---
id: 36CXmghvEBml
cluster_id: MCQwBTpLmZM3
title: GEGER! 707 KORBAN KERACUNAN MBG, DAPUR SEKOLAH DISUSPEND HABIS
slug: geger-707-korban-keracunan-mbg-dapur-sekolah-disuspend-habis
excerpt: Gilanya kasus keracunan massal menimpa ratusan siswa dan guru di SMKN 6 Semarang!
  Akibatnya, Badan Gizi Nasional (BGN) langsung mensuspend dapur SPPG Karangturi.
  Inilah detail lengkapnya yang bikin merinding!
category: MBG
tags:
- keracunan makanan
- MBG
- SMKN 6 Semarang
- BGN
- SPPG Karangturi
- pendidikan
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/08/02/12172701/bgn-suspend-sppg-karangturi-usai-707-orang-diduga-keracunan-mbg?page=all
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/6k7TSCS3JfC1JRe8wu9JOwRnCpE=/44x0:5288x3496/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/07/28/6a68514197882.jpg
meta_title: Dapur Sekolah Disuspend Imbas 707 Siswa Keracunan MBG
meta_description: Geger! Ratusan siswa dan guru SMKN 6 Semarang diduga keracunan Makanan
  Bergizi Gratis (MBG). BGN suspend dapur SPPG Karangturi. Cek kronologi lengkapnya!
canonical_url: https://berita.media/geger-707-korban-keracunan-mbg-dapur-sekolah-disuspend-habis
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-02T17:02:39Z'
published_at: '2026-08-02T17:02:39Z'
---

Gila bro, dengarkan nih berita bikin gempar sejagad sekolah! Ratusan orang, tepatnya 707 siswa dan guru di SMKN 6 Semarang, Jawa Tengah, diduga kuat keracunan parah gara-gara menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG). Nah ini dia, akibatnya fatal, Badan Gizi Nasional (BGN) tak tinggal diam! Mereka langsung saja mensuspend sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi sampai hasil investigasi keluar. Kompas.com

Yang bikin geram, Kepala BGN Sudaryono nggak cuma ngasih sanksi doang, tapi juga udah ngeluarin surat peringatan buat pihak-pihak terkait. "Jadi, dapurnya di-suspend (sambil) menunggu (hasil) investigasi. Jadi, kemudian SPPG-nya juga kita beri surat peringatan. Jadi di-suspend ini kan ada mitra, ada yayasan, ada SPPG, ada yang di situ kita beri sanksi termasuk Korcam dan ke atas ini kami beri peringatan," beber Sudaryono dengan nada geram. Kompas.com. Investigations sendiri katanya bakal kelar 5-7 hari ke depan. Alhasil, nasib SPPG Karangturi terkatung-katung.

Dan bukan main, hasil investigasi awal BGN udah nunjukkin biang keroknya! Dugaan kuat, insiden mengerikan ini dipicu oleh bahan makanan yang agak mencurigakan, mulai dari daun singkong sampai bumbu rendang yang disajikan. Parahnya lagi, ada indikasi waktu memasak yang terlalu dini sebelum makanan itu didistribusikan ke para siswa dan guru. Padahal, sekolah lain yang dapat jatah menu dari SPPG yang sama, nggak mengalami kejadian serupa, bro! Kompas.com

Lah gimana tidak, bedanya jelas banget! Sekolah lain itu dapet jatah makanannya lebih pagi, jadi kondisi makanannya masih 'fresh' dan baik-baik saja. Sementara di SMKN 6 Semarang, makanan dimasak dari jam 9 malam, baru dikasih sekitar jam 9 atau 10 pagi. Jeda waktu yang terlalu lama ini disinyalir jadi momok masalahnya. "Jadi ini cukup lama, karena yang dikasih makan bukan hanya SMK Negeri 6 tapi juga beberapa sekolah yang lain. Nah, sekolah yang lain itu dikasikannya lebih pagi. Jadi, kondisi makanannya masih fresh, masih baik," ungkap Sudaryono. Kompas.com

Kepala BGN, Sudaryono, juga udah turun tangan langsung menyambangi korban di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang, kemarin. Dari total 707 korban, 13 orang sempat dilarikan ke rumah sakit dan puskesmas, tapi alhamdulillah kondisinya kini sudah membaik. "Alhamdulillah tadi sudah kita tengok kondisinya sudah baik," ujarnya lega. Sebelumnya, 707 orang mengalami gejala mual dan diare setelah menyantap MBG pada Jumat (31/7/2026). 693 siswa dan 14 guru menjadi korban dalam tragedi ini. Sisanya, 698 orang ditangani di lokasi, sementara 9 orang lainnya terpaksa dirujuk. Selesai sudah penderitaan mereka, tapi PR buat BGN masih banyak!

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/08/02/12172701/bgn-suspend-sppg-karangturi-usai-707-orang-diduga-keracunan-mbg?page=all)
