---
id: UdVooL45S-tD
cluster_id: CaSXGbjSqQqj
title: 'Habiburokhman Usul RUU Polri: Polisi Jangan Ikut Ormas Biar Netral!'
slug: habiburokhman-usul-ruu-polri-polisi-jangan-ikut-ormas-biar-netral
excerpt: Biar tidak ada kesan 'main mata', Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, usulkan
  polisi dilarang keras gabung ormas atau perguruan silat dalam RUU Polri. Jangan
  sampai ada Kapolri jadi 'miliknya Muhammadiyah' atau 'miliknya NU' saja!
category: ormas
tags:
- Habiburokhman
- RUU Polri
- Ormas
- Perguruan Silat
- Netralitas Polri
source_urls:
- https://20.detik.com/detikupdate/20260605-260605038/video-habiburokhman-usul-ruu-polri-atur-polisi-yang-gabung-ormas-perguruan-silat
- https://news.detik.com/berita/d-8519088/komisi-iii-dpr-usul-keterlibatan-polisi-dalam-ormas-diatur-di-ruu-polri
source_names:
- 20detik
- detikNews
image_url: https://cdnv.detik.com/videoservice/AdminTV/2026/06/05/372c2e5742134eb3ab7dd7e34356231c-20260605143313-0s.jpg?w=650&q=80
meta_title: 'RUU Polri: Habiburokhman Usul Polisi Dilarang Gabung Ormas'
meta_description: Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, usulkan RUU Polri atur tegas
  larangan polisi gabung ormas. Tujuannya jaga netralitas, jangan sampai ada kesan
  keberpihakan!
canonical_url: https://berita.media/habiburokhman-usul-ruu-polri-polisi-jangan-ikut-ormas-biar-netral
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-05T17:00:55Z'
published_at: '2026-06-05T17:00:55Z'
---

Ceritanya begini. Di tengah hiruk pikuk pembahasan RUU Polri, Pak Habiburokhman dari Komisi III DPR tiba-tiba punya ide brilian — atau mungkin malah bikin pusing banyak pihak? Beliau mengusulkan agar keterlibatan anggota Polri dalam organisasi kemasyarakatan (ormas) dan perguruan silat harus diatur secara tegas dalam RUU tersebut. Tujuannya? Supaya netralitas Polri terjaga, dong! 20detik, detikNews

Habiburokhman, yang juga Ketua Komisi III DPR, menyampaikan usulan ini dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Beliau khawatir kalau anggota Polri terlalu 'mesra' dengan ormas tertentu, nanti citra institusi negara ini jadi bias. Bayangkan saja, kalau ada pimpinan Polri yang terang-terangan mendeklarasikan diri sebagai anggota ormas A atau B. Apakah ormas-ormas lain tidak akan merasa cemburu atau diperlakukan tidak adil? Logika sederhananya begitu. detikNews

Gilanya, Habiburokhman bahkan memberikan contoh ekstrem. Menurut beliau, Kapolri itu seharusnya 'miliknya semua orang', bukan hanya 'miliknya Muhammadiyah' atau 'miliknya NU'. Nah ini dia! Beliau khawatir nanti muncul stereotip bahwa seorang Kapolri itu adalah kader dari ormas tertentu. Padahal, Polri itu kan institusi milik seluruh masyarakat Indonesia, tanpa memandang latar belakang suku, agama, atau organisasi. Menjaga netralitas adalah kunci utama, agar seluruh rakyat merasa aman dan tidak ada yang merasa dibeda-bedakan. 20detik, detikNews

Parahnya, masalah netralitas ini tidak hanya soal politik praktis atau pemilu saja, kata Habiburokhman. Ini menyangkut cara pandang masyarakat terhadap aparat penegak hukum kita. Jika seorang polisi, apalagi pimpinan Polri, terlihat punya kedekatan khusus dengan ormas tertentu, bisa-bisa muncul prasangka buruk. Publik akan bertanya-tanya, "Kira-kira masih bisa adil nggak ya kalau ada urusan yang menyangkut ormas itu?" Ini ancaman serius terhadap kepercayaan publik. detikNews

Ujung-ujungnya, usulan ini diharapkan bisa meminimalisir potensi keberpihakan. Dengan adanya aturan yang jelas dalam RUU Polri, diharapkan anggota Polri bisa lebih profesional dan fokus pada tugasnya sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat. Tidak lagi terkesan 'main dua kaki' antara tugas negara dan urusan ormas. Tinggal kita tunggu saja, apakah usulan Pak Habiburokhman ini akan mulus disetujui atau malah jadi perdebatan sengit di Senayan. Entahlah.

---
**Sumber:** [20detik](https://20.detik.com/detikupdate/20260605-260605038/video-habiburokhman-usul-ruu-polri-atur-polisi-yang-gabung-ormas-perguruan-silat) · [detikNews](https://news.detik.com/berita/d-8519088/komisi-iii-dpr-usul-keterlibatan-polisi-dalam-ormas-diatur-di-ruu-polri)
