---
id: rjbUtagLxSql
cluster_id: j2wimOTDH8v3
title: Hobi Jadi Cuan Ratusan Juta! Tas Tenun Batik Indari Disikat Habis BUMN!
slug: hobi-jadi-cuan-ratusan-juta-tas-tenun-batik-indari-disikat-habis-bumn
excerpt: Siapa sangka, hobi koleksi tas berujung jadi langganan suvenir BUMN! Indari
  (53) lewat La Suntu Tastio kini produknya melenggang ke pasar global berkat BRI.
  Gilanya, modal awal cuma iseng!
category: BUMN
tags:
- UMKM
- BUMN
- BRI
- Tas Tenun Batik
source_urls:
- https://finance.detik.com/solusiukm/d-8511346/berawal-dari-hobi-usaha-tas-tenun-batik-indari-jadi-langganan-suvenir-bumn
source_names:
- detikFinance
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2026/05/30/berawal-dari-hobi-usaha-tas-tenun-batik-indari-jadi-langganan-suvenir-bumn-1780150918704_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: 'Kisah Sukses Indari: Dari Hobi Tas Jadi Langganan Suvenir BUMN'
meta_description: Indari (53) ubah hobi koleksi tas jadi bisnis tas tenun batik La
  Suntu Tastio yang laris manis. Kini jadi suvenir pilihan BUMN dan merambah pasar
  global berkat BRI.
canonical_url: https://berita.media/hobi-jadi-cuan-ratusan-juta-tas-tenun-batik-indari-disikat-habis-bumn
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-31T02:02:46Z'
published_at: '2026-05-31T02:02:46Z'
---

Ceritanya begini. Kebanyakan orang kalau sudah punya hobi, ya sudah sekadar hobi. Tapi tidak dengan Indari (53) ini, bro! Kegemarannya ngoleksi tas sejak 2010 malah jadi ladang uang yang bikin geleng-geleng kepala. Gilanya, hobinya ini bukan cuma bikin dompet tebal, tapi produknya, tas tenun batik La Suntu Tastio, malah jadi rebutan instansi pemerintah, sampai dilirik BUMN! Parahnya, sekarang sudah siap menaklukkan pasar global, dibantu sama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Nah ini dia!

Pagi itu, Indari kelihatan semangat banget di sebuah pameran di Jakarta Pusat. Dia dengan bangga nempelin produk-produk andalannya, yang memang sering banget diborong buat suvenir kantor-kantor pemerintah. Mulai dari tas, goodie bag, sampai pernak-pernik yang motifnya batik nusantara banget. "Usaha saya namanya La Sunto Tastio, artinya tas yang cantik, diambil dari gabungan kata Spanyol. Kita ada berbagai model tas, yang biasa jadi suvenir," jelasnya ke detikcom. Langsung laris manis kayak kacang goreng!

Semua bermula dari kegemarannya mengoleksi tas di tahun 2010. Saat itu, Indari melihat ada celah pasar: mengaplikasikan kain tradisional seperti batik dan tenun ke sebuah tas. Karena tidak bisa menjahit, ide desainnya sempat ditolak sama penjahit baju biasa. Tapi tak menyerah, dia akhirnya ketemu sama penjahit tas di Depok yang jago banget. "Kata dia, dikombinasikan aja bu, biar bagus, karena kalau cuma satu motif jelek. Yaudah deh coba bikin dua ya kata saya," cerita Indari. Dan alhasil, hasilnya malah bagus banget! Kombinasi batik, tenun, dan kulit sintetis itu bikin tasnya jadi unik.

Setiap kali dipakai ke acara arisan keluarga, tas Indari selalu jadi pusat perhatian. "Ini bagus lucu gitu kan. Udah deh sini kita beli. Karena waktu itu di tahun 2010 belum ada yang jual model tas begini, jahitannya rapi, kombinasi tenun batik dan kulit sintetis gitu," ungkapnya. Dari situ, Indari mulai buka sistem pre-order. Pesanan pertama datang dari ibu-ibu arisan sebanyak 10 tas, dengan harga yang masih miring banget, Rp 40.000-Rp 50.000. Eh, lama-lama malah banyak temannya yang nawarin buat bantuin jualin. Gila kan? detikFinance

Pesanan terus mengalir, bikin Indari makin mantap buat serius di bisnis ini. Dia pun mulai gandeng penjahit tasnya itu dan belajar sendiri soal pola dan teknik jahit. Penjahit tasnya ini, kata Indari, punya peran penting banget dalam kesuksesan bisnisnya sampai bisa bikin tas yang berkualitas. Bayangin aja, dari modal hobi, sekarang jadi langganan BUMN yang bikin produknya makin dikenal luas. Siapa yang sangka, kan? detikFinance

---
**Sumber:** [detikFinance](https://finance.detik.com/solusiukm/d-8511346/berawal-dari-hobi-usaha-tas-tenun-batik-indari-jadi-langganan-suvenir-bumn)
