---
id: Erozt9iM5nx1
cluster_id: hdaxjXzs9chD
title: DUA CALON MANAJER KOPERASI MENTAL SAAT DITEMPA, KDKMP DITEGUR KERAS
slug: dua-calon-manajer-koperasi-mental-saat-ditempa-kdkmp-ditegur-keras
excerpt: Nauzubillah, gila bro! Dua calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
  (KDKMP) malah keok saat retret dan pelatihan dasar kemiliteran. Anggota DPR RI,
  Imas Aan Ubudiyah, langsung berang dan minta evaluasi total mekanisme rekrutmennya.
  Aduh, bagaimana ini bisa terjadi?
category: KDKMP
tags:
- KDKMP
- Rekrutmen
- Tragedi
- Pelatihan
- DPR RI
- Evaluasi
source_urls:
- https://www.suarasurabaya.net/politik/2026/tragedi-dua-peserta-wafat-jadi-evaluasi-rekrutmen-manajer-kdkmp/?amp
source_names:
- Suara Surabaya
image_url: https://www.suarasurabaya.net/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260624-WA0061.jpg
meta_title: 'Tragedi Maut Rekrutmen KDKMP: 2 Calon Manajer Wafat'
meta_description: Dua calon manajer KDKMP tewas saat pelatihan. Anggota DPR RI minta
  evaluasi total mekanisme rekrutmen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dinilai
  tak perhatikan kesehatan peserta.
canonical_url: https://berita.media/dua-calon-manajer-koperasi-mental-saat-ditempa-kdkmp-ditegur-keras
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-24T17:03:04Z'
published_at: '2026-06-24T17:03:04Z'
---

Gila, bro! Ada berita pilu yang bikin geleng-geleng kepala dari program rekrutmen calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dua peserta harus meregang nyawa saat mengikuti retret dan pelatihan dasar kemiliteran. Yang bikin geram, Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah, langsung menyoroti kelemahan fatal dalam seleksi ini. Alhasil, ia mengusulkan penyempurnaan mekanisme rekrutmen agar kejadian serupa tidak terulang lagi, "Udah bukan zamannya lagi seleksi asal-asalan!" kata Imas tegas. Suara Surabaya

Menurut Imas, program retret memang penting banget buat ngebentuk karakter, kedisiplinan, integritas, dan semangat pengabdian para calon manajer. Tapi, gilanya, aspek kesehatan peserta malah dilupakan! Parahnya, Imas menduga pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tidak memadai, sehingga mereka yang punya riwayat penyakit berpotensi membahayakan malah lolos. "Ke depan, proses seleksinya perlu dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan yang lebih komprehensif agar peserta benar-benar siap secara fisik," cetusnya tajam. Ia menekankan, pemeriksaan kesehatan independen dan profesional harus jadi syarat wajib sebelum peserta digembleng dalam kegiatan fisik berat. "Kalau ditemukan kondisi medis tertentu, ya harus disiapkan pola pembinaan alternatif yang tidak membahayakan," tambahnya. Suara Surabaya

Nah ini dia yang bikin gempar, usulan Imas ini bukan buat nurunin kualitas pembinaan, tapi justru demi keamanan dan keselamatan peserta! "Tujuan kita adalah mencetak manajer koperasi yang tangguh dan berintegritas. Kualitas pembinaan harus berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan peserta," ujarnya. Imas juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya kedua calon manajer itu. Ia mengakui mereka adalah individu-individu terpilih yang punya niat mulia mengabdi untuk ekonomi kerakyatan. "Mereka putra-putri terbaik yang menyatakan kesediaannya untuk mengabdi. Kehilangan ini tentu duka mendalam," tutur Imas pilu. Suara Surabaya

Sialnya, peristiwa memilukan ini harus jadi pelajaran berharga bagi KDKMP dan semua pihak yang terlibat. Evaluasi menyeluruh bukan cuma soal materi pelatihan, tapi juga soal mitigasi risiko, pendampingan medis, dan pemetaan kemampuan fisik peserta. Jangan sampai niat baik untuk memajukan ekonomi kerakyatan malah berakhir jadi tragedi. Habis sudah, semoga kejadian ini benar-benar jadi titik balik untuk perbaikan tata kelola program agar lebih aman, terukur, dan inklusif bagi semua calon manajer koperasi. Suara Surabaya

---
**Sumber:** [Suara Surabaya](https://www.suarasurabaya.net/politik/2026/tragedi-dua-peserta-wafat-jadi-evaluasi-rekrutmen-manajer-kdkmp/?amp)
