---
id: fZ_Kqfj6PMXt
cluster_id: Qy1MVG7PFJmP
title: DPR Beberkan Kinerja BUMN, PHK Massal Berhasil Dihindari
slug: dpr-beberkan-kinerja-bumn-phk-massal-berhasil-dihindari
excerpt: Transformasi BUMN ternyata tidak harus berujung PHK massal, demikian apresiasi
  legislator. Pendekatan bisnis profesional oleh COO Danantara Indonesia disebut jadi
  kunci keberhasilan efisiensi tanpa mengorbankan pekerja.
category: phk
tags:
- BUMN
- transformasi BUMN
- PHK massal
- DPR
source_urls:
- https://ekonomi.republika.co.id/berita/thj7wn416/legislator-apresiasi-transformasi-bumn-berjalan-tanpa-phk-massal
source_names:
- republika.co.id
image_url: https://static.republika.co.id/uploads/images/kanal_slide/012876900-1739872190-830-556.jpg
meta_title: 'DPR: Transformasi BUMN Sukses Tanpa PHK Massal'
meta_description: Anggota DPR apresiasi kinerja BUMN yang terus membaik tanpa PHK
  massal. Kunci sukses transformasi BUMN diungkap.
canonical_url: https://berita.media/dpr-beberkan-kinerja-bumn-phk-massal-berhasil-dihindari
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-03T05:01:33Z'
published_at: '2026-07-03T05:01:33Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih kabar dari Senayan! Ternyata ada legislator yang kagum berat sama cara pemerintah membenahi badan usaha milik negara alias BUMN. Namanya Rahmat Saleh, anggota Komisi VI DPR, yang nyerocos bilang transformasi BUMN itu *sukses banget* jalan tanpa harus ada PHK massal. Dia bilang, ini bukti kalau pembenahan BUMN dilakuin pakai otak, terukur, dan yang paling penting, mikirin kepentingan negara, bukan cuma kantong sendiri! Alhasil, BUMN kini diklaim makin efisien tanpa bikin nangis para pekerjanya. Republika.

Nah, Rahmat Saleh ini ngasih jempol khusus buat si bos Badan Pengelola (BP) BUMN, yang juga menjabat COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria. Menurutnya, si bos ini tuh profesional murni, bro! Kerjanya pakai hitung-hitungan bisnis negara, bukan ngurusin punya kelompok atau orang-orang dekat. "BUMN harus benar-benar kembali untuk rakyat," ujar Rahmat dengan nada yakin. Dia nyerocos lagi, bilang kalau kebijakan penyederhanaan jumlah BUMN itu juga dilakuin hati-hati banget. Tujuannya ya biar perusahaan negara makin efisien, tapi jangan sampai nyusahin para pekerjanya. Justru ini yang bikin kagum, penyusutan jumlah BUMN ini nggak pake ngandelin pemutusan hubungan kerja yang brutal. Ini beneran nunjukkin kalau transformasinya udah direncanain matang, bukan asal gebrak! Republika.

Yang bikin Rahmat makin semangat adalah Dony Oskaria nggak main-main. Dia berani gandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buat ngawasin proyek-proyek strategis nasional. Mulai dari program hilirisasi sampai penguatan tata kelola perusahaan, semuanya diawasin ketat. Ini jelas nunjukkin komitmen kuat buat bikin BUMN jadi bersih, akuntabel, dan bebas dari bau korupsi, kolusi, dan nepotisme. "Pak Dony menunjukkan kepemimpinan yang kuat. Beliau berani mengambil keputusan bisnis yang tepat, tetapi tetap mengedepankan prinsip tata kelola yang baik," puji Rahmat. Dia menegaskan lagi, BUMN memang harus dikelola secara profesional biar manfaatnya beneran nyampe ke rakyat kecil, bukan cuma dinikmatin segelintir orang. Parahnya, upaya pembenahan perusahaan yang sering merugi ini penting banget buat kesehatan keuangan negara dan juga biar BUMN makin jago bersaing di pasar global. Republika.

Jadi gitu deh, bro. Alih-alih bikin gaduh gara-gara PHK massal, transformasi BUMN malah menuai pujian legislator. Pendekatan bisnis yang profesional dan transparan, dibarengi pengawasan ketat, ternyata bisa bikin BUMN lebih sehat tanpa harus ada korban di pihak pekerja. Ini kabar baik yang patut disimak lebih lanjut, semoga beneran jalan terus sampai akhir!

---
**Sumber:** [republika.co.id](https://ekonomi.republika.co.id/berita/thj7wn416/legislator-apresiasi-transformasi-bumn-berjalan-tanpa-phk-massal)
