---
id: OejwPtS8yV6B
cluster_id: RtEthM4JdQoe
title: GILA! 47 Nama Terbongkar dalam Skandal Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
slug: gila-47-nama-terbongkar-dalam-skandal-korupsi-program-makan-bergizi-gratis
excerpt: Proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) berdarah-darah! Jaksa Agung Muda Tindak
  Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah blak-blakan menyebut ada 47 nama yang
  didalami terkait kasus korupsi ini, angka yang meroket dari pengakuan tersangka
  Sony Sonjaya. Parahnya, pengembangan kasus ini terjadi di tengah isu penggeledahan
  yang dikaitkan dengan Febrie sendiri!
category: MBG
tags:
- korupsi
- MBG
- Kejagung
- Jampidsus
- Febrie Adriansyah
- Sony Sonjaya
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/07/10/12362931/daftar-nama-bertambah-jampidsus-sebut-ada-47-orang-yang-didalami-terkait
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/EzvGlZlwT7FmRoOtBDa8HiZbxIc=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/07/10/6a50733fca193.jpg
meta_title: 'Korupsi MBG: 47 Nama Terlibat, Jampidsus Ungkap Perkembangan Terbaru'
meta_description: Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah ungkap 47 nama terkait
  kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Perkembangan terbaru kasus yang
  bikin heboh publik!
canonical_url: https://berita.media/gila-47-nama-terbongkar-dalam-skandal-korupsi-program-makan-bergizi-gratis
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-12T05:01:32Z'
published_at: '2026-07-12T05:01:32Z'
---

Gila bro, dengerin nih berita yang bikin kuping panas! Proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digembar-gemborkan pemerintah ternyata jadi lahan basah buat koruptor. Alhasil, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, blak-blakan mengungkap kalau ada 47 nama yang diduga nyemplung dalam skandal korupsi tata kelola program ini. Angka ini meroket drastis dari 41 nama yang awalnya disebut oleh tersangka mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya. Nah ini dia, penambahan nama-keramat ini terungkap di tengah riuh rendah isu penggeledahan yang santer dikaitkan dengan Febrie sendiri. Kompas.com.

Febrie, dengan nada yang khas seorang penegak hukum yang geram, memperbarui data penambahan daftar nama yang didalami penyidik. "Sedangkan nama-nama yang disebut oleh Pak Sony 41 orang, bahkan juga di kita berkembang 43, eh 47 nama yang terlibat," cetusnya saat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jumat (10/7/2026). Ujung-ujungnya, kasus ini semakin membesar dan menyeret banyak pihak. Meski begitu, Febrie menegaskan bahwa penambahan nama ini belum otomatis berarti mereka bersalah secara pidana. Namun, fakta bahwa 47 orang ini sedang didalami sudah cukup bikin geleng-geleng kepala, bayangkan betapa parahnya potensi kerugian negara. Kompas.com.

Yang bikin greget, perkara ini dilaporkan masih dalam tahap fokus pemberkasan untuk segera diselesaikan. "Jadi dapat saya sampaikan bahwa yang di BGN ini, ini sedang berjalan proses pemberkasan ya. Masih fokus di sana untuk cepat menyelesaikan, perintah ke saya itu yang menjadi prioritas," ujar Febrie. Celakanya, di saat penyidik sibuk membereskan berkas, puluhan nama yang diduga terlibat ini masih dalam tahap pendalaman. Lah gimana tidak heran, pemberkasan dikebut tapi banyak nama baru muncul, ini namanya dikejar waktu atau ada udang di balik batu? Kompas.com.

Yang menarik, di tengah penyelidikan yang kian memanas, Kejaksaan Agung justru ingin pelaksanaan program MBG tetap berjalan baik. "Kita juga menginginkan agar BGN ini dapat berjalan baik ya. Dan ini juga selalu komunikasi kita dengan rekan-rekan sekarang yang menakhodai MBG. Dan ini tentu menjadi program prioritas yang menjadi perhatian yang harus kita benahi segera dan bisa berjalan dengan cepat," tutur Febrie. Ironisnya, niat baik ini dibayangi oleh puluhan nama yang terindikasi terlibat korupsi. Kompas.com.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung sudah memastikan bahwa semua informasi yang diberikan Sony Sonjaya, meskipun permohonan justice collaborator-nya ditolak, tetap akan dimanfaatkan. Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menyatakan bahwa setiap keterangan Sony sangat dihargai dan bisa membantu menerangkan kasus ini. "Semua informasi yang disampaikan oleh yang bersangkutan kepada kami, pada penyidik, itu sangat kami hargai. Semua informasi sangat kami hargai dan itu bisa digunakan untuk membuat terang kasus ini," ungkap Syarief. Jadi, meskipun statusnya bukan JC, omongan Sony tetap jadi senjata Kejagung untuk membongkar habis praktek korupsi di program MBG. Habis sudah, tak ada ampun bagi para tikus-tikus negara yang merusak program proritas pemerintah! Kompas.com.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/07/10/12362931/daftar-nama-bertambah-jampidsus-sebut-ada-47-orang-yang-didalami-terkait)
