---
id: bG9i5bfPmso4
cluster_id: H2xSq2t6jR9A
title: Gigit Jari! Anggaran Makan Bergizi Gratis Digasak Habis Jadi Rp 174 T!
slug: gigit-jari-anggaran-makan-bergizi-gratis-digasak-habis-jadi-rp-174-t
excerpt: Gilanya! Ketua Banggar DPR Said Abdullah membeberkan anggaran program Makan
  Bergizi Gratis (MBG) diprediksi amblas turun drastis dari Rp 268 triliun di 2026
  menjadi Rp 174 triliun saja di tahun 2027. Padahal, yang ditawarkannya adalah janji
  gizi terbaik buat 84 juta siswa!
category: MBG
tags:
- MBG
- DPR
- Anggaran
- Said Abdullah
- Pendidikan
source_urls:
- https://news.detik.com/berita/d-8561893/hitung-hitungan-ketua-banggar-dpr-anggaran-mbg-turun-jadi-rp-174-t
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/06/09/ketua-badan-anggaran-dpr-ri-said-abdullah-1780994269429_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Anggaran Makan Bergizi Gratis Anjlok Jadi Rp 174 T!
meta_description: Bikin gigit jari! Anggaran Makan Bergizi Gratis dipangkas drastis
  dari Rp 268 T jadi Rp 174 T. Ketua Banggar DPR akui penurunan besar, tapi sesumbar
  kualitas tetap terjaga. Benarkah?
canonical_url: https://berita.media/gigit-jari-anggaran-makan-bergizi-gratis-digasak-habis-jadi-rp-174-t
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-07T17:01:47Z'
published_at: '2026-07-07T17:01:47Z'
---

Astaga, dengerin nih berita paling bikin nyesek! Jadi, si Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Pak Said Abdullah, itu ngaku kalau anggaran buat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang katanya bakal "bombastis" itu ternyata bakal kena sikat habis! Alhasil, buat tahun 2027 nanti, duit buat ngasih makan bergizi ke anak-anak sekolah diprediksi tinggal mencekik Rp 174 triliun doang, padahal di 2026 rencananya mau digelontor Rp 268 triliun. Jauh banget, bro!,"Kalau MBG, pasti turun," kata Said di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026), ngomongnya enteng bener. detikNews

Yang bikin merinding, Pak Said bilang kalau anggaran Rp 174 triliun itu udah mentok, nggak lebih dari segitu, padahal harus ngelayani 84 juta siswa kita. Katanya sih, hitung-hitungannya buat melayani 21 ribu titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu udah bikin dompet tipis. "Yang pertama, kita ingin melihat dulu dari 27 ribu titik SPPG, seharusnya itu kan 21 ribu kebutuhannya. Oke, satu. Kemudian yang kedua, kita tinggal hitung untuk melayani 84 juta siswa kita," ujar Said. Alhasil, kalau ditambah anggaran kesehatan buat stunting sama ibu hamil, ya mentoknya segitu aja, nggak lebih Rp 174 triliun! Parahnya lagi, Pak Said sesumbar kalau penurunan anggaran ini nggak akan ngaruh sama kualitas gizi yang diterima anak didik kita. "MBG itu jangan sebentar-sebentar yang bombastis anggarannya sedemikian rupa. Tapi ketika turun, 'Lah, kok turun?' Bukan. Tapi yang penting menjaga kualitas. Nah, yang pertama tentu menjaga tata kelola dan kualitas gizi yang diterima oleh anak didik kita. Maka dengan penurunan anggaran itu, kualitasnya akan tetap terjaga," ungkapnya. Emang bisa? detikNews

Ngomongin soal penurunannya aja udah bikin geleng-geleng kepala, ini beneran drastis banget! "Kalau dari Rp 268 triliun ke Rp 174 triliun ya tinggilah," ujar Said, mengakui sendiri kalau selisihnya bikin kaget. Tapi ya sudahlah, urusan ketok palu anggarannya baru bakal rame di bulan September nanti, itupun harus bareng sama pemerintah, bukan Banggar sendiri yang ngambil keputusan sepihak. "Diketoknya nanti di bulan September. Kalau diketok sekarang, palunya juga nggak laku. Masa Banggar sendiri yang ngetok? Kan harus sama pemerintah," imbuhnya. Jadi, intinya uang rakyat buat program "makan bergizi" ini bakal dipotong gede-gedean, padahal baru mau mulai serius digembar-gemborkan. Yah, kita lihat saja nanti September keputusan finalnya seperti apa, tapi yang jelas dompet rakyat harus siap-siap melayang lebih banyak buat nutupin anggaran yang "dikurangi" ini. detikNews

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/berita/d-8561893/hitung-hitungan-ketua-banggar-dpr-anggaran-mbg-turun-jadi-rp-174-t)
