---
id: -cYO8ItCXtkd
cluster_id: SsWRnUnLU2ix
title: DPR BELA BANK BUMN BLOKIR REKENING AKTIVIS UANG DONASI LANGSUNG RAIB
slug: dpr-bela-bank-bumn-blokir-rekening-aktivis-uang-donasi-langsung-raib
excerpt: Bank BUMN dihajar isu blokir rekening aktivis Pati, tapi Wakil Ketua Komisi
  VI DPR Andre Rosiade bilang semua aman! Uang Rp 80 juta untuk demo yang katanya
  untuk rakyat itu tiba-tiba amblas, tapi Andre bilang itu semua sesuai prosedur ketat.
  Benar begitu?
category: BUMN
tags:
- Bank BUMN
- Aktivis Pati
- Blokir Rekening
- Andre Rosiade
- DPR
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/08/24/12584711/anggota-dpr-yakin-langkah-bank-bumn-blokir-rekening-aktivis-pati-sesuai
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/gxNuWbYwiDQdeFvs_vcDtvSQUHk=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/08/24/6a8bd890009c4.jpg
meta_title: DPR Bela Bank BUMN Blokir Rekening Aktivis, Uang Donasi Lenyap
meta_description: Anggota DPR yakin Bank Mandiri tak melanggar prosedur saat blokir
  rekening aktivis Pati, Rp 80 juta dana donasi pun lenyap. Kok bisa?
canonical_url: https://berita.media/dpr-bela-bank-bumn-blokir-rekening-aktivis-uang-donasi-langsung-raib
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-26T05:02:28Z'
published_at: '2026-08-26T05:02:28Z'
---

Gila, bro! Dengerin nih cerita bikin geram. Ada aktivis di Pati yang mau demo, eh tiba-tiba rekeningnya diblokir Bank Mandiri. Uang sumbangan rakyat sebesar Rp 80 juta yang katanya buat perjuangan itu langsung lenyap entah ke mana. Yang bikin makin tepok jidat, Wakil Ketua Komisi VI DPR, Andre Rosiade, malah bilang ini semua beres dan sesuai prosedur. Duit rakyat amblas kok dibilang beres? Mana ada cerita begini berakhir baik. Kompas.com.

Andre Rosiade ini yakin banget kalau Bank Mandiri tidak mungkin bertindak sembarangan. Katanya, semua langkah yang diambil bank plat merah itu sudah mengikuti aturan main yang berlaku di dunia perbankan. Dia juga bilang kalau bank-bank Himbara itu patuh banget sama aturan, nggak bakal berani ambil keputusan seenaknya. Alhasil, duit aktivis yang konon mau dipakai buat rakyat itu kini tidak bisa diakses. Parahnya, ini dianggap sebagai prosedur yang normal. Kompas.com.

Nah, ini dia yang bikin ngelus dada. Andre mengakui kalau bank memang punya kewajiban gede buat nurutin permintaan dari aparat penegak hukum. Jadi, kalau ada permintaan dari APH, Bea Cukai, PPATK, atau bahkan pihak pajak, bank wajib laksanakan. Jadi, bukan Bank Mandiri-nya yang salah, tapi mungkin ada yang nyuruh dari belakang? Entahlah. Yang jelas, duit Rp 80 juta itu kini nggak ada lagi di rekening sang aktivis. Kompas.com.

Meskipun begitu, Andre mengaku akan tetap turun tangan untuk memastikan kebenaran cerita ini. Dia mau ngomong langsung sama pihak Bank Mandiri buat dengar versi mereka. Tapi kok ya aneh, di satu sisi dia membela habis-habisan, di sisi lain mau konfirmasi cerita. Gimana sih ini? Bank Mandiri itu kan katanya punya tata kelola perusahaan yang luar biasa bagus dan transparan, kata Andre. Jadi, mustahil banget kalau bank sebesar itu bertindak curang. Yang jelas, dana Rp 80 juta itu sudah menguap. Kompas.com.

Jadi, menurut Andre, nggak mungkin ada keputusan yang diambil di luar mekanisme prosedur dan aturan hukum yang ada. Yang jadi pertanyaan, kalau memang semua sesuai aturan, kenapa rekening aktivis itu diblokir sampai uangnya raib? Dan kenapa baru sekarang ada yang ngomong soal prosedur setelah heboh? Ini negara apa hutan? Uang rakyat yang dikumpulin buat perjuangan kok jadi kayak gitu nasibnya. Selesai sudah cerita hari ini, bikin kepala geleng-geleng.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/08/24/12584711/anggota-dpr-yakin-langkah-bank-bumn-blokir-rekening-aktivis-pati-sesuai)
