---
id: uAXT8Nx-QzXc
cluster_id: VgAyNtzH0j0_
title: Gara-gara Perang, Pabrik di Depok Tutup! 350 Buruh Terkapar Tak Berdaya!
slug: gara-gara-perang-pabrik-di-depok-tutup-350-buruh-terkapar-tak-berdaya
excerpt: Gara-gara perang yang tak kunjung usai, PT Xactie Indonesia di Depok terpaksa
  angkat koper. Sebanyak 350 buruh tak berdosa langsung dibikin melongo tak dapat
  kerja. Ini baru permulaan, kata Said Iqbal!
category: phk
tags:
- PHK
- Depok
- KSPI
- Perang Global
- Industri
source_urls:
- https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8523682/perusahaan-di-depok-tutup-phk-350-karyawan-biang-keroknya-terungkap
source_names:
- detikFinance
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2020/10/06/aturan-pesangon-phk-di-omnibus-law-cipta-kerja_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: 350 Karyawan PHK Pabrik di Depok Tutup, Imbas Perang Global
meta_description: Pabrik PT Xactie Indonesia di Depok tutup dan PHK 350 karyawan akibat
  tekanan ekonomi global dan lesunya pasar ekspor. KSPI sebut ini baru permulaan.
canonical_url: https://berita.media/gara-gara-perang-pabrik-di-depok-tutup-350-buruh-terkapar-tak-berdaya
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-08T14:02:50Z'
published_at: '2026-06-08T14:02:50Z'
---

Bayangkan — ratusan buruh pabrik PT Xactie Indonesia di Depok, Jawa Barat, tiba-tiba digebuk kenyataan pahit! Perusahaan yang dulu menjanjikan, kini ditutup total. Akibatnya? Sekitar 350 karyawan terlempar ke jalanan, pontang-panting mencari sesuap nasi. Gilanya lagi, ini baru permulaan gelombang PHK yang sudah diramal Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Menurut Presiden KSPI yang juga merangkap Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, kasus PT Xactie ini adalah bukti nyata ancaman yang selama ini ia suarakan bukan sekadar isapan jempol. "Benar, telah terjadi PHK sekitar 350 orang karyawan PT Xactie di Depok dan perusahaan tersebut tutup. Ini membuktikan bahwa apa yang disampaikan KSPI sebelumnya bukan ngarang atau menakut-nakuti. Informasi ini berasal dari bawah, dari perusahaan-perusahaan sendiri, dan sekarang mulai terjadi," bebernya, dikutip Senin (8/6/2026).,

Ujung-ujungnya, para pekerja yang malang ini harus rela menerima pesangon dua kali lipat dari undang-undang. Plus, penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak yang katanya sudah disepakati. Tapi hei, uang pesangon seberapa banyak pun takkan menggantikan rasa sakit kehilangan pekerjaan, kan?

Nah, biang kerok utamanya ternyata si perang yang berkepanjangan di dunia luar. Gejolak global ini membuat harga bahan baku impor melambung tinggi bak roket, otomatis ongkos produksi meroket tajam. PT Xactie, yang notabene orientasinya ekspor, langsung keok begitu pasar global melemah. Tidak mampu bersaing, akhirnya pabriknya harus ditutup habis-habisan. Said Iqbal mengatakan, "Perang membuat harga bahan baku impor yang dibeli dengan dolar naik drastis. Ongkos produksi meningkat, sementara pasar ekspor lesu. PT Xactie adalah perusahaan orientasi ekspor, sehingga ketika pasar global melemah, mereka tidak mampu bersaing dan akhirnya tutup." detikFinance

Parahnya, ini bukan cerita tunggal. Sejak awal April 2026, KSPI sudah memperingatkan soal potensi PHK di 10 perusahaan lain yang diperkirakan menelan korban hingga 9.000 pekerja. Peringatan ini pun mulai terbukti satu per satu. Said Iqbal menambahkan, "KSPI sudah mengingatkan sejak awal bahwa akan ada ancaman PHK besar-besaran. Ini bukan asumsi. Kami diingatkan langsung oleh manajemen di tingkat perusahaan. Dan sekarang kenyataannya mulai terjadi." detikFinance

Tak cuma di Depok, Banten, Tangerang, dan Serang juga ikut kecipratan musibah ini. PT Shewa, Luncheong, dan PT PWI sudah mencokok ratusan pekerja, terutama di sektor sepatu dan tekstil. Bahkan perusahaan sebesar Nikomas pun terpaksa mengurangi 279 pekerjanya. "Ini menunjukkan situasi industri formal sedang tidak baik-baik saja," imbuhnya. Di Karawang pun ada pabrik yang tutup melibas 295 pekerja, belum lagi efisiensi 294 pekerja dan PHK karena disharmoni sekitar 200-an orang. Di Sidoarjo, Jawa Timur, CV Asri juga tak mau kalah melakukan PHK terhadap 200 pekerjanya. Sungguh tragis! detikFinance

---
**Sumber:** [detikFinance](https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8523682/perusahaan-di-depok-tutup-phk-350-karyawan-biang-keroknya-terungkap)
