---
id: fTDiXRiX5fj7
cluster_id: 2fuAkFoiMiFb
title: Gara-Gara Utang, PSHT dan M1R Saling Hajar di Surabaya
slug: gara-gara-utang-psht-dan-m1r-saling-hajar-di-surabaya
excerpt: Surabaya berdarah lagi! Gara-gara masalah utang piutang karyawan klub malam,
  bentrok antara PSHT dan Ormas Maluku Satu Rasa (M1R) pecah di Jalan Teuku Umar.
  Tiga orang terkapar sebelum polisi datang.
category: ormas
tags:
- bentrok
- PSHT
- M1R
- Surabaya
- ormas
source_urls:
- https://jatim.suara.com/read/2026/07/27/082559/bentrok-psht-vs-ormas-maluku-satu-rasa-di-surabaya-3-orang-terluka
source_names:
- Suarajatim.id
image_url: https://media.suara.com/pictures/970x544/2017/04/10/60397-ilustrasi-bentrokan-shutterstock.jpg
meta_title: Bentrok PSHT vs M1R di Surabaya, 3 Terluka Gara-gara Utang
meta_description: Surabaya gempar! Bentrokan PSHT vs M1R pecah di Jalan Teuku Umar
  gara-gara utang piutang karyawan klub malam. Tiga orang terluka parah sebelum polisi
  tiba.
canonical_url: https://berita.media/gara-gara-utang-psht-dan-m1r-saling-hajar-di-surabaya
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-27T17:02:52Z'
published_at: '2026-07-27T17:02:52Z'
---

Gila bro, Surabaya kok makin panas saja tiap malam! Minggu (26/7/2026), Jalan Teuku Umar, Tegalsari, berubah jadi arena tawur legendaris. Bukan soal piala atau kekuasaan, tapi gara-gara utang piutang doang! Nah ini dia, dua kelompok massa, Ormas Maluku Satu Rasa (M1R) dan perguruan silat kebanggaan kita, PSHT, saling sikat sampai babak belur, Suarajatim.id.

Parahnya, sumber masalah ini bukan sembarangan. Ternyata api sekamnya sudah menyala sejak Sabtu malam (25/7/2026) di parkiran klub malam kawasan Basuki Rahmat. Seorang karyawan berinisial WI punya masalah utang, eh malah dikawal massa. Sungguh nasib apes karyawan itu, punya masalah pribadi sampai bikin dua ormas gede jadi korban pengerahan massa! Ujung-ujungnya malah bikin tiga orang terkapar bersimbah darah sebelum polisi datang membubarkan. Sungguh miris cerita warga Surabaya malam itu.

Suyat, tukang becak yang jadi saksi bisu kekacauan, sampai geleng-geleng kepala. "Datang ke lokasi itu banyak sekali, Mas. Tiba-tiba saja langsung bentrok," kisahnya kepada Suarajatim.id. Gerombolan motor datang bergelombang, senjata tajam mengkilap di tangan, dan dalam sekejap suasana tenang pecah jadi serpihan teriakan dan tangisan. Menurut Suyat, dua dari kelompok silat dan satu dari M1R jadi korban. Habis sudah cerita malam itu sebelum aparat keamanan datang bagai malaikat penyelamat, Suarajatim.id.

Untung saja, aparat kepolisian gerak cepat. Kombes Luthfie Sulistiawan, Kapolrestabes Surabaya, dengan tegas bilang tidak akan tinggal diam. Premanisme dan kekerasan jalanan bukan tontonan di Kota Pahlawan! Penyelidikan sedang digeber untuk menyeret otak di balik keributan ini. "Kami pastikan akan mengamankan pihak-pihak yang seharusnya bertanggung jawab," ancam Kombes Luthfie, Suarajatim.id. Keadilan harus ditegakkan, biar jera mereka yang suka bikin onar di jalanan!

Nah gimana tidak bikin geram, gara-gara utang doang kok sampai tiga orang babak belur. Semoga polisi segera bergerak cepat mengungkap dalang sebenarnya dan memberikan efek jera bagi siapapun yang mencoba mengacaukan kedamaian kota Surabaya. Mana ada cerita begini berakhir baik kalau pelaku dibiarkan berkeliaran, Suarajatim.id. Semoga korban segera pulih dan kota ini kembali aman tanpa ancaman bentrokan ormas lagi.

---
**Sumber:** [Suarajatim.id](https://jatim.suara.com/read/2026/07/27/082559/bentrok-psht-vs-ormas-maluku-satu-rasa-di-surabaya-3-orang-terluka)
