---
id: 8kQeE8XZGe3w
cluster_id: LgqoC6PJT9LZ
title: GILA! AMNESTI KORUPTOR BUMN JADI JALAN TOL KEMAKSIATAN?
slug: gila-amnesti-koruptor-bumn-jadi-jalan-tol-kemaksiatan
excerpt: Usulan 'ampun dosa' untuk pejabat BUMN yang terjerat korupsi dari Presiden
  terpilih Prabowo bikin Pakar Hukum Bivitri Susanti geleng-geleng kepala. Kebijakan
  ini dinilai bak insentif untuk menggarong uang negara berjamaah!
category: korupsi
tags:
- korupsi
- BUMN
- Prabowo
- amnesti
- Bivitri Susanti
source_urls:
- https://joglosemarnews.com/?p=638011
source_names:
- joglosemarnews.com
image_url: https://joglosemarnews.com/images/2025/09/1009-Bivitri_001.jpg
meta_title: 'Pakar: Amnesti Pejabat BUMN dari Prabowo Berbahaya, Insentif Korupsi'
meta_description: Pakar hukum Bivitri Susanti kritik keras usulan amnesti koruptor
  BUMN dari Presiden terpilih Prabowo, sebut berpotensi jadi insentif korupsi dan
  hilangkan efek jera.
canonical_url: https://berita.media/gila-amnesti-koruptor-bumn-jadi-jalan-tol-kemaksiatan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-15T17:01:58Z'
published_at: '2026-08-15T17:01:58Z'
---

Alangkah kagetnya kita dengar kabar ini, bro! Presiden terpilih Prabowo Subianto berani-beraninya ngomongin soal amnesti buat para petinggi BUMN yang ketahuan ngemplang. Menurut Pakar Hukum Tata Negara dari Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera, Bivitri Susanti, usulan ini jelas bakal ngirim pesan yang amburadul soal perang lawan korupsi. Alih-alih bikin perusahaan negara bersih, eh malah jadi semacam "kartu bebas" buat para tikus berdasi: ngaku salah, balikin duitnya sedikit, terus bebas lepas! Gilanya, ini kok malah kayak ngajarin orang buat "nyuri dulu, baru nyicil". Joglosemarnews.com.

Kata Bivitri, urusan pemberantasan korupsi itu bukan cuma sekadar soal kembalikan uang yang udah diembat. Ini soal ngasih efek jera biar kapok dan juga keadilan buat masyarakat yang dirugikan. Tapi, usulan amnesti ini malah bikin masalahnya jadi sederhana: cukup bayar denda lalu dapat pengampunan. Padahal, dampak korupsi itu bukan cuma uang yang amblas, tapi kepercayaan publik yang ancur lebur, tata kelola yang porak-poranda, sampai nggak adanya pelajaran buat generasi berikutnya. Sungguh sebuah pemikiran yang bikin merinding, pikir Bivitri. Joglosemarnews.com.

Yang bikin ngeri, Bivitri bilang, ini bisa-bisa jadi celah buat para pejabat korup untuk sekadar "mencicil" hasil kejahatan mereka. Mereka tinggal balikin sebagian kecil uang hasil jarahan, terus sisanya dinikmati buat foya-foya. Lah gimana tidak geram coba? Uang hasil korupsi yang milyaran rupiah, cuma dikembalikan sekian persen, terus mereka bebas tanpa cela. Ini namanya malah ngasih karpet merah buat pelaku kejahatan, bukan memberantas kejahatan itu sendiri! Ini sih namanya lelucon yang sangat menyakitkan bagi rakyat jelata yang harus menanggung akibatnya. Joglosemarnews.com.

Wacana yang bikin heboh ini sebenarnya muncul saat Prabowo berpidato di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD. Dia membuka peluang lebar-lebar buat ngasih amnesti ke para petinggi BUMN yang mau "jujur" mengakui kesalahan. Rencananya sih, bakal ada pengadilan ad hoc buat ngorek dugaan pelanggaran hukum di BUMN, bahkan bisa sampai 30 tahun ke belakang. Prabowo bilang, BUMN itu aset rakyat, bukan jadi lahan basah buat ngasih makan para direksi atau jadi ATM berjalan buat penguasa. Ia juga nyindir BUMN yang kerjanya seenaknya dan suka ngasih laporan laba fiktif. Joglosemarnews.com.

Jadi, rencana mau berantas korupsi kok malah kayak mau bikin "pasar kaget" buat pelaku kejahatan? Ini sih beneran bikin publik terheran-heran. Harusnya, pemberantasan korupsi itu tegas tanpa pandang bulu, bukan malah dikasih "diskon" dosa. Kalau begini terus, kapan negara kita bersih dari tikus-tikus berdasi? Ini jelas bikin rakyat kecil makin merasa tertindas dan semakin kehilangan harapan. Jangan sampai wacana ini malah jadi awal dari era korupsi berjamaah yang dilegalkan!

---
**Sumber:** [joglosemarnews.com](https://joglosemarnews.com/?p=638011)
