---
id: UEP2YejsrHWw
cluster_id: KrrCmu2xe3qv
title: Gen Z Ngamuk di Parpol, Siap Gebuk Politik Lama!
slug: gen-z-ngamuk-di-parpol-siap-gebuk-politik-lama
excerpt: Gila, anak muda Generasi Z nyali gede banget nyalip partai politik lama!
  Siap ubah wajah parpol yang loyo, mereka masuk ngasih ide gila soal tata kota sampe
  ekonomi digital. Parahnya, bukan cuma di PDI-P, parpol lain juga ikutan latah buka
  pintu buat Gen Z, padahal dulu cuma buat modal tampang pas pemilu! Kompas.id
category: politik
tags:
- Gen Z
- Partai Politik
- Politik Indonesia
- Demokrasi
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/gen-z-di-partai-politik-mampukah-mengubah-wajah-parpol
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/3CXbyyeK6tso5qrDvzQvNbV54qA=/1024x683/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/07/31/40737315beec1694587fbdb58e022370-GOY02501.JPG
meta_title: 'Gen Z Dominasi Parpol: Gebrakan Politik Masa Depan'
meta_description: Anak muda Gen Z ramaikan partai politik! Siap ubah wajah parpol
  yang loyo dengan ide segar. Ini bukan lagi soal politik lawas, tapi era baru demokrasi.
  Kompas.id
canonical_url: https://berita.media/gen-z-ngamuk-di-parpol-siap-gebuk-politik-lama
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-02T17:02:09Z'
published_at: '2026-08-02T17:02:09Z'
---

Jaman udah berubah, bro! Partai politik yang dulu kaku dan isinya om-om melulu, kini mulai dilirik sama anak-anak muda Gen Z yang umurnya maksimal 29 tahun. Gilanya, mereka bukan cuma nongkrong di pinggir lapangan, tapi malah dipercaya pegang tampuk kekuasaan di internal partai! Ini bukan gosip receh, ini fakta dari Kompas.id yang bikin geleng-geleng kepala.

Lihat saja si Qintharra Ulya Yassifa, arsitek lanskap keren lulusan luar negeri. Awalnya dia ragu banget gabung ke PDI-P tahun lalu, takut cuma dijadiin pajangan pas pemilu biar kelihatan "muda". Maklum, citra parpol di mata rakyat kan gitu-gitu aja: cuma butuh anak muda pas kampanye, setelah itu dibuang. Nah ini, Qintharra malah dengerin cerita yang beda. Kompas.id

Parahnya, keraguan Qintharra langsung ngilang pas dia masuk ke arena politik partai banteng itu. Politisi senior yang katanya galak-galak itu, eh, ternyata mau diajak diskusi serius soal tata kota dan "green building". Yang bikin melongo, ide-ide hijaunya malah diserap dan dijadiin kebijakan partai! Siapa sangka, arsitek lanskap kini jadi politikus strategis di DPD PDI-P Jatim, loh! Ini baru namanya gebrakan, bukan cuma omong kosong. Kompas.id

Dan bukan main, sejak awal 2026, partai yang dulu katanya tertutup itu malah mewajibkan minimal 20 persen pengurusnya dari kalangan muda. Kata Qintharra, ini kesempatan emas buat Gen Z yang punya pandangan lebih luas, apalagi yang pernah nyicip bangku kuliah di luar negeri. "Siapa lagi yang mau bangun negeri ini kalau bukan kita?" ujarnya penuh semangat. Nah, pandangan ini juga terbukti di partai lain, seperti Nasdem, PAN, PKS, Perindo, dan Partai Buruh. Kompas.id

Di PAN, misalnya, Ketua Umum Zulkifli Hasan getol banget nyerap masukan anak muda. Sampe dibikin "think tank" khusus isinya para kader muda potensial. Lah gimana tidak, anak muda ini yang bakal nerusin estafet kepemimpinan. Kalau parpolnya stagnan, masa depan bangsa mau dibawa ke mana? Makanya, jangan heran kalau Gen Z kini makin berani "ngamuk" di dunia politik, siap sikat habis cara-cara lama yang sudah ketinggalan jaman. Ini awal mula perubahan wajah parpol Indonesia, atau cuma basa-basi semata? Kita lihat saja nanti. Kompas.id

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/gen-z-di-partai-politik-mampukah-mengubah-wajah-parpol)
