universitas-bung-hatta-sosialisasikan-bahaya-bullying-melalui-media-visual-di-sdn-55-aie-pacah
source_names:
- Universitas Bung Hatta
image_url: https://bunghatta.ac.id/storage/berita/publikasi/2026/05/27/fakultas-hukum-universitas-bung-hatta-sosialsiasikan-bahaya-bullying-draft-56267d4807.jpg
meta_title: 'Edukasi Bullying di SD: Mahasiswa Unibah Lawan Candaan Berbahaya'
meta_description: Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta turun tangan edukasi
  siswa SD soal bahaya bullying. Banyak siswa masih anggap ejekan teman hanya candaan.
canonical_url: https://berita.media/dosen-dan-mahasiswa-edukasi-bullying-siswa-sd-masih-anggap-candaan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-29T02:02:25Z'
published_at: '2026-05-29T02:02:25Z'
---

Ceritanya begini. Di SD Negeri 55 Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta mengadakan acara yang seharusnya jadi tamparan keras buat para bocah. Mereka sosialisasiin soal 'Bullying Bukan Candaan'. Dimulai 23 Mei 2026, acara ini dibidani tim mahasiswa yang diketuai si ganteng Aditya Rahmat, ditemani Putri Ema Sari dan Syafna Tusadyah. Ada juga dosen-dosen keren kayak Dr. Deaf Wahyuni Ramadhani, Dr. Deswita Rosra, dan Dr. Dwi Astuti Palupi yang jadi pendamping. Universitas Bung Hatta

Nah, yang bikin geleng-geleng kepala, kata Dr. Deaf Wahyuni, itu karena masih banyak siswa SD yang nganggep bullying itu cuma bercanda. Padahal, hasil observasi tim mahasiswa malah menemukan kejadian mengejek, mendorong sampai jatuh, sampai ngejauhin temen dari kelompok. Parahnya, kelakuan kayak gini sering dianggap remeh sama anak-anak. Universitas Bung Hatta

"Pemahaman siswa soal beda candaan sehat sama perundungan itu masih rendah banget," kata Dr. Deaf Wahyuni, sambil nyeruput kopi sachet. "Makanya, kita harus kasih tau dari kecil. Biar mereka punya empati, biar saling menghargai." Menurutnya, kalau dibiarin, dampaknya ke korban itu bisa bikin trauma, cemas, bahkan prestasi sekolahnya anjlok. Universitas Bung Hatta

Tim mahasiswa nggak cuma ngomong doang. Mereka pakai infokus, putar video, diskusi interaktif, bahkan kuis ringan. Tujuannya? Biar materi soal bentuk bullying, dampaknya, sampai cara ngelaporinnya gampang dicerna sama anak SD. Mereka juga ajak siswa bangun komitmen bareng biar sekolah jadi tempat aman, bebas dari segala macam perundungan. Jadi, bullying itu bukan sekadar 'hahaha', tapi bisa bikin orang sakit jiwa beneran. Universitas Bung Hatta

Yang bikin seru, sesi tanya jawab sama permainan edukatif bikin suasana jadi lebih hidup. Anak-anak diajak aktif, nggak cuma diem kayak kerbau dicocok hidungnya. Kenapa visual? Karena anak SD itu lebih nyantol kalau lihat gambar atau video ketimbang dengerin ceramah panjang lebar yang bikin ngantuk. Efektif! Universitas Bung Hatta

Kepala sekolahnya, Rismiati, S.Pd., ovviamente langsung apresiasi. "Seneng banget ada dosen dan mahasiswa yang peduli sama persoalan bullying di sekolah kami," katanya. Universitas Bung Hatta

Harapannya sih, setelah acara ini, anak-anak jadi lebih sadar dan hormat satu sama lain. Soalnya, punya teman yang baik itu lebih penting daripada punya musuh gara-gara diejek terus.

---
**Sumber:** [Universitas Bung Hatta](https://bunghatta.ac.id/news/fakultas-hukum-universitas-bung-hatta-sosialisasikan-bahaya-bullying-melalui-media-visual-di-sdn-55-aie-pacah)
