---
id: 2RmmDLb-lFvt
cluster_id: Mr1xbOOvlXG1
title: Gila! Hotel-Hotel BUMN Ditarik Masuk Satu Atap InJourney
slug: gila-hotel-hotel-bumn-ditarik-masuk-satu-atap-injourney
excerpt: Babak baru dimulai untuk jaringan hotel BUMN! Semua aset perhotelan mulai
  disatukan di bawah 'satu atap' InJourney, sebuah langkah gila demi transformasi
  pariwisata nasional. Ini bukan sekadar penataan aset, tapi upaya besar yang melibatkan
  sembilan BUMN sekaligus! Kompas.id
category: BUMN
tags:
- BUMN
- InJourney
- Perhotelan
- Pariwisata
- Konsolidasi
source_urls:
- https://www.kompas.id/artikel/hotel-hotel-bumn-menuju-satu-atap-injourney
source_names:
- Kompas.id
image_url: https://assetd.kompas.id/gCbtBZgL25Lt01lPbzqUurhndng=/1024x684/smart/filters:format(webp):quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2026/06/29/e08bc01e-2555-4293-bc61-6fe4471b7bd7_jpg.jpg
meta_title: 'Hotel BUMN Dilebur ke InJourney: Transformasi Pariwisata Nasional Dimulai'
meta_description: Gila! Seluruh hotel BUMN kini masuk "satu atap" InJourney dalam
  rangka transformasi pariwisata nasional. Sembilan BUMN lain ikut terseret dalam
  konsolidasi ambisius ini.
canonical_url: https://berita.media/gila-hotel-hotel-bumn-ditarik-masuk-satu-atap-injourney
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-30T05:01:12Z'
published_at: '2026-06-30T05:01:12Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih! Seluruh kerajaan hotel punya BUMN bakal disapu bersih ke dalam satu wadah raksasa bernama InJourney. Ini bukan gosip warung kopi, tapi fakta yang baru saja bergulir manis, menandai babak baru dunia perhotelan pelat merah. Proyek ambisius ini tujuannya nggak main-main, katanya sih demi 'transformasi pariwisata nasional' biar makin mendunia. Alhasil, puluhan hotel bakal digembol jadi satu di bawah PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney. Kompas.id

Penandaan awal konsolidasi gila ini terjadi lewat penandatanganan dua perjanjian krusial, *conditional sale and purchase agreement* (CSPA), pada 11 Juni 2026. Pertama, unit bisnis hotel InJourney Group yang mencakup The Manohara Hotel, Pullman Mandalika, dan lima hotel bandara dikerubungi paksa masuk ke PT Hotel Indonesia Natour alias InJourney Hospitality. Gilanya lagi, pada hari yang sama juga langsung disetujui pengikatan jual beli saham bersyarat PT Hotel Indonesia Properti (HIPRO). Jadi, nggak ada ampun lagi, semua hotel yang selama ini terpecah-belah, kini siap digoyang dari akarnya. Kompas.id

Dan bukan main, puncaknya terjadi pada 26 Juni kemarin! Perjanjian CSPA merambah ke sembilan BUMN lainnya yang hotelnya juga ikut terseret. Bayangin aja, PT Adhi Karya, ASDP Indonesia Ferry, Garuda Indonesia, Hutama Karya, Krakatau Steel, Nindya Karya, Pembangunan Perumahan, Waskita Karya, sampai Wijaya Karya, semua harus rela aset hotelnya diambil alih. Prosesnya pun nggak kaleng-kaleng, meliputi pengambilalihan aset, pemisahan usaha, sampai pengambilalihan saham. Habis sudah kesenangan hotel-hotel BUMN yang jalan sendiri-sendiri! Kompas.id

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, sesumbar kalau konsolidasi ini lebih dari sekadar penyatuan aset. "Ini adalah langkah transformasi untuk membangun fondasi industri hospitality Indonesia yang lebih kompetitif di tingkat global," cetusnya dalam keterangan pers yang dikutip Senin (29/6/2026). Menurutnya, ini mandat pemegang saham untuk memperkuat industri perhotelan nasional sekaligus mendongkrak nilai aset negara agar nggak kalah saing di kancah internasional. Melalui InJourney Hospitality, mereka berjanji akan menyajikan pengalaman standar global dengan balutan kekayaan budaya Indonesia yang khas. Maya Watono yakin ini bakal jadi jawaban atas pelbagai masalah fundamental hotel BUMN seperti fragmentasi *brand* dan standar layanan yang tidak optimal. Kompas.id

Nah ini dia, tapi jangan salah! Di balik rencana mulia ini, terselip harapan besar agar semua aset hotel yang tadinya terkotak-kotak itu bisa lebih terintegrasi dan memberikan nilai tambah maksimal. InJourney, sang holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, bakal jadi 'dalang' orkestrasi besar-besaran ini, katanya sih demi mengakselerasi ekosistem pariwisata nasional. Tinggal kita lihat saja, apakah penyatuan 'satu atap' ini benar-benar akan menaikkan pamor pariwisata Indonesia, atau malah jadi ajang bancakan baru bagi segelintir orang. Selesai.

---
**Sumber:** [Kompas.id](https://www.kompas.id/artikel/hotel-hotel-bumn-menuju-satu-atap-injourney)
