---
id: B2I2z3-E06S8
cluster_id: Q2qVcHMWIZyB
title: GILA! Jokowi DIINJAK PSI, Ambisi Raja Terbongkar Lewat Kepala Kerbau
slug: gila-jokowi-diinjak-psi-ambisi-raja-terbongkar-lewat-kepala-kerbau
excerpt: Bukan main drama politik Tanah Air! Foto Presiden Jokowi injak kepala kerbau
  mendadak jadi buah bibir, bikin politikus PDI-P Guntur Romli ngelus dada. Katanya
  sih, pose simbolis ini membuktikan PSI dan para pengikutnya terbuai ambisi tak berbatas
  keluarga istana. Gilanya lagi, ini dibilang bukti otentik disertasi Sekjen PDI-P
  soal kepemimpinan bak raja!
category: viral
tags:
- Jokowi
- PSI
- PDI-P
- Viral
- Politik
source_urls:
- https://nasional.kompas.com/read/2026/06/28/16023481/viral-foto-jokowi-injak-kepala-kerbau-pdi-p-psi-terbuai-perilaku-raja
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/2dKeFhj3kSIzsrUbmhLRNwyipCk=/208x118:1168x758/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/06/27/6a3fb5ee8b22a.jpg
meta_title: Foto Jokowi Injak Kepala Kerbau Ungkap Ambisi Keluarga, Sindir PSI
meta_description: Politikus PDI-P bongkar makna tersembunyi foto viral Jokowi injak
  kepala kerbau. Sindiran pedas dilontarkan untuk PSI dan ambisi kekuasaan keluarga
  istana.
canonical_url: https://berita.media/gila-jokowi-diinjak-psi-ambisi-raja-terbongkar-lewat-kepala-kerbau
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-28T17:01:45Z'
published_at: '2026-06-28T17:01:45Z'
---

Gila, bro! Pernah dengar soal foto viral Presiden Jokowi injak kepala kerbau? Nah, ini bukan sekadar foto iseng, tapi jadi petasan politik yang bikin telinga panas! Politikus PDI-P, Guntur Romli, meledak-ledak bilang pose itu simbolis banget: para pengikut Jokowi dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu kayak kerbau yang lagi diinjak! Terbuai, bung! Alhasil, mereka semua terbuai di bawah bayang-bayang perilaku raja yang dibangun Jokowi, padahal di baliknya cuma ada ambisi kekuasaan yang tak kenal ampun demi keluarga istana, demikian Guntur membeberkan kepada Kompas.com.

Yang bikin geram, kata Guntur lagi, momen menginjak kepala kerbau ini adalah bukti nyata kebenaran disertasi Sekjen PDI-P, Hasto Kristiyanto. Percaya nggak? Disertasi itu katanya membongkar habis rahasia kepemimpinan Jokowi yang adalah perpaduan populisme otoritarian, feodalisme, dan ambisi Machiavelianisme! Jadi, Jokowi itu nyamar jadi raja yang doyan bagi-bagi amplop dan sembako biar rakyat senang, tapi urusan kekuasaan nomor satu. Nah ini dia! Parahnya, ini semua makin terbukti ketika anak-cucunya dikerek naik: Gibran jadi Wakil Presiden lewat kontroversi MK, menantunya Bobby jadi Gubernur Sumatera Utara, dan anak bungsunya Kaesang jadi Ketua Umum PSI! Lengkap sudah penderitaan rakyat jelata!

Prosesi penerimaan gelar adat Lampung oleh Presiden Jokowi inilah yang jadi biang keroknya. Bayangin, di tengah upacara adat yang sakral, eh malah ada adegan injak kepala kerbau! Langsung deh media sosial heboh kayak pasar kaget. Warga net penasaran, ada makna apa di balik ritual ini? Apakah ini bagian dari adat yang benar-benar sakral, atau cuma simbol kesombongan penguasa? Celakanya, sampai acara selesai, Jokowi bungkam seribu bahasa. Pihak penyelenggara pun nggak berani ngomong apa-apa. Ujung-ujungnya, pertanyaan ini menggantung di udara, bikin masyarakat makin bertanya-tanya: apa sih sebenarnya maksud dari semua ini?

Ini bukan soal adat lagi, ini sudah masuk ranah politik tingkat dewa! PSI yang katanya partai anak muda, malah kelakuannya kayak antek-antek kerajaan yang siap membabi buta demi ambisi segelintir orang. Kepala kerbau itu bukan cuma simbol binatang, tapi simbol pengikut yang dianggap rendah oleh penguasa. Dan ini terjadi di era modern! Sungguh tragis, nasib rakyat sepertinya memang hanya jadi penonton setia drama kekuasaan tanpa akhir. Pantas saja suasana politik makin memanas, rakyat pun dibuat geleng-geleng kepala melihat tingkah polah para elite ini.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://nasional.kompas.com/read/2026/06/28/16023481/viral-foto-jokowi-injak-kepala-kerbau-pdi-p-psi-terbuai-perilaku-raja)
