---
id: aUnF_KkOgtPY
cluster_id: c-ho6nEDurIS
title: Duo Bea Cukai dan Kemenperin Jadi Tersangka Korupsi CPO, Aksi Main Mata Disingkap!
slug: duo-bea-cukai-dan-kemenperin-jadi-tersangka-korupsi-cpo-aksi-main-mata-disingkap
excerpt: KPK gak main-main! Muhammad Zulfikar dari Bea Cukai Pekanbaru dan Lila Harsyah
  dari Kemenperin, dua nama besar, kini resmi jadi tersangka kasus korupsi CPO. Modusnya
  licik, CPO disamarkan jadi POME biar bisa lolos ekspor, bikin negara merugi! Kumparan.com
category: korupsi
tags:
- korupsi
- CPO
- Bea Cukai
- Kemenperin
- POME
- Kejagung
- Tersangka
source_urls:
- https://kumparan.com/kumparannews/pejabat-bea-cukai-kemenperin-tersangka-korupsi-cpo-pome-diserahkan-ke-jpu-27YhyZsW57u
source_names:
- Kumparan.com
image_url: https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,f_jpg,q_auto,w_600,h_315,c_fill/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanNEWS,x_140,y_26/01kh46y4bjdyv402xvzbaywb29.jpg
meta_title: 'Korupsi CPO: Pejabat Bea Cukai & Kemenperin Jadi Tersangka'
meta_description: Gila! Pejabat Bea Cukai Pekanbaru dan Kemenperin jadi tersangka
  korupsi CPO, samarkan jadi POME. 11 orang dilimpahkan ke JPU. Nasib negara digadaikan
  demi cuan haram!
canonical_url: https://berita.media/duo-bea-cukai-dan-kemenperin-jadi-tersangka-korupsi-cpo-aksi-main-mata-disingkap
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-09T08:02:11Z'
published_at: '2026-06-09T08:02:11Z'
---

Siang bolong-bolong, tiba-tiba ada kabar panas menusuk! Kejaksaan Agung, sang algojo keadilan, akhirnya angkat bicara soal kartel CPO yang bikin negara gigit jari. Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Pekanbaru, Muhammad Zulfikar, dan Direktur Kemurgi, Oleokimia, dan Pakan di Kemenperin, Lila Harsyah Bakhtiar, terbukti main mata. Mereka berdua kini mengenakan rompi oranye khas terpidana, nasib mereka diserahkan ke jaksa penuntut umum. Kumparan.com

Bayangkan — modus operandinya bukan main liciknya! Para tersangka ini diduga kuat bersekongkol untuk mengekspor Crude Palm Oil (CPO) ke luar negeri. Padahal, pemerintah sudah mati-matian melarang ekspor komoditas vital ini demi memenuhi kebutuhan rakyat sendiri. Gilanya, mereka berani menyamarkan CPO itu seolah menjadi Palm Oil Mill Effluent (POME), biar kelihatan aman dan lolos dari pantauan. Ujung-ujungnya, duit haram mengalir deras ke kantong pribadi, sementara rakyat merana kekurangan minyak goreng! Antara, Kumparan.com

Belum juga usai kasus ini diselidiki, Kejaksaan Agung sudah menyerahkan 11 tersangka ke jaksa penuntut umum di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur. Tim Penyidik tak main-main, mereka mengumpulkan alat bukti dari 242 saksi, 5 ahli, dan tumpukan dokumen serta barang bukti elektronik. Semua bukti sudah siap dihantamkan ke pengadilan. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus sudah bergerak, bukti-bukti ini siap menjadi amunisi untuk menjebloskan para koruptor ini ke penjara. Kumparan.com

Para tersangka ini bukan kaleng-kaleng. Ada Lila Harsyah Bakhtiar, yang harusnya melindungi industri hasil perkebunan, malah jadi biang keladi. Ada Fadjar Donny Tjahjadi, Direktur Teknis Kepabeanan, seharusnya mengawasi, malah ikut bermain. Belum lagi 9 nama lainnya, para direktur perusahaan sawit yang namanya pasti sudah sering didengar telinga kita. Mulai dari PT. SMP, PT. SMA, PT. SMS, sampai PT. CKK. Semuanya terlibat dalam lingkaran setan ini. Kumparan.com

Dan bukan main dramatisnya, para mafia CPO ini terancam pasal berlapis. Mereka dijerat Pasal 603 juncto Pasal 20 huruf a atau c KUHP, dan juga subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Hukuman berat sudah menunggu. Akhir cerita para pengkhianat bangsa ini sudah jelas: mendekam di balik jeruji besi, hidup dalam penyesalan. Semoga ini jadi peringatan keras bagi pejabat lain yang masih bermain api dengan uang rakyat!

---
**Sumber:** [Kumparan.com](https://kumparan.com/kumparannews/pejabat-bea-cukai-kemenperin-tersangka-korupsi-cpo-pome-diserahkan-ke-jpu-27YhyZsW57u)
