---
id: yEjUxEqNAO9t
cluster_id: QpSMJVXzPu71
title: Dosen Sebut Korupsi Proyek Bukan Sekadar Hukum, Tapi Budaya Elite yang Mengakar!
slug: dosen-sebut-korupsi-proyek-bukan-sekadar-hukum-tapi-budaya-elite-yang-mengakar
excerpt: Zainul Marzadi, dosen Universitas Serasan, blak-blakan bilang korupsi fee
  proyek bukan cuma urusan pidana. Ini adalah fenomena sosial dan budaya yang lahir
  dari keserakahan birokrasi dan nilai-nilai bobrok di masyarakat kita. Gilanya, pejabat
  negara sibuk ngurusin fee, rakyatnya makin melarat!
category: korupsi
tags:
- korupsi
- fee proyek
- pejabat daerah
- sosiologi
- budaya
source_urls:
- https://enimekspres.disway.id/opini/read/674933/tinjauan-sosiologi-dan-antropologi-budaya-terhadap-dugaan-korupsi-fee-proyek-oleh-pejabat-daerah
source_names:
- Enimekspres
image_url: https://enimekspres.disway.id/upload/0bdaeea7fc8467fc285e26ca4a749b1d.jpg
meta_title: 'Dosen: Korupsi Proyek Pejabat Lebih dari Sekadar Pidana'
meta_description: 'Pejabat daerah terlibat korupsi fee proyek. Dosen: ini fenomena
  sosial budaya, bukan cuma pidana. Budaya kekuasaan dan keserakahan jadi akar masalahnya.'
canonical_url: https://berita.media/dosen-sebut-korupsi-proyek-bukan-sekadar-hukum-tapi-budaya-elite-yang-mengakar
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-08T08:00:49Z'
published_at: '2026-06-08T08:00:49Z'
---

Siang bolong-bolong, tiba-tiba muncul suara lantang dari Zainul Marzadi, seorang dosen Universitas Serasan yang juga anggota PSM Kota Prabumulih. Dia nggak cuma ngomongin dugaan korupsi fee proyek yang sering kejadian di pejabat daerah. "Ini bukan sekadar pelanggaran hukum pidana, bro!" katanya penuh semangat, "Ini fenomena sosial dan budaya yang tumbuh subur di antara relasi kekuasaan, birokrasi busuk, dan nilai-nilai masyarakat yang sudah tumpul!" Enimekspres

Yang bikin geram, Marzadi ini heran kenapa praktik korupsi terus berulang. Padahal, regulasi dan lembaga pengawasan sudah seabrek. Tapi buat dia, korupsi itu bukan cuma kesalahan individu. "Ini produk interaksi antara individu, budaya, kekuasaan, dan sistem sosial yang melingkupinya. Jadi jangan salahkan satu orang doang!" Ujarnya dengan nada geram. Enimekspres

Dari sisi sosiologi, dia bilang korupsi itu masuk kategori *deviant behavior*. Kenapa? Karena jelas-jelas melawan norma hukum dan norma sosial yang berlaku. Nah, ngomongin sosiologi, ada teori Robert K. Merton soal *Anomie*. Menurut teorinya, penyimpangan sosial muncul kalau ada ketidakseimbangan antara tujuan yang pengen dicapai sama cara-cara yang sah. Buat pejabat daerah, jabatan itu kan simbol sukses dan duit. Kalau lagi tertekan buat mempertahankan status, gaya hidup, atau kepentingan politiknya, banyak yang malah milih jalan pintas pake korupsi. Fee proyek jadi sarana cepet buat ngumpulin harta, tanpa harus lewat cara yang benar. "Ini sih cari gampangnya!" tukas Marzadi. Enimekspres

Belum selesai, Marzadi juga ngulik soal Teori Konflik Sosial ala Karl Marx. Katanya, masyarakat itu kan isinya rebutan. Rebutan sumber daya, rebutan kekuasaan. Di birokrasi pemerintahan daerah, proyek pembangunan itu dianggap sumber kekuasaan ekonomi. Otomatis, para elite politik, birokrat, dan pebisnis pada bersaing buat nguasain akses proyek. Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

---
**Sumber:** [Enimekspres](https://enimekspres.disway.id/opini/read/674933/tinjauan-sosiologi-dan-antropologi-budaya-terhadap-dugaan-korupsi-fee-proyek-oleh-pejabat-daerah)
