---
id: 7th30XXgQ6Gp
cluster_id: lblQTe0I2Anr
title: Gila! Pabrik RI Babak Belur, PHK Massal Makin Mengganas
slug: gila-pabrik-ri-babak-belur-phk-massal-makin-mengganas
excerpt: Sektor manufaktur Indonesia anjlok parah bulan Juni 2026, mencapai level
  terendah dalam setahun! Pesanan seret, pabrik terpaksa memangkas tenaga kerja besar-besaran.
  Ini bukan mimpi, ini fakta dari S&P Global.
category: phk
tags:
- pmi
- manufaktur
- indonesia
- inflasi
- phk
- ekonomi
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/news/20260701075427-4-747004/pmi-manufaktur-ri-anjlok-ke-level-469-inflasi-phk-jadi-sorotan
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2025/05/19/kemenkeu-akui-manufaktur-ri-terdampak-perang-dagang-1747657643734_169.png?w=650&q=90
meta_title: 'PMI Manufaktur RI Anjlok ke 46,9: Inflasi Tinggi & PHK Massal'
meta_description: Geger! PMI Manufaktur Indonesia jeblok ke 46,9 Juni 2026, terburuk
  setahun terakhir. Pesanan seret picu PHK massal dan inflasi meroket. Nasib buruh
  makin suram!
canonical_url: https://berita.media/gila-pabrik-ri-babak-belur-phk-massal-makin-mengganas
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-01T17:03:14Z'
published_at: '2026-07-01T17:03:14Z'
---

Duh, gila bener, bro! Pabrik-pabrik di Indonesia kayaknya lagi dihajar habis-habisan nih. Data terbaru dari S&P Global per Juni 2026 nunjukkin Purchasing Managers' Index (PMI) kita nyungsep ke angka 46,9. Alhasil, ini adalah penurunan paling parah sepanjang setahun terakhir, bikin para bos pabrik pusing tujuh keliling. Pesanan baru pada amblas entah ke mana, imbasnya volume produksi juga ikut anjlok jadi yang paling dalam sejak April 2025. Nah ini dia, kata S&P, kesehatan sektor manufaktur kita makin memburuk aja, jebloknya parah banget dan jadi salah satu yang terburuk dalam setahun belakangan.

Parahnya lagi, Usamah Bhatti dari S&P Global Market Intelligence bilang sektor manufaktur kita udah dua kali anjlok dalam tiga bulan terakhir, pas nutup semester pertama 2026 ini. Bayangin aja, tren negatif permintaan yang bikin perusahaan nurunin produksi terus-terusan selama empat bulan. Paling parah jatuhnya kayak bulan April 2025 gitu, padahal harusnya mereka makin produktif jelang akhir tahun. Celakanya, ini bikin perusahaan panik dan nurunin jumlah karyawan mereka secara brutal. Angkanya lumayan bikin kaget, laju Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tuh solid banget dan jadi yang paling besar sejak September 2021, CNBC Indonesia.

Bukan cuma soal PHK, bro! Pembelian bahan baku juga ikutan jeblok. Selama empat bulan terakhir, laju pembeliannya makin kenceng anjloknya, bahkan yang paling parah sejak Agustus 2021. Ini gara-gara harga bahan baku naik melambung tinggi, bikin pabrik mikir dua kali buat beli. Bhatti nyebutin, tekanan harga bahan baku ini bikin biaya produksi meroket. Sialnya, laju inflasi sekarang tuh udah jadi yang tertinggi kedua sepanjang sejarah. Makanya, harga jual dari pabrik juga ikut-ikutan naik paling kuat, nyaris 13 tahun terakhir nggak gini amat, CNBC Indonesia. Gilanya lagi, pabrik terpaksa memangkas aktivitas pembelian mereka besar-besaran, bahkan stok barang juga ikut menipis gara-gara permintaan yang lesu.

Yang bikin geram, para bos pabrik gede ini kok kayaknya lebih mikirin untung sendiri ya? Laporan menunjukkan, perusahaan yang menurunkan jumlah tenaga kerja lebih banyak lagi di bulan Juni. Ini mencerminkan keputusan pahit di tengah situasi yang makin sulit. Tapi anehnya, perusahaan yang menurunkan jumlah tenaga kerja lebih banyak lagi di bulan Juni. Dan bukan main, bos-bosnya mungkin aja nggak terlalu terpengaruh, tapi nasib ribuan buruh yang di-PHK jadi nggak jelas arahnya ke mana. Habis sudah harapan mereka untuk punya pekerjaan tetap di tengah situasi ekonomi yang lagi nggak bersahabat ini. Duh, miris banget denger ceritanya.

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/news/20260701075427-4-747004/pmi-manufaktur-ri-anjlok-ke-level-469-inflasi-phk-jadi-sorotan)
