---
id: 635fpy4s-iOj
cluster_id: 6083AePO8xji
title: Goyang Kapal! FSP BUMN Tolak Kriminalisasi Kasus Tanjung Perak
slug: goyang-kapal-fsp-bumn-tolak-kriminalisasi-kasus-tanjung-perak
excerpt: Ada yang coba main sikat tapi kena batunya! Federasi Serikat Pekerja BUMN
  Bersatu ngamuk, ngasih amicus curiae ke hakim soal kasus dugaan korupsi pengerukan
  Pelabuhan Tanjung Perak. Gilanya, mereka bilang ini kriminalisasi terselubung!
category: BUMN
tags:
- FSP BUMN
- Tanjung Perak
- Amicus Curiae
- Korupsi
- BUMN
source_urls:
- https://www.jpnn.com/news/fsp-bumn-bersatu-jadi-amicus-curiae-di-kasus-pengerukan-pelabuhan-tanjung-perak
source_names:
- JPNN.com
image_url: https://cloud.jpnn.com/photo/ilustrasi/normal/2022/01/04/ilustrasi-palu-hakim-foto-ricardojpnncom-qcvot-6obn.jpg
meta_title: FSP BUMN Murka, Lawan Kriminalisasi Kasus Pelabuhan Tanjung Perak
meta_description: Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu berang! Siap berikan amicus
  curiae untuk membalikkan fakta dugaan korupsi pengerukan Pelabuhan Tanjung Perak
  yang dituding kriminalisasi.
canonical_url: https://berita.media/goyang-kapal-fsp-bumn-tolak-kriminalisasi-kasus-tanjung-perak
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-08-03T17:02:30Z'
published_at: '2026-08-03T17:02:30Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih! Ada skandal gede di Pelabuhan Tanjung Perak yang bikin geram Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu. Mereka nggak terima sama yang namanya dugaan korupsi pengerukan kolam pelabuhan ini, sampai-sampai nekat nyodorin dokumen 'sahabat pengadilan' alias amicus curiae ke Majelis Hakim Tipikor di PN Surabaya. Ini bukan main-main, bro, ini udah kayak mau ngadu jotos lewat jalur hukum! JPNN.com.

Aliansi yang mereka bentuk ini nggak cuma FSP BUMN doang, tapi juga ngerangkul Komite Anti-Korupsi Indonesia (KAKI), Gerakan Rakyat Pemberantasan Korupsi (Gertak), Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia (MPPI), dan Serikat Pekerja Migran Indonesia (SPMI). Namanya keren, 'Aliansi Masyarakat Tolak Kriminalisasi Insan BUMN'. Denger namanya aja udah kelihatan kan, mereka ini yakin banget kalau ada yang nggak beres dalam penanganan kasus ini. Parahnya, Gatot Sugihana, juru bicara aliansi, blak-blakan bilang kalau penegakan hukum jangan sampai cuma modal asumsi dan prasangka. JPNN.com.

Ini udah jadi masalah serius, bro! Gatot ngingetin, kalau sampai tindakan korporasi yang udah sah, transparan, berizin, dan jelas-jelas ngasih untung buat negara malah dipidana, wah bisa bikin pusing tujuh keliling para bos BUMN. Mereka bakal kena 'chilling effect', jadi takut ngambil keputusan bisnis. Lah gimana tidak, kerja bener malah disangka maling! Celakanya, ini bisa jadi cerminan masa depan BUMN yang bikin ngeri. JPNN.com.

Nah ini dia, dari hasil pencermatan mendalam, mereka nyodorin enam pilar analisis hukum yang bikin terperangah. Pertama, soal kewenangan dan niat baik. Kata mereka, Pelindo dan para terdakwa itu udah bertindak sesuai aturan, ada Perjanjian Konsesi, UU Pelayaran, sampai surat penugasan dari Kemenhub. Niat jahatnya nggak ada sama sekali, bro! Ini cuma buat jaga keselamatan pelayaran dan jawab keterbatasan APBN. JPNN.com.

Kedua, soal legalitas sewa kapal. Aliansi ini ngejelasin kalau penggunaan kapal sewa itu udah jadi kebiasaan umum di industri pengerukan. PT APBS pun tetep jadi penanggung jawab utama, nggak ada yang namanya 'mengalihkan pekerjaan' kayak tuduhan yang ada. Semua perizinan, pemantauan, sampai K3 udah diurus. Jadi, intinya, ini aliansi mau bilang kalau kasus ini udah salah arah dan perlu dikaji ulang secara jernih. Habis sudah, semoga hakim bisa melihat kenyataan ini. JPNN.com.

---
**Sumber:** [JPNN.com](https://www.jpnn.com/news/fsp-bumn-bersatu-jadi-amicus-curiae-di-kasus-pengerukan-pelabuhan-tanjung-perak)
