---
id: plmtXfU6oZPg
cluster_id: RTjazA9sAGPc
title: Duit Investor Amblas! Rp 218 Miliar untuk Dapur Gratis, Tak Ada Realisasi!
slug: duit-investor-amblas-rp-218-miliar-untuk-dapur-gratis-tak-ada-realisasi
excerpt: Gila bro! Investor Ir H Munjayin nyaris bangkrut, nyetor Rp 218,25 miliar
  buat ngurus 97 dapur 'Makan Bergizi Gratis' (MBG). Eh, basi! Janjinya cuma angin
  sorga, duitnya raib nggak balik. BGN mana tanggung jawabnya?
category: MBG
tags:
- MBG
- Dapur Gratis
- Penipuan
- Investasi
- BGN
- Sukabumi
source_urls:
- https://regional.kompas.com/read/2026/06/08/210225578/dana-rp-218-miliar-untuk-97-dapur-mbg-disebut-tak-jelas-investor-tagih?page=all
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/ZZUJRvClU70O-r8YT1hw5rjWAWs=/83x0:1095x675/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/06/08/6a26ca1c9267b.webp
meta_title: 'Dugaan Penipuan Rp 218 Miliar: Investor MBG Tuntut Janji Kepala BGN'
meta_description: Investor Ir H Munjayin setor Rp 218,25 miliar untuk 97 dapur MBG,
  tapi janji pengelolaan tak terealisasi. Kuasa hukum minta BGN beri kepastian.
canonical_url: https://berita.media/duit-investor-amblas-rp-218-miliar-untuk-dapur-gratis-tak-ada-realisasi
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-09T08:02:22Z'
published_at: '2026-06-09T08:02:22Z'
---

Siang bolong-bolong, ada cerita duit miliaran lenyap nggak berbekas! Bayangkan — Ir H Munjayin, investor kawakan, nyaris nangis darah. Dia nyetor duit sebanyak Rp 218,25 miliar buat ambil alih 97 dapur program 'Makan Bergizi Gratis' alias MBG. Duitnya buat apa? Ya buat ngurusin dapur-dapur itu biar rakyat kenyang katanya. Ini bukan isapan jempol, bro! Buktinya ada Perjanjian Kerja Sama alias PKS yang dibikin atas nama Badan Gizi Nasional atau BGN. Kompas.com

Nah ini dia yang bikin geram! PKS itu ditandatangani atas nama BGN yang diwakili sama Pak Lodewyk Pusung, yang katanya Wakil Kepala BGN waktu itu. Klien Munjayin, si Yazdi, cerita kalau duit Rp 218,25 miliar itu dicicil pakai tunai, transfer, sampai cek. Udah kayak mau beli pesawat aja ngumpulin duitnya segitu banyak. Semuanya demi janji manis: ngurus 97 dapur perintis MBG yang katanya tersebar dari Aceh sampai Papua. Gila nggak tuh jangkauannya? Tapi sampai sekarang? Jangankan ngurus dapur, lihat kuitansinya aja susah!

Parahnya, kata Yazdi, janjinya cuma satu sampai dua minggu setelah bayar DP pertama, urusan administrasi dapur-dapur itu langsung pindah tangan. Eh, tapi kok sekarang udah nggak ada kabarnya sama sekali? Hak pengelolaan yang dijanjikan nggak pernah terealisasi. Ujung-ujungnya, Munjayin jadi korban. Diduga kuat, dia ditipu mentah-mentah dalam kerja sama pengambilalihan dapur MBG ini. Duit segede itu, amblas nggak ketolong!

Makanya, Yazdi sebagai kuasa hukum langsung ngamuk minta penjelasan ke BGN. 'Bos, ini PKS statusnya gimana? Mau dilanjutin atau duit klien kami dikembaliin?' Pertanyaan yang sangat mendasar, tapi jawabannya entah kapan. Ironisnya, kata Yazdi, duit kliennya itu malah dipakai buat nalangin bayar vendor-vendor yang udah bangun dapur-dapur itu duluan. Jadi, ibaratnya Munjayin bayar utang orang lain. Bener-bener ngawur dan nggak ada etika bisnis sama sekali. Kasihan Munjayin, duitnya jadi dana talangan nggak jelas.

Yang bikin makin kesal, dulu Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, pernah janji mau nginvestigasi masalah ini pas masih jadi wakil. Tapi nyatanya? Janji tinggal janji. Sampai sekarang nggak ada titik terang. Investor yang udah nyetor duit miliaran malah digantung nggak jelas. Persoalan ini kudu segera diberesin biar nggak makin runyam dan nyakitin hati investor yang sudah percaya.

Kompas.com

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://regional.kompas.com/read/2026/06/08/210225578/dana-rp-218-miliar-untuk-97-dapur-mbg-disebut-tak-jelas-investor-tagih?page=all)
