---
id: vSAWmB7R5eF1
cluster_id: dY-dycse2nLI
title: GILA! TOKOPEDIA DIBABAT HABIS, RIBUAN KARYAWAN AMBYAR DIGASAK TIKTOK
slug: gila-tokopedia-dibabat-habis-ribuan-karyawan-ambyar-digasak-tiktok
excerpt: Lagi-lagi karyawan jadi korban! Tokopedia kini tak berkutik dihantam badai
  PHK massal pasca dicaplok TikTok, ribuan orang terpaksa angkat koper. Manajemen
  TikTok berdalih penyelarasan, tapi gilanya, sampai 90% karyawan dikabarkan lenyap!
category: phk
tags:
- Tokopedia
- TikTok
- PHK
- Tenaga Kerja
- Bytedance
source_urls:
- https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8558750/badai-phk-di-tokopedia-usai-dicaplok-tiktok
source_names:
- detikFinance
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2023/05/04/biaya-layanan-tokopedia-naik-jadi-berapa-sekarang-1_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Tokopedia Dihantam PHK Massal Pasca Diakuisisi TikTok
meta_description: Ribuan karyawan Tokopedia terancam kehilangan pekerjaan akibat badai
  PHK besar-besaran setelah dicaplok TikTok. Cek kronologinya di sini!
canonical_url: https://berita.media/gila-tokopedia-dibabat-habis-ribuan-karyawan-ambyar-digasak-tiktok
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-05T05:01:29Z'
published_at: '2026-07-05T05:01:29Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih! Tokopedia, si kebanggaan Indonesia yang dulu identik warna hijau merona, kini babak belur dihantam badai PHK yang lebih parah dari gelombang Tsunami! Dari informasi yang beredar panas, e-commerce kesayangan kita ini baru saja melakukan pemangkasan karyawan yang bikin geleng-geleng kepala, kabarnya sampai 90% karyawan kena sikat bersih!

Manajemen TikTok, yang sekarang pegang kendali saham mayoritas sejak akhir tahun lalu, cuman nyengir bilang lagi 'penyelarasan organisasi'. Khususnya buat divisi Riset dan Pengembangan (R&D) Tokopedia, katanya sih. Tapi nih ya, lucunya, TikTok enggan buka mulut soal berapa sih jumlah pasti karyawannya yang kena hempas. "Ini bukan keputusan yang mudah, dan kami fokus untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekan kami yang terdampak selama masa transisi ini," elaknya juru bicara TikTok kepada detikcom. Dukungan pala lu peyang! detikFinance

Eh, tapi ini bukan kali pertama Tokopedia ketiban sial digempur isu PHK massal, lho! Sejak 75% sahamnya disikat habis oleh TikTok di akhir tahun 2023, si e-commerce yang sudah genap 17 tahun ini memang kayaknya kecanduan bikin karyawan 'menguap'. Tiap tahun, kayak udah jadi agenda wajib, efisiensi pegawai besar-besaran terus digalakkan. Parahnya, trennya makin mengganas!

Baru enam bulan setelah TikTok resmi nyemplung jadi bos, gilanya lagi, sekitar bulan Juni 2024 kemarin, Bytedance, sang induk TikTok, langsung mencokok 450 karyawan Tokopedia. Nuraini Razak, Direktur Corporate Affairs Tokopedia dan ShopTokopedia, berkelit kalau ini demi 'memperkuat dan menyelaraskan perusahaan'. "Menyusul penggabungan TikTok dengan Tokopedia, kami telah mengidentifikasi beberapa area yang perlu diperkuat dalam organisasi dan menyelaraskan tim kami agar sesuai dengan tujuan perusahaan," katanya ngga pake kedip. Tapi menurut laporan Bloomberg, ByteDance kayaknya lagi kepengen ngirit abis-abisan setelah ngeluarin duit 1,5 miliar dolar buat nyatuin TikTok Shop sama Tokopedia. Utung gede, tapi karyawan yang jadi tumbal! detikFinance

Nah ini dia yang bikin merinding! Di pertengahan tahun 2025 lalu, Tokopedia dilaporkan kayak kesurupan, melakukan PHK massal lagi! Bulan Agustus tahun lalu, kabarnya 240 orang dipangkas. Belum cukup sampai di situ, di bulan Juli di tahun yang sama, Tokopedia udah duluan ngejepret 180 karyawan lainnya. Alhasil, total karyawan yang keok mencapai 420 orang! Yang bikin miris, divisi yang digasak termasuk tim IT, customer care, sampai kru gudang dan fulfillment. Sialnya, tim teknis yang masih tersisa malah disuruh 'pindah' ke China! Gila bener, bosnya selamat, stafnya amblas. Sumber detikcom bilang, progres PHK ini bakal terus berlanjut sampai akhir tahun, sampai integrasi sistem beneran rampung. Prediksi kuatnya, tim di Indonesia bakal diisi tim bisnis dan marketing doang, sisanya yang teknis ngibrit ke China. detikFinance

Alasan utamanya, kata sumber detikFinance, karena Tokopedia dianggap terlalu 'gemuk'. 'Gemuk' di sini bukan soal timbangan badan, bro, tapi jumlah karyawan yang membengkak dan dianggap tidak efisien. Jadi, demi efisiensi dan efektivitas katanya, TikTok nekat 'menggunting' ribuan karyawannya. Habis sudah, nasib ribuan pekerja yang dulu membela perusahaan ini kini hanya jadi cerita pilu di balik layar konglomerasi teknologi. Benar-benar bikin geram lihatnya!

---
**Sumber:** [detikFinance](https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8558750/badai-phk-di-tokopedia-usai-dicaplok-tiktok)
