---
id: 5r7F60tsIVIe
cluster_id: IPdqoMTfa052
title: Hakim Agama Diringkus! Dituding Cabuli Santri, Bos Ponpes Ilegal Ngotot 'Bukan
  Saya!'
slug: hakim-agama-diringkus-dituding-cabuli-santri-bos-ponpes-ilegal-ngotot-bukan-saya
excerpt: Gila! Hakim agama di Pekalongan, AKF, resmi jadi tersangka kasus bejat cabuli
  santriwati. Padahal dia mati-matian ngelak, bilang semua tuduhan bohong belaka.
  Alat bukti sudah cukup, tapi si AKF tetap bandel!
category: kriminal
tags:
- ponpes ilegal
- pelecehan santriwati
- AKF Pekalongan
- kriminal
source_urls:
- https://www.detik.com/jateng/hukum-dan-kriminal/d-8508762/keras-kepala-pemimpin-ponpes-ilegal-pekalongan-bantah-cabuli-santriwati
source_names:
- detikcom
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/05/27/pimpinan-ponpes-di-kabupaten-pekalongan-baju-putih-digiring-petugas-ke-satreskrim-polres-pekalongan-kota-terkait-dugaan-pencab-1779864262012_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Pimpinan Ponpes Ilegal Pekalongan Diringkus, Bantah Cabuli Santriwati
meta_description: Pimpinan ponpes ilegal Pekalongan, AKF, ditetapkan jadi tersangka
  kasus cabul santriwati. Meski diringkus dan punya bukti kuat, ia terus membantah
  tuduhan tersebut.
canonical_url: https://berita.media/hakim-agama-diringkus-dituding-cabuli-santri-bos-ponpes-ilegal-ngotot-bukan-saya
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-28T23:01:43Z'
published_at: '2026-05-28T23:01:43Z'
---

Ceritanya begini. Di Pekalongan, ada ponpes ilegal namanya Padepokan Padang Ati. Pemimpinnya, AKF — yang ternyata juga hakim agama — kini terjerat kasus busuk pelecehan seksual terhadap anak didiknya. Belum juga kasusnya kelar, eh dia malah keras kepala membantah semua tuduhan. Gilanya lagi, dia bilang penyidik salah tuduh. "Semua bohong, tidak benar," katanya. Detikcom.

Bayangkan — AKF, yang harusnya jadi panutan, malah dilaporkan mencabuli santriwati. Polisi tidak tinggal diam. Setelah diperiksa maraton dari pagi sampai malam, Rabu (28/5), AKF akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Setiyanto, menegaskan, penetapan tersangka ini sudah mengantongi dua alat bukti kuat. Bukan sekadar omongan belaka. Detikcom.

Alat bukti itu apa saja? Jangan kaget. Meliputi keterangan saksi, keterangan ahli, dan yang paling bikin geram — barang bukti pakaian korban. Kalau sudah begini, mau ngelak kayak gimana lagi? Polisi sudah punya pegangan kuat untuk menjerat si AKF ini. Ini bukan pertama kali kita dengar cerita begini, tapi tetap saja bikin miris. Detikcom.

Celakanya, korban yang melapor baru enam orang. Enam orang! Padahal, menurut Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, yang datang ke polres itu ada yang dari Pemalang, Batang, Pekalongan, bahkan sampai Semarang. Artinya, jangan-jangan ada puluhan santriwati lain yang jadi korban tapi masih ketakutan melapor. Ini pondok pesantren ilegal, jadi tidak ada pengawasan ketat. Parahnya, korban tidak hanya berasal dari satu daerah. Detikcom.

Pihak AKF, lewat kuasa hukumnya, Arif NS, terus berdalih. Kliennya membantah semua dari 52 pertanyaan yang diajukan penyidik. "Semuanya ditolak, tidak benar, tidak benar seperti itu," kata Arif. Tapi ya gimana? Hakim sudah bilang tersangka, bukti sudah ada. Dia juga mengingatkan bahwa ini melibatkan tokoh agama. Seolah-olah jadi alasan agar kasusnya tidak diproses serius. Detikcom.

Ini bukan sekadar kasus pelecehan. Ini penghancuran masa depan anak-anak yang dititipkan orang tua mereka untuk belajar agama. Alhasil, pondok pesantrennya tak berizin, pemimpinnya bejat, dan puluhan santriwati masa depannya suram. Selesai sudah. Detikcom.

---
**Sumber:** [detikcom](https://www.detik.com/jateng/hukum-dan-kriminal/d-8508762/keras-kepala-pemimpin-ponpes-ilegal-pekalongan-bantah-cabuli-santriwati)
