---
id: 04muv1MHgVDd
cluster_id: o3TMnW-s_-oB
title: Gila! Program Makan Gratis Ludeskan Rp 1 Triliun Tiap Bulan, Opsi Tutup Dapur
  Kian Menguat
slug: gila-program-makan-gratis-ludeskan-rp-1-triliun-tiap-bulan-opsi-tutup-dapur-kian-menguat
excerpt: Program makan bergizi gratis (MBG) yang digembar-gemborkan bakal menyehatkan
  anak bangsa malah jadi bancakan! Bayangkan saja, pemerintah diprediksi 'kebocoran'
  anggaran sampai Rp 1 triliun per bulan akibat membengkaknya dapur MBG. detikFinance
  melaporkan, nasib SPPG kini di ujung tanduk.
category: MBG
tags:
- MBG
- SPPG
- Pemerintah
- Boros Anggaran
- Zulkifli Hasan
source_urls:
- https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8528422/program-mbg-boros-rp-1-t-per-bulan-pemerintah-buka-opsi-tutup-sppg
source_names:
- detikFinance
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2025/09/26/mbg-di-kabupaten-bandung-1758873129522_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Program Makan Gratis Boros Rp 1 Triliun/Bulan, Pemerintah Pertimbangkan
  Tutup SPPG
meta_description: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) jadi ajang pemborosan! Ribuan
  dapur MBG ilegal membengkak, rugikan negara Rp 1 triliun per bulan. Pemerintah ancam
  tutup!
canonical_url: https://berita.media/gila-program-makan-gratis-ludeskan-rp-1-triliun-tiap-bulan-opsi-tutup-dapur-kian-menguat
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-13T11:01:06Z'
published_at: '2026-06-13T11:01:06Z'
---

Nah, ini dia yang bikin geleng-geleng kepala! Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya jadi solusi pangan anak bangsa, malah jadi ajang pemborosan uang rakyat. Badan Gizi Nasional (BGN) sendiri yang mengakui, pelaksanaan program ini carut-marut parah. Titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), atau yang kita kenal sebagai dapur MBG, membengkak jauh melampaui target.

Menko Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas pun tak bisa menyembunyikan kekesalannya. Ia membeberkan, rencana awal pemerintah hanya membangun 21.000 titik SPPG. Tapi apa lacur? Angka itu jebol sampai 27.877 titik! Gilanya lagi, ada penambahan liar sebanyak 6.877 titik, diduga kuat akibat 'jual-beli titik' SPPG. Zulhas terang-terangan menyebut ini adalah pemborosan dahsyat, detikFinance.

Parahnya, pembengkakan jumlah dapur ini berdampak langsung pada anggaran. Dengan insentif Rp 6 juta per hari untuk setiap dapur, pemerintah terpaksa merogoh kocek tambahan sekitar Rp 1 triliun setiap bulannya. Coba hitung kalau setahun! Bisa tembus Rp 12 triliun! Ini namanya bukan lagi boros, tapi 'nguras' APBN habis-habisan, detikFinance. Angka ini bikin pusing tujuh keliling, Zulhas menyebut penataan ulang mutlak diperlukan agar tak terus menerus rugi.

Yang bikin geram, masalah ini tak hanya terjadi di perkotaan. Di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) yang seharusnya jadi prioritas, SPPG malah menggila. Targetnya hanya 2.000 titik, eh malah melonjak jadi 8.617 titik! Dari jumlah itu, 6.138 titik bahkan sudah punya Surat Keputusan (SK) dari BGN. Entah bagaimana tim verifikasinya bekerja, kok bisa angka membengkak sekontol begitu. Ini jelas menunjukkan ada yang tak beres dalam pengawasan program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini, detikFinance.

Alhasil, pemerintah kini tengah serius mempertimbangkan opsi penutupan dapur-dapur MBG yang bermasalah. Penataan ulang pelaksanaan program diharapkan rampung dalam satu bulan ke depan. Ujung-ujungnya, rakyat kecil yang seharusnya mendapat manfaat program ini malah gigit jari jika dapur ditutup, sementara oknum bermain dibalik layar tetap aman. Sungguh ironis nasib MBG ini, detikFinance.

---
**Sumber:** [detikFinance](https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8528422/program-mbg-boros-rp-1-t-per-bulan-pemerintah-buka-opsi-tutup-sppg)
