---
id: FcIZqk38cdwN
cluster_id: qAiZiuDt_bX0
title: Gilanya AI Ciptakan Rampok Data Center Raksasa Bernilai Triliunan
slug: gilanya-ai-ciptakan-rampok-data-center-raksasa-bernilai-triliunan
excerpt: Pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI) di Amerika Serikat bukan cuma
  soal teknologi mutakhir, tapi malah menciptakan ladang basah baru buat maling! Kabel
  tembaga dan perlengkapan mahal miliaran rupiah kini jadi sasaran empuk para penjahat,
  bikin gempar ekonomi kriminal baru.
category: kriminal
tags:
- AI
- kriminal
- pencurian
- data center
- AS
source_urls:
- https://timesindonesia.co.id/tekno/598606/ledakan-ai-ciptakan-modus-kriminal-baru-pencurian-material-data-center-di-as-capai-ratusan-triliun-per-tahun
source_names:
- TIMES Indonesia
image_url: https://cdn2.timesmedia.co.id/cdn-times/uploads/news-thumbnail/2026/07/11/ledakan-ai-ciptakan-modus-kriminal-baru-pencurian-material-data-center-di-as-cap-t612tgxz.webp
meta_title: AI Lahirkan Perampok Data Center Triliunan Rupiah
meta_description: Ledakan AI ciptakan modus kriminal baru! Maling sikat kabel tembaga
  & perlengkapan data center senilai triliunan di AS. Ekonomi gelap merajalela!
canonical_url: https://berita.media/gilanya-ai-ciptakan-rampok-data-center-raksasa-bernilai-triliunan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-11T17:01:15Z'
published_at: '2026-07-11T17:01:15Z'
---

Gila bro, dengerin nih! Perlombaan gila-gilaan membangun pusat data kecerdasan buatan (AI) di Amerika Serikat ternyata membuka pintu lebar-lebar buat modus kriminal yang sungguh tak terduga. Para bandit kini mulai mengincar material konstruksi yang dikirim ke lokasi pembangunan data center, menjadikan mereka target empuk di tengah kemajuan teknologi. Ini bukan lagi cerita pencurian recehan, tapi skala besar yang bikin geleng-geleng kepala! Nah ini dia, baru-baru ini ada temuan dua trailer curian di dekat Chicago yang isinya penuh perlengkapan data center senilai Rp21 miliar, bikin penyidik terheran-heran. Satu trailer membawa kabel tembaga senilai Rp4,8 miliar yang dicuri di Alabama, sementara trailer lain mengangkut infrastruktur senilai Rp16 miliar yang amblas dari Florida, TIMES Indonesia.

Parahnya, Departamento de Seguridad Nacional de Estados Unidos aja memperkirakan pencurian kargo bikin bisnis merugi sampai Rp560 triliun tiap tahunnya, sebuah angka yang luar biasa! Alhasil, ledakan AI ini benar-benar menciptakan ceruk baru yang menggiurkan di pasar gelap. Laman vice.com melaporkan dengan gamblang, "Di mana pun data center dibangun, para pencuri mengikutinya." Sungguh ironis, di satu sisi kita bicara tentang AI yang katanya bakal bikin manusia nganggur, tapi di sisi lain malah muncul ekonomi kriminal baru yang berkembang pesat, TIMES Indonesia.

Dan bukan main, setiap data center yang sedang dibangun membutuhkan truk-truk besar penuh material berharga sebelum server-server itu dipasang. Setiap pengiriman yang datang ibarat undangan terbuka buat para pencuri untuk beraksi. Yang bikin geram, di tengah ancaman AI yang katanya akan 'membunuh' jutaan lapangan pekerjaan, kini muncul pertanyaan sinis: jangan-jangan para pengangguran di masa depan malah beralih profesi jadi perampok data center yang lagi jaya ini? Bisa jadi, AI benar-benar menciptakan lapangan kerja baru, tapi bukan di jalur yang diharapkan para CEO teknologi serakah itu, TIMES Indonesia.

Jadi, cerita ini jadi bukti nyata bahwa kemajuan teknologi seringkali dibarengi dengan sisi gelapnya yang tak terduga. Para penjahat memanfaatkan momentum pembangunan besar-besaran ini, meraup untung dari setiap pengiriman material. Angka kerugian puluhan triliun rupiah dari pencurian kargo di AS menjadi gambaran betapa seriusnya masalah ini, dan kini dengan munculnya data center AI, masalah tersebut makin membesar. Celakanya, ekonomi kriminal ini seolah menjadi 'alternatif' lapangan kerja baru bagi mereka yang mungkin tergerus oleh otomatisasi AI di masa depan. Sebuah ironi yang pedas dan menyakitkan, TIMES Indonesia.

---
**Sumber:** [TIMES Indonesia](https://timesindonesia.co.id/tekno/598606/ledakan-ai-ciptakan-modus-kriminal-baru-pencurian-material-data-center-di-as-capai-ratusan-triliun-per-tahun)
