---
id: 888j9CFRIFjy
cluster_id: GSN_kxcSgrYQ
title: Guru BK Gunungkidul Ditempa Siap Hadapi Jeritan Mental Siswa
slug: guru-bk-gunungkidul-ditempa-siap-hadapi-jeritan-mental-siswa
excerpt: Kasus bullying dan tekanan akademik membubung tinggi! Universitas Negeri
  Yogyakarta (UNY) langsung sigap mendidik puluhan guru BK Gunungkidul dengan jurus
  Psychological First Aid. Habis sudah masa guru pasrah melihat siswa merana, kini
  saatnya ciptakan sekolah aman!
category: bullying
tags:
- UNY
- Guru BK
- Gunungkidul
- Bullying
- Psychological First Aid
- Sekolah Aman
source_urls:
- https://jogjakartanews.com/baca/2026/06/15/28555/uny-latih-guru-bk-gunungkidul-psychological-first-aid-cegah-bullying
source_names:
- Jogjakartanews
image_url: https://jogjakartanews.com/wp-content/uploads/2026/06/1_1.jpg
meta_title: UNY Latih Guru BK Gunungkidul Tangani Bullying dan Krisis Mental Siswa
meta_description: Kasus bullying meningkat di Gunungkidul! UNY bekali guru BK dengan
  Psychological First Aid demi sekolah aman. Ciptakan lingkungan sekolah yang nyaman
  dan sehat secara psikologis.
canonical_url: https://berita.media/guru-bk-gunungkidul-ditempa-siap-hadapi-jeritan-mental-siswa
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-15T11:02:11Z'
published_at: '2026-06-15T11:02:11Z'
---

Gila bro, dengar nih! Di Gunungkidul, kasus perundungan alias bullying itu makin menggila, belum lagi tekanan belajar yang bikin siswa stres berat. Nah, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) nggak tinggal diam, mereka langsung gelar pelatihan "Psychological First Aid Intervention untuk Menciptakan Safety School Climate". Tujuannya? Biar guru BK siap tempur menghadapi jeritan mental para peserta didik! Ada 34 guru BK SMA se-Gunungkidul yang digembleng, nih, biar kompetensinya nge-gas soal pertolongan pertama psikologis, demi menciptakan sekolah yang aman beneran, bukan cuma omong kosong. 

Parahnya, kegiatan ini digelar bertahap biar mantap, mulai dari asinkronus 6 Mei, Zoom meeting 13 Mei, sampai ketemu tatap muka di SMAN 1 Wonosari 20 Mei. Tim supernya ada Rizqi Lestari, Prof. Dr. Budi Astuti, Dr. Indriyana Rachmawati, dan Mitta Kurniasari. "Sekolah itu bukan cuma tempat nyatet materi, tapi tempat tumbuh kembang mental siswa!" kata Rizqi Lestari, sang ketua tim, yang bikin kuping langsung panas. 

Nah ini dia, Rizqi blak-blakan bilang kalau bullying, konflik antar siswa, kekerasan verbal, sampai drama tekanan akademik itu bukti nyata kalau guru BK harus melek dan sigap kasih dukungan psikologis awal. "Kita nggak bisa diam aja lihat siswa terjerat masalah. Guru BK itu benteng pertama biar siswa merasa didengar dan dibantu," tegasnya, sambil geleng-geleng kepala lihat kondisi sekarang. Celakanya, pemahaman dan skill guru BK soal ini masih mentok, makanya UNY turun tangan langsung dengan jurus baru. 

Apa itu jurus baru? Namanya Psychological First Aid (PFA)! Ini bukan terapi klinik ya, tapi cara jitu memberikan dukungan awal ke siapa saja yang lagi kena krisis, kena trauma, atau stres berat sampai mentalnya terganggu. Para guru ini diajarin prinsip PFA yang manusiawi banget, nggak bikin makin tertekan. Ada tiga jurus sakti: "Look" buat ngelihat kondisi siswa, "Listen" buat dengerin curhat mereka pakai hati, dan "Link" buat nyambungin mereka ke sumber bantuan yang tepat. Alhasil, guru BK jadi lebih siap menghadapi badai mental siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang bener-bener aman. Jogjakartanews.

---
**Sumber:** [Jogjakartanews](https://jogjakartanews.com/baca/2026/06/15/28555/uny-latih-guru-bk-gunungkidul-psychological-first-aid-cegah-bullying)
