---
id: LM6iilF0m10l
cluster_id: un3u7jX_QDzN
title: Dua Hari Jelang Pengosongan, Karyawan Hotel Sultan Terancam Kehilangan Pekerjaan
slug: dua-hari-jelang-pengosongan-karyawan-hotel-sultan-terancam-kehilangan-pekerjaan
excerpt: Kepala tertunduk, nasib puluhan karyawan Kompleks Hotel Sultan tak menentu
  jelang eksekusi lahan oleh pemerintah. Alhasil, mereka terancam kehilangan pekerjaan
  dan makin terpukul jika tak ada solusi jelas.
category: phk
tags:
- hotel sultan
- eksekusi lahan
- phk
- gbk
source_urls:
- https://megapolitan.kompas.com/read/2026/06/16/20471571/h-2-eksekusi-hotel-sultan-karyawan-kompleks-khawatir-terkena-phk
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/hapYxSl1KLNmE2V8sUaG7Ezq0pU=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/06/16/6a314a4aa3299.jpg
meta_title: Hotel Sultan Dieksekusi, Karyawan Cemas Kena PHK
meta_description: Menjelang eksekusi lahan Kompleks Hotel Sultan, karyawan dilanda
  kekhawatiran PHK. Nasib puluhan pekerja terancam amblas bersama gedung. Ini kronologinya.
canonical_url: https://berita.media/dua-hari-jelang-pengosongan-karyawan-hotel-sultan-terancam-kehilangan-pekerjaan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-17T05:01:54Z'
published_at: '2026-06-17T05:01:54Z'
---

Gila, Bro! Tinggal menghitung jari doang nih, lahan Kompleks Hotel Sultan mau dieksekusi pemerintah pada Kamis, 18 Juni 2026. Dan tahu nggak? Imbasnya bukan cuma gedung tua itu, tapi juga dua tower apartemen Sultan Residence yang bikin karyawan makin resah. Parahnya, nasib mereka kini terkatung-katung, terancam amblas bareng gedung itu.  

Hasilnya, para karyawan yang selama ini jadi tulang punggung kompleks itu diliputi ketakutan luar biasa. Bukan soal gusur menggusur fisik semata, tapi ancaman pemutusan hubungan kerja alias PHK yang sudah di depan mata. "Kami berharap sih yang terbaiklah buat kami para karyawan. Kalau seperti ini, pemerintah juga enggak mementingkan lapangan kerja. Kecewa sih sebenarnya," keluh Ahmad (bukan nama sebenarnya), salah satu pekerja yang ditemui Kompas.com, Selasa (16/6/2026) sore. Ia menambahkan dengan nada getir, "Ini kan yang dikorbankan kita karyawan semua, orang-orang yang cari makan di sini."

Gilanya, banyak dari karyawan ini baru beberapa tahun merantau ke Jakarta, bermodal harapan memperbaiki nasib dengan bekerja di sana. Tapi kini, semua itu terancam lenyap tak bersisa. "Dari percakapannya dengan rekan-rekan kerja, sebagian besar datang ke Jakarta dengan harapan memperbaiki nasib," tulis Kompas.com. Mereka sama sekali belum mendapat kepastian apakah bakal tetap dipekerjakan pasca-eksekusi, dan ini bikin perut makin melilit. 

Yang bikin geram, pengalaman pahit karyawan di Jakarta Convention Center (JCC) yang sudah lebih dulu diambil alih pemerintah jadi bayangan kelam. "Pada awal pengambilalihan, para karyawan lama masih dipertahankan untuk sementara waktu. Namun, setelah adanya perekrutan karyawan baru, kontrak pekerja lama tidak lagi diperpanjang," jelas Kompas.com. Ahmad makin sesak, "Katakanlah oke kami terima eksekusi tanggal 18. Tapi dengan adanya pengalaman yang kami lihat di JCC, jujur kami kecewa dengan pemerintah." Ia mempertanyakan, "Apa tidak bisa dinegosiasikan lagi? Ini kan yang punya usaha orang pribumi juga," imbuh Ahmad, miris. 

Meski begitu, ada juga karyawan lain seperti Putra (bukan nama sebenarnya) yang mencoba tetap tenang dan bekerja seperti biasa atas arahan manajemen. "Kata manajemen, kami diminta tetap kerja seperti biasa dan tenang saja. Jadi kami hari-hari ini ya kerja seperti biasa," ungkapnya seperti dikutip Kompas.com. Namun, di balik ketenangan palsu itu, pasti ada rasa cemas yang menggerogoti. Situasi ini sungguh pelik, mengeksekusi lahan tapi mengorbankan nasib buruh kecil. Habis sudah, begitulah nasib mereka yang terjepit. 

Kompleks Hotel Sultan bakal dieksekusi, karyawan harap-harap cemas. Pemerintah tak pikirkan perut rakyat? Entahlah. Yang pasti, banyak orang kecil terancam melarat. Kompas.com

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://megapolitan.kompas.com/read/2026/06/16/20471571/h-2-eksekusi-hotel-sultan-karyawan-kompleks-khawatir-terkena-phk)
