---
id: bUylR20PYur2
cluster_id: NUdIocQot_iV
title: Gila! Proyek PLTA Rp 13 T Diresmikan, Tapi Janji Listrik 24 Jam Masih Ngawang!
slug: gila-proyek-plta-rp-13-t-diresmikan-tapi-janji-listrik-24-jam-masih-ngawang
excerpt: Rp 13 triliun digelontorkan untuk PLTA Batoq Kelo di Mahulu, Kaltim. Groundbreaking
  sudah, tapi Gubernur Rudy minta listriknya jangan cuma buat kota, pelosok juga.
  Wah, rakyat sudah hapal cerita beginian!
category: investasi
tags:
- PLTA
- Investasi
- Kaltim
- Listrik
source_urls:
- https://regional.kompas.com/read/2026/05/25/165021678/proyek-plta-dibangun-di-mahulu-kaltim-investasi-rp-13-triliun-target
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/8IM-EjgJTWAOtRdRE2vpjdVGVEQ=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/05/25/6a1414fb49af2.jpg
meta_title: 'PLTA Batoq Kelo Rp 13 T: Janji Listrik 24 Jam untuk Semua?'
meta_description: Proyek PLTA Batoq Kelo Rp 13 triliun di Mahulu, Kaltim, diresmikan.
  Tapi, benarkah listriknya akan dirasakan pelosok? Rakyat sudah skeptis, menanti
  janji 24 jam terwujud.
canonical_url: https://berita.media/gila-proyek-plta-rp-13-t-diresmikan-tapi-janji-listrik-24-jam-masih-ngawang
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-26T02:02:00Z'
published_at: '2026-05-26T02:02:00Z'
---

Ceritanya begini. Pemprov Kaltim heboh meresmikan proyek PLTA Batoq Kelo di Mahulu, Kalimantan Timur. Investasinya? Gila-gilaan, Rp 13 triliun! Acara groundbreaking-nya mewah, digelar di Pendopo Odah Etam. Proyek ini digembar-gemborkan sebagai energi hijau terbesar di Kaltim, kapasitasnya 300 megawatt. Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo, sampai bangga teriak-teriak soal target 'zero emission' 2060. Kompas

Direktur PLN, Darmawan Prasodjo, ikut pede bilang bakal rampung lebih cepat dari target lima tahun. Katanya, setelah lihat groundbreaking, dia yakin proyek ini luar biasa. Tapi Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, malah kasih tantangan yang bikin dahi berkerut. Ia minta, "Listrik 300 megawatt ini jangan hanya terang untuk daerah kota, tetapi juga terang di daerah-daerah pelosok dan remote area seperti di Mahakam Ulu ini." Lah, emangnya selama ini listriknya cuma buat kota?

Ini bukan sekadar proyek listrik, kata Rudy. Katanya ini proyek masa depan yang akan membuka konektivitas baru antarprovinsi, sepanjang 122 kilometer jalan dan 120 meter jembatan. Siapa yang tidak tergiur mendengar angka triliunan dan janji masa depan? Tapi, parahnya, yang paling ditunggu rakyat jelata adalah listrik 24 jam yang merata. Apakah mimpi warga Batoq Kelo untuk merasakan listrik 24 jam akhirnya terwujud lewat proyek Rp 13 triliun ini? Kompas

Direktur Keuangan PT TMM, City Jamiah, memastikan pembangunan PLTA tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan. Janji manis soal visi besar Indonesia menuju kemandirian energi ramah lingkungan, komitmen soal lingkungan, keanekaragaman hayati, dan pemberdayaan masyarakat lokal lewat CSR. Klise. Kita lihat saja nanti, apakah janji-janji indah itu benar-benar terwujud atau hanya sekadar basa-basi di atas kertas. Semoga saja tidak amblas seperti proyek-proyek triliunan lainnya. Kompas

Habis sudah ceremonialnya. Sekarang tinggal rakyat menunggu. Menunggu listrik yang dulu dijanjikan, yang entah kapan benar-benar sampai ke pelosok. Duit triliunan mengalir, tapi listrik di rumah masih byar-pet. Celakanya, semua pihak terlihat senang, tapi yang merasakan manfaatnya belum tentu semua orang. Mana ada cerita beginian berakhir tanpa keluhan rakyat. Kompas

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://regional.kompas.com/read/2026/05/25/165021678/proyek-plta-dibangun-di-mahulu-kaltim-investasi-rp-13-triliun-target)
