---
id: ukFDuPIPlLAM
cluster_id: 37naosdncFwn
title: Gilanya Petani Ditagih Utang Bank Padahal Tak Pernah Pinjam Uang!
slug: gilanya-petani-ditagih-utang-bank-padahal-tak-pernah-pinjam-uang
excerpt: Kasus korupsi KUR Mikro BNI Jember terbongkar gara-gara petani tiba-tiba
  ditagih hutang yang tidak pernah mereka ajukan. Modus calo nakal pinjam identitas
  petani untuk cairkan dana fiktif puluhan miliar rupiah, bikin masyarakat geram!
category: BUMN
tags:
- korupsi
- KUR BUMN
- BNI Jember
- petani
- penipuan
source_urls:
- https://regional.kompas.com/read/2026/07/10/145358878/kejati-ungkap-awal-kasus-kur-mikro-bank-bumn-terungkap-tiba-tiba-petani
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/NyxhlZVBBPA7szT0j7_IdByRLms=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/07/10/6a506af7c74ef.jpeg
meta_title: 'Kasus KUR BUMN: Petani Ditagih Utang Fiktif, Uang Amblas'
meta_description: Petani Jember kaget ditagih utang BUMN yang tak pernah diajukan.
  Modus pinjam identitas untuk dana fiktif puluhan miliar rupiah terbongkar! Baca
  kronologinya.
canonical_url: https://berita.media/gilanya-petani-ditagih-utang-bank-padahal-tak-pernah-pinjam-uang
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-10T17:02:01Z'
published_at: '2026-07-10T17:02:01Z'
---

ASTAGAAA! Dengerin nih berita panas dari Surabaya, bro! Kasus dugaan korupsi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro di BNI Cabang Jember ini bikin kuping panas. Alhasil, ratusan petani yang notabene wong cilik, tiba-tiba digempur tagihan bank! Gilanya lagi, mereka mengaku tidak pernah mengajukan pinjaman sama sekali. Gimana tidak geram coba? Ini jelas-jelas namanya dipinjam tanpa izin, Bro. Ujung-ujungnya, petanilah yang gigit jari, harus menanggung beban utang fiktif. Sumbernya: Kompas.com.

Nah, bagaimana kasus ini bisa terbongkar? Menurut Pak Gede Punia Atmaja, Aspidsus Kejati Jatim, ini semua berawal dari banyaknya aduan petani yang merasa janggal. Tiba-tiba muncul tagihan bank, padahal mereka merasa tidak pernah ada urusan pinjam meminjam. Celakanya, setelah ditelusuri, nama-nama para petani ini ternyata dipakai oleh pihak tak bertanggung jawab untuk mengajukan pinjaman fiktif. Ini sungguh ironi, program pemerintah untuk mensejahterakan petani malah jadi ajang bancakan! Sumber: Kompas.com.

Kasus ini diprediksi bikin negara merugi puluhan miliar rupiah, Edyan! Pihak Kejati Jatim sendiri sudah menetapkan sejumlah tersangka. Yang terbaru, seorang pria berinisial HN ikut diringkus. Sebelumnya, sudah ada tiga orang lain yang kena getahnya: MFH selaku Pemimpin Cabang BNI Jember periode 2021-2023, AM selaku Collection Agent (CA) dari CV Jawara Tani, dan IS selaku CA dari CV Idris Afnan Jaya. Semuanya terkait langsung dalam skema jahat ini. Sumber: Kompas.com.

Bahkan, sumber Kompas.com menyebutkan bahwa HN ini adalah Collection Agent dari PT Niram, salah satu mitra BNI dalam penyaluran kredit mikro. Modus operandinya ya itu tadi, ngumpulin identitas petani seperti KTP dan NIP. Parahnya, HN ini licik banget, dia ngakunya ke petani buat ngurusin bantuan sosial (bansos) atau program pemerintah lainnya. Habis identitas terkumpul, dokumen persyaratan dimanipulasi agar lolos verifikasi bank. Yang bikin gemes, pinjaman Rp 50 juta sampai Rp 100 juta tanpa jaminan itu dicairkan, tapi uangnya malah amblas nggak sampai ke petani! Sumber: Kompas.com.

Yang lebih bikin kepala panas, HN ini lantas mengambil ATM dan buku tabungan para korban. Uangnya ditarik habis dan dipakai buat foya-foya pribadi. Alhasil, petani tetep nombok utang, sementara si HN hidup senang. Benar-benar nggak ada akhlak ini orang. Kasus ini jelas menunjukkan betapa rentannya masyarakat kecil terhadap oknum yang rakus dan licik. Semoga saja hukum bertindak tegas! Sumber: Kompas.com.

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://regional.kompas.com/read/2026/07/10/145358878/kejati-ungkap-awal-kasus-kur-mikro-bank-bumn-terungkap-tiba-tiba-petani)
