---
id: CIOqySE8jdda
cluster_id: iXQAc3phz3jk
title: Duit BUMN Ngalir Deras! Cuan Rp332 T, Tapi Rakyat Cuma Bisa Gigit Jari
slug: duit-bumn-ngalir-deras-cuan-rp332-t-tapi-rakyat-cuma-bisa-gigit-jari
excerpt: BUMN untung besar Rp332 triliun di 2025, naik gila-gilaan dari Rp89 triliun
  setahun sebelumnya. Angka ini dipuji Presiden Prabowo, katanya berkat GCG. Tapi
  rakyat? Mana kontribusinya?
category: BUMN
tags:
- BUMN
- GCG
- Laba BUMN
- Ekonomi Nasional
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/market/20260531184830-17-739078/prinsip-gcg-bantu-bumn-pertahankan-performa
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2026/03/05/wisma-danantara-1772701258048_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: 'BUMN Untung Rp332 T: GCG Hebat atau Rakyat Terabaikan?'
meta_description: Kinerja positif BUMN dengan laba Rp332 triliun disorot. Apakah prinsip
  GCG benar-benar membawa kemakmuran rakyat, atau hanya angka di atas kertas?
canonical_url: https://berita.media/duit-bumn-ngalir-deras-cuan-rp332-t-tapi-rakyat-cuma-bisa-gigit-jari
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-31T20:01:58Z'
published_at: '2026-05-31T20:01:58Z'
---

Ceritanya begini. BUMN kita ini, yang katanya dibentuk buat makmurin rakyat, ternyata untungnya meledak pol di tahun 2025! Mencapai Rp332 triliun, naik tajam dari Rp89 triliun di 2024. Duit segede itu bikin Presiden Prabowo Subianto bangga bukan main. CNBC Indonesia.

Katanya sih, semua ini berkat prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang digalakkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Bank BRI contohnya, nyumbang laba bersih Rp57,13 triliun sendiri. Keren kan? Tapi ya gitu deh, ini kan duit BUMN. Kalau rakyat yang berakselerasi, beda lagi ceritanya. CNBC Indonesia.

Managing Partner BUMN Research Group FEB UI, Toto Pranoto, sampai bilang GCG itu soal transparansi, akuntabilitas, integritas, dan fairness. Semua BUMN, mau Tbk atau bukan, harus patuh. Dan Danantara ini memprioritaskan penegakan GCG. Tapi yang jadi pertanyaan, kalau memang sudah GCG, kok ya masih ada aja proyek yang bikin rakyat merugi? Nah ini yang bikin geram.

Policy and Program Director Prasasti Center for Policy Studies, Piter Abdullah, ngomong lagi soal perbaikan tata kelola BUMN. Katanya ini proses jangka panjang, jadi jangan buru-buru ngarep hasil instan. Ya iyalah, kalau nunggu hasil beneran bisa-bisa rambut kita sudah jadi putih semua. Perbaikan besar butuh waktu, katanya. Tapi di sisi lain, duit triliunan itu mengalir deras. Ironisnya, manfaatnya entah sampai kapan baru dirasakan rakyat jelata.

Jadi, kesimpulannya? BUMN untung besar, bagus buat laporan. Tapi kapan rakyat yang sesungguhnya jadi makmur? Mungkin harus nunggu GCG-nya Pak Piter Abdullah tuntas bertahun-tahun lagi. Habis sudah.

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/market/20260531184830-17-739078/prinsip-gcg-bantu-bumn-pertahankan-performa)
