---
id: -_UGvJN1-415
cluster_id: tO4AjNl36FJ7
title: Gila! 2.500 Buruh PT Pakerin TERANCAM NGANGGUR, Ini Biang Keroknya!
slug: gila-2-500-buruh-pt-pakerin-terancam-nganggur-ini-biang-keroknya
excerpt: Ribuan buruh PT Pakerin di Mojokerto terancam tak punya pekerjaan gara-gara
  krisis modal kerja yang akut! Alhasil, aset miliaran rupiah perusahaan malah nyangkut
  di bank yang bangkrut. Penasihat Presiden turun tangan dorong dana talangan!
category: phk
tags:
- PHK
- Pakerin
- Danantara
- BUMN
- Ketenagakerjaan
source_urls:
- https://finance.detik.com/energi/d-8556034/penasihat-presiden-minta-danantara-turun-tangan-soal-phk-2-500-buruh-pt-pakerin
source_names:
- detikFinance
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/07/01/penasihat-khusus-presiden-bidang-ketenagakerjaan-dan-kesejahteraan-buruh-said-iqbal-1782911205224_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: 2.500 Buruh PT Pakerin Terancam PHK, Penasihat Presiden Minta Danantara
  Bertindak
meta_description: Krisis modal kerja akut melanda PT Pakerin Mojokerto, jutaan dana
  perusahaan nyangkut di bank dilikuidasi. Penasihat Presiden desak Danantara dan
  Himbara beri talangan agar 2.500 buruh terselamatkan.
canonical_url: https://berita.media/gila-2-500-buruh-pt-pakerin-terancam-nganggur-ini-biang-keroknya
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-01T17:02:54Z'
published_at: '2026-07-01T17:02:54Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih! Nasib nahas menimpa 2.500 buruh PT Pakerin di Mojokerto, Jawa Timur. Pabrik bubur kertas yang seharusnya jadi tulang punggung mereka ini lagi terkapar kritis karena kehabisan modal kerja. Parahnya, dana segar perusahaan yang jumlahnya miliaran rupiah malah nyangkut di bank-bank yang sudah dilikuidasi sama OJK.  Ini sumber ceritanya langsung dari penasihat Presiden bidang Ketenagakerjaan, Said Iqbal, yang geram banget lihat kondisi ini. "Dana miliaran rupiah milik perusahaan terjebak di bank yang dilikuidasi OJK," ujarnya lirih tapi penuh emosi detikFinance.

Nah ini dia! Habis sudah cerita pilu buruh kalau tak segera ditolong. Tapi jangan khawatir dulu, Said Iqbal yang tak lain adalah pentolan serikat buruh ini langsung bergerak cepat. Setelah bertemu dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), terungkap kalau Pakerin punya aset yang bisa dicairkan sebesar Rp 159 miliar. Uang ini rencananya bakal langsung dipake buat bayar pesangon para buruh yang terpaksa kena PHK. Sesuai banget sama perjanjian antara buruh dan pengusaha, pokoknya hak karyawan harus terpenuhi dulu! Alhasil, para pekerja yang sudah terancam dipecat ini setidaknya bisa sedikit bernapas lega sambil menunggu haknya dibayarkan, "Sesuai perjanjian antara buruh dengan pengusaha," ujar Said Iqbal usai pertemuan penting itu detikFinance.

Yang bikin gregetan, PT Pakerin ini punya aset yang bagus, masalahnya cuma di bank yang ditolong. Makanya, Said Iqbal tak tinggal diam. Sembari nyelesaiin urusan pesangon buruh, dia juga ngeborong BPI Danantara buat nendang BUMN-Bank Himbara biar ngasih pinjaman modal kerja. Gila kan? Duit perusahaan nyangkut di bank yang sudah mati, eh malah butuh duit lagi buat idupin pabrik. "Danantara, nanti akan memeriksa kesehatan perusahaan Pakerin, akan mendorong Bank Himbara memberikan dana pinjaman," terang Said Iqbal dengan mantap detikFinance. Modal kerja yang dibutuhkan katanya sekitar Rp 400 miliar biar pabrik bisa jalan lagi dan 400 miliar ini bakal disalurkan lewat Bank Himbara, seperti BNI, BRI, Bank Mandiri, atau BTN, tinggal pilih saja bank mana yang mau "bermain" lagi dengan Pakerin. Nantinya diharapkan 2.700 karyawan bisa direkrut lagi, baik yang sudah kena PHK atau karyawan baru. Gilanya lagi, Said Iqbal juga minta Danantara buat nyokong industri tekstil lain biar ribuan karyawan juga selamat dari ancaman PHK. Contohnya aja PT Riki yang punya 10 perusahaan di Bogor dan PT Meyer. Jadi, kalau audit Danantara bilang feasible, ya bakal dibantu banget. Tapi tetep aja, semua pinjaman harus sesuai aturan bank pelat merah masing-masing, Danantara cuma bantu dorong biar ada kemudahan saja, begitu kata Said Iqbal lagi, detikFinance.

Entah sampai kapan nasib ribuan buruh ini akan benar-benar aman. Yang jelas, gara-gara bank yang dilikuidasi itu, aset miliaran rupiah PT Pakerin jadi macet. Alhasil, para buruh gigit jari terancam di-PHK. Untung ada campur tangan penasihat Presiden yang coba nambal sulam persoalan ini dengan suntikan modal kerja dari BUMN-Bank Himbara. Semoga saja skandal keuangan macam ini tidak terulang lagi dan para pekerja bisa tenang mencari nafkah. Ini benar-benar bikin geleng-geleng kepala lihat sistem yang ada, "Yang tidak sehat tadi saya sudah bilang Bank Prima-nya," kata Said Iqbal penuh makna detikFinance.

---
**Sumber:** [detikFinance](https://finance.detik.com/energi/d-8556034/penasihat-presiden-minta-danantara-turun-tangan-soal-phk-2-500-buruh-pt-pakerin)
