---
id: aRbSNi2ptnAP
cluster_id: Uo4AXoVTS4FP
title: Dugaan Korupsi Janggal! Pejabat PU Mundur Berjamaah, Ada Apa di Balik Layar?
slug: dugaan-korupsi-janggal-pejabat-pu-mundur-berjamaah-ada-apa-di-balik-layar
excerpt: 'Belasan pejabat Kementerian Pekerjaan Umum mendadak angkat koper. Bukan
  karena pindah tugas, tapi terseret dugaan korupsi senilai miliaran rupiah. Para
  kroni berjatuhan, meninggalkan pertanyaan besar: siapa lagi yang akan keok?'
category: korupsi
tags:
- korupsi
- PUPR
- pejabat
- pengunduran diri
- dana negara
source_urls:
- https://www.tempo.co/hukum/korupsi-kementerian-pekerjaan-umum-2137947
source_names:
- Tempo.co
image_url: https://images-tm.tempo.co/all/2026/05/24/913678/913678_1200.jpg
meta_title: Pejabat PUPR Mundur Berjamaah, Ada Apa di Balik Dugaan Korupsi Rp 40 M?
meta_description: Belasan pejabat Kementerian PUPR terjerat dugaan korupsi Rp 40 miliar.
  Mundur berjamaah, ada apa di balik layar?
canonical_url: https://berita.media/dugaan-korupsi-janggal-pejabat-pu-mundur-berjamaah-ada-apa-di-balik-layar
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-25T20:02:11Z'
published_at: '2026-05-25T20:02:11Z'
---

Ceritanya begini. Geger di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)! Belasan pejabat eselon III dan IV dicopot dari jabatannya. Bukan dicopot karena kinerja buruk, tapi karena diduga main mata dengan uang negara. Benar-benar bikin geleng-geleng kepala! Tempo.co

Yang bikin geram, kasus ini bukan sembarangan. Ternyata ada dugaan korupsi senilai Rp 40 miliar! Uang rakyat yang seharusnya dipakai untuk membangun negeri, malah dikorupsi para pejabat rakus ini. Parahnya, ada indikasi kuat aliran dana haram ini mengarah ke sejumlah oknum di level lebih tinggi. Jadi, ini bukan cuma permainan receh, tapi sindikat yang sudah rapi. Tempo.co

Kronologinya, kasus ini terendus saat audit internal dilakukan. Ada kejanggalan dalam pencairan anggaran proyek-proyek fiktif. Nama-nama pejabat yang terlibat pun satu per satu muncul. Nah ini dia, mereka yang seharusnya menjaga amanah rakyat, justru menggali kubur sendiri. Alhasil, satu per satu dipanggil paksa, tidak ada pilihan selain mengakui perbuatannya, atau minimal mengundurkan diri sebelum makin parah. Tempo.co

Yang paling ironis, para pejabat ini diduga melakukan aksinya bersama-sama. Seolah ada komando, satu per satu mengajukan surat pengunduran diri. Bukan karena malu, tapi karena takut dicokok polisi. Padahal, lebih baik jujur dan kooperatif daripada ngeles terus tapi akhirnya babak belur di pengadilan. Celakanya, mereka pikir dengan mundur, masalah selesai. Mana ada cerita begini berakhir baik. Tempo.co

Yang bikin tercengang, jumlah kerugian negara yang ditimbulkan bisa mencapai Rp 40 miliar! Bayangkan, triliunan rupiah anggaran pembangunan PUPR, tapi segelintir orang tega menggasak miliaran. Ini bukan hanya kerugian finansial, tapi juga kerugian kepercayaan publik. Bagaimana rakyat mau percaya pada pemerintah jika pejabatnya sendiri doyan korupsi? Ini pukulan telak bagi citra kementerian yang katanya sedang giat membangun. Tempo.co

Ujung-ujungnya, kasus ini jelas menunjukkan betapa rentannya sistem pengawasan di kementerian sebesar PUPR. Padahal, ini bukan kali pertama pejabatnya tersandung kasus serupa. Entah apa yang membuat mereka tak kapok-kapok. Yang jelas, ini jadi pukulan telak dan peringatan keras. Semoga para pejabat yang tersisa sadar, harta haram tidak akan pernah membawa berkah. Kalaupun mereka berhasil lolos dari jerat hukum sekarang, karma pasti akan datang menghampiri. Tempo.co

---
**Sumber:** [Tempo.co](https://www.tempo.co/hukum/korupsi-kementerian-pekerjaan-umum-2137947)
