---
id: Nm_dJSovCG8J
cluster_id: fOEbxGb8qOKZ
title: Eks Pejabat Bea Cukai Ngaku Perintah Bersih-bersih Jelang OTT KPK
slug: eks-pejabat-bea-cukai-ngaku-perintah-bersih-bersih-jelang-ott-kpk
excerpt: Gila bro, mantan pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Prasojo akui ada instruksi
  "bersih-bersih" menjelang OTT KPK. Alhasil, saksi ungkap kepanikan hadapi jurang
  penindakan hukum.
category: korupsi
tags:
- bea cukai
- korupsi
- ott kpk
- suap
- gratifikasi
source_urls:
- https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/915603/eks-pejabat-bea-cukai-akui-instruksi-bersih-bersih-jelang-ott-kpk
source_names:
- Media Indonesia
image_url: https://asset.mediaindonesia.com/news/2026/07/28/1785233877_8f7e02c5e3b5faae0af2.jpeg
meta_title: Eks Pejabat Bea Cukai Ngaku Perintah Bersih-bersih Jelang OTT KPK
meta_description: Mantan pejabat Bea Cukai akui adanya instruksi "bersih-bersih" jelang
  OTT KPK. Kesaksian mengejutkan ini mengungkap kepanikan pejabat hadapi penindakan
  hukum.
canonical_url: https://berita.media/eks-pejabat-bea-cukai-ngaku-perintah-bersih-bersih-jelang-ott-kpk
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-28T17:04:05Z'
published_at: '2026-07-28T17:04:05Z'
---

Gilanya, siapa sangka di balik pengamanan barang negara, terselip aksi "bersih-bersih" sembunyi-sembunyi! Mantan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan DJBC, Budiman Bayu Prasojo, blak-blakan di sidang Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat soal perintah "bersih-bersih" di kantornya. Nah ini dia, perintah itu muncul bukan tanpa sebab, tapi karena informasi intelejen yang beredar kencang kalau aparat penegak hukum, termasuk KPK, lagi ngawasin gerak-gerik mereka. Pucuk dicinta ulam pun tiba, teriknya penindakan hukum ternyata sudah bikin keringat dingin para pejabat ini. Media Indonesia.

Ujung-ujungnya, aksi "bersih-bersih" ini dibongkar jaksa penuntut umum yang mencecar Budiman soal dugaan pembakaran amplop buat ngilangin jejak. Jaksa punya bukti rekaman CCTV, lho! Tapi si Budiman ini nyolot dikit, katanya nggak persis begitu perintahnya. Ia bersikukuh cuma pakai istilah "bersih-bersih" aja, bukan perintah bakar-bakaran. "Saya tidak menyampaikan amplop dibakar. Cuma bahasa dari Pak Sisprian dan saya, 'bersih-bersih saja'," ungkapnya di sidang, Selasa (28/7). Alasan Budiman, istilah itu muncul karena panik dan mencoba mengamankan situasi, setelah sadar ada yang janggal pasca mendapat info pemantauan oleh aparat. Media Indonesia.

Parahnya lagi, perintah "bersih-bersih" ini disebar ke staf bernama Salisa. Budiman sendiri mengaku sempat ngobrol sama Sisprian di ruangannya sebelum memanggil Salisa untuk segera "mengamankan" dokumen atau barang-barang yang dianggap berisiko. Bayangkan, mereka sibuk bersih-bersih dokumen, sementara para terdakwa utama, yakni mantan Direktur P2 DJBC Rizal, Sisprian Subiyaksono, dan Orlando Hamonangan, lagi duduk manis terima duit haram. Inilah ironi di lembaga negara yang seharusnya jadi garda terdepan! Media Indonesia.

Jadi cerita lengkapnya begini, Rizal, Sisprian, dan Orlando ini didakwa menerima suap Rp63,59 miliar dari pimpinan Bluerey Cargo Group. Tujuannya, jelas buat memuluskan proses pemeriksaan dan pengeluaran barang impor perusahaan tersebut. Nggak cuma suap, mereka juga narik gratifikasi dari berbagai pihak, mulai dari pengusaha importir sampai pengusaha rokok, totalnya Rp15,22 miliar. Kalau dijumlahin semua, suap, gratifikasi, plus fasilitas mewah yang mereka terima itu sekitar Rp78,8 miliar. Bahkan, Orlando sendiri didakwa terima gratifikasi tambahan Rp8,1 miliar buat urusan kepabeanan. Edan tenan! Media Indonesia.

Habislah sudah kepercayaan publik pada institusi negara ini. Bukannya melayani rakyat, malah sibuk main suap dan gratifikasi. Alhasil, mereka yang tadinya berkuasa malah kini terjerembab di meja hijau. Kasihan rakyat kecil yang makin tergerus keserakahan para pejabat rakus ini. Sebuah cerita pilu tentang bagaimana kerakusan bisa menghancurkan segalanya, termasuk integritas lembaga negara.

---
**Sumber:** [Media Indonesia](https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/915603/eks-pejabat-bea-cukai-akui-instruksi-bersih-bersih-jelang-ott-kpk)
