---
id: EEmd_K-Bmi4k
cluster_id: tMh3bbFnOmPD
title: Duit Asing Ngacir Dari Indonesia, Investor Ketar-ketir
slug: duit-asing-ngacir-dari-indonesia-investor-ketar-ketir
excerpt: Gila bro, duit asing yang selama ini nempel di Indonesia mulai ngibrit ke
  mana-mana! India aja udah kena hajar keluar modal US$ 2,4 miliar, jangan-jangan
  kita berikutnya? Ujung-ujungnya bikin investor lokal ketar-ketir abis.
category: investasi
tags:
- investasi asing
- emerging market
- arus modal
- kontan
- ekonomi indonesia
source_urls:
- https://insight.kontan.co.id/news/risiko-investasi-masih-tinggi-dana-asing-mulai-tinggalkan-pasar-emerging-market
source_names:
- KONTAN
image_url: https://foto.kontan.co.id/YcuyLM2XYM0kP6XARO4UJ59z6II=/smart/2026/07/17/790953869p.jpg
meta_title: Dana Asing Kabur, Investor Indonesia Was-Was
meta_description: Investor asing mulai hengkang dari pasar emerging market termasuk
  Indonesia. India sudah catat keluar modal Rp 2,4 miliar, ada apa gerangan?
canonical_url: https://berita.media/duit-asing-ngacir-dari-indonesia-investor-ketar-ketir
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-27T05:02:49Z'
published_at: '2026-07-27T05:02:49Z'
---

Siap-siap saja, bro! Arus modal asing yang selama ini bikin pasar saham dan obligasi kita gemuk kini mulai ambrol. Investor bule yang biasanya doyan nyari untung di negara berkembang mulai banyak yang angkat koper. Gilanya, negara-negara macam India dan Indonesia kini jadi sasaran empuk para pemodal asing untuk cabut. Parahnya, data terbaru menunjukkan India saja sudah digasak habis keluar modal bersih sebesar US$ 2,4 miliar di bulan Mei 2026. Ini berbanding terbalik total dengan kondisi Mei 2025 yang masih ketiban rejeki nomplok masuk modal bersih US$ 3,7 miliar. Angka ini bikin kita bertanya-tanya, jangan-jangan Indonesia juga sebentar lagi bernasib sama?

Yang bikin geram, ini bukan sekadar isu angin lalu. Laporan dari KONTAN menyebutkan investor asing mulai mengurangi eksposur investasi mereka di sejumlah negara berkembang. Ini bukan kabar baik buat negara-negara yang masih mengandalkan suntikan dana dari luar. Peningkatan arus keluar modal asing ini sinyal bahaya yang harusnya bikin kita waspada level tinggi. Kita tahu sendiri, kalau dana asing ini pergi, pasar bisa jadi pontang-panting. Alhasil, stabilitas ekonomi yang susah payah dibangun bisa remuk redam dalam sekejap.

Naah, kalau India saja sudah keok seperti ini, jangan harap Indonesia bisa aman sentosa. India itu 'kakak tua' kita di emerging market, kalau dia berdarah-darah, kita juga punya potensi kena virus yang sama. Celakanya, belum ada tanda-tanda yang meyakinkan kalau arus keluar modal ini akan segera berhenti. Justru risiko investasi di pasar negara berkembang dinilai masih tinggi, bikin para investor mikir ulang seribu kali buat nabung di sini. Mereka lebih milih 'aman' di aset-aset yang lebih stabil, atau minimal yang risikonya lebih terukur. Ujung-ujungnya, pasar kita bisa sepi dari 'darah segar' investor luar.

Dan bukan main, ini bisa berdampak langsung ke kantong kita semua, bro! Kalau likuiditas berkurang, nilai tukar rupiah bisa makin babak belur. Belum lagi kalau pasar saham kita ikut diganyang habis-habisan, IHSG bisa nyungsep. Yang tadinya nabung di reksa dana atau saham, bisa gigit jari melihat asetnya amblas. Ini bukan lagi soal untung sedikit atau banyak, tapi soal bagaimana pasar kita bisa bertahan dari gempuran arus keluar modal asing ini. Semoga saja pemerintah punya jurus jitu agar 'duit asing' ini tidak benar-benar lenyap dari peredaran kita, karena kalau sampai benar-benar raib, habislah sudah kita.

---
**Sumber:** [KONTAN](https://insight.kontan.co.id/news/risiko-investasi-masih-tinggi-dana-asing-mulai-tinggalkan-pasar-emerging-market)
