---
id: 8xHMnB35GCZ3
cluster_id: qEfVfeNe4YsM
title: Gigitan AI Makin Ganas! Bos Teknologi Pangkas 123 Ribu Karyawan Setahun
slug: gigitan-ai-makin-ganas-bos-teknologi-pangkas-123-ribu-karyawan-setahun
excerpt: Celakanya, gelombang PHK di sektor teknologi malah makin menggila, tembus
  123.653 jiwa tahun ini! Para raksasa teknologi berlomba-lomba memecat, dan alasannya?
  Semua gara-gara AI! CNBC Indonesia
category: phk
tags:
- PHK
- Teknologi
- AI
- Kecerdasan Buatan
- Amerika Serikat
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260606070214-37-740600/phk-menggila-raksasa-teknologi-berlomba-pecat-karyawan
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2024/11/14/artificial-intelligence-ai-reutersdado-ruvicillustrationfile-photo_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: 'PHK Massal Teknologi: AI Pangkas 123 Ribu Karyawan'
meta_description: AI bikin nangis! 123.653 pekerja teknologi di AS terpaksa kehilangan
  pekerjaan. Gelombang PHK menggila, sektor teknologi jadi penyumbang terbesar. Ada
  apa sebenarnya?
canonical_url: https://berita.media/gigitan-ai-makin-ganas-bos-teknologi-pangkas-123-ribu-karyawan-setahun
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-06T02:01:50Z'
published_at: '2026-06-06T02:01:50Z'
---

Ceritanya begini. Bayangkan, di tengah gemuruh investasi kecerdasan buatan atau AI, perusahaan-perusahaan teknologi raksasa di Amerika Serikat malah memecat karyawannya secara membabi buta! Mei 2026 tercatat sebagai bulan paling 'berdarah' bagi pekerja teknologi, dengan jumlah PHK tertinggi dalam hampir dua tahun terakhir. Lebih dari 38 ribu posisi amblas begitu saja dalam sebulan! CNBC Indonesia

Dan jangan main-main, angka total PHK sepanjang tahun ini sudah menembus angka mengerikan: 123.653 pekerja! Angka ini melonjak tajam lebih dari 65% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Gilanya, sementara sektor swasta lain malah turun 7% dalam lima bulan pertama tahun ini, sektor teknologi justru jadi biang keroknya. Para bos teknologi ini seolah berlomba-lomba memangkas. CNBC Indonesia

Yang bikin geram, alasan utama mereka memecat? AI! Ya, kecerdasan buatan inilah yang dituding menjadi dalang di balik pemangkasan massal ini. Andy Challenger, Chief Revenue Officer Challenger, sampai bilang, teknologi, khususnya AI, sedang membentuk ulang pasar tenaga kerja secara langsung. Meta, Intuit, Cisco Systems, semuanya sudah mengumumkan pengurangan karyawan dengan alasan implementasi AI. Lah gimana tidak, mesin kan tidak minta gaji, tidak butuh tunjangan, dan tidak pernah sakit! CNBC Indonesia

Parahnya, gelombang PHK ini ternyata sebagian besar menyasar pekerja kantoran atau 'white-collar'. Makanya, klaim tunjangan pengangguran di AS belum terlalu terpengaruh. Tapi coba bayangkan, di satu sisi mereka memecat jutaan orang, di sisi lain mereka juga yang paling banyak berencana merekrut! Tercatat sudah 80.472 pekerja baru yang diumumkan sepanjang tahun ini, lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya. Ini namanya tebang pilih, atau memang AI ini bikin mereka makin rakus? Entahlah. CNBC Indonesia

Dan terakhir, ini yang paling ironis. Di tengah PHK massal yang menggila, pasar justru menanti laporan ketenagakerjaan bulanan AS yang diprediksi akan menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja. Ekonom memperkirakan ada sekitar 85.000 lapangan kerja baru tercipta. Jadi, mereka dipecat satu juta, tapi nerima kerja 85 ribu? Ini namanya tarian besi dingin. Para pekerja tak berdaya di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, hanya bisa pasrah digilas AI dan kerakusan kapitalis. Selesai. CNBC Indonesia

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260606070214-37-740600/phk-menggila-raksasa-teknologi-berlomba-pecat-karyawan)
