---
id: dZMS1RVmQlvR
cluster_id: qrR3rqyQnux6
title: Holding BUMN Survei Bidik Proyek B40, Energi Bersih Makin Menjanjikan
slug: holding-bumn-survei-bidik-proyek-b40-energi-bersih-makin-menjanjikan
excerpt: Holding BUMN Jasa Survei pasang badan dukung program B40 dan transisi energi.
  Layanan assurance jadi andalan utama untuk verifikasi yang kuat, biar tak ada main
  mata soal kualitas dan keamanan energi.
category: BUMN
tags:
- BUMN
- Energi
- B40
- Transisi Energi
- Assurance
source_urls:
- https://ekonomi.bisnis.com/read/20260619/44/1981790/holding-bumn-survei-bidik-proyek-b40
source_names:
- Bisnis.com
image_url: https://images.bisnis.com/posts/2026/06/19/1981790/biodiesel_2_1730107522.jpg
meta_title: Holding BUMN Jasa Survei Bidik Proyek B40 dan Energi Bersih
meta_description: Holding BUMN Jasa Survei fokus pada layanan assurance energi, dukung
  program B40 dan transisi energi. Verifikasi kuat jadi andalan utama untuk kualitas
  dan keamanan.
canonical_url: https://berita.media/holding-bumn-survei-bidik-proyek-b40-energi-bersih-makin-menjanjikan
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-06-18T23:03:15Z'
published_at: '2026-06-18T23:03:15Z'
---

Gila bro, dengerin dulu nih! Holding BUMN Jasa Survei bukan main seriusnya dalam menyokong program pemerintah, terutama di sektor energi. Mereka ini lagi fokus banget ngurusin layanan *assurance* alias jaminan kualitas di sektor yang lagi panas-panasnya, mulai dari program B40 sampai ke urusan transisi energi bersih. Tujuannya jelas: memastikan semua program berjalan sesuai standar, nggak ada yang namanya kualitas abal-abal atau main belakang soal keamanan energi nasional.

Menurut Vice President Divisi Bisnis Strategis Oil, Gas, and Renewable Energy PT Surveyor Indonesia, Mahfud Arifin, ketahanan energi sekarang ini nggak cuma soal pasokan yang banyak. Tapi juga soal gimana sistem pendukungnya bisa jaga kualitas dan keamanan itu secara konsisten. Gilanya, kebutuhan layanan *assurance* ini malah makin meroket seiring makin kompleksnya industri energi. Bayangin aja, implementasi biodiesel B40, pengembangan energi baru terbarukan (EBT), ekosistem kendaraan listrik, sampai perdagangan karbon, semuanya butuh sistem verifikasi yang kokoh biar nggak berantakan di tengah jalan. Mahfud Arifin bilang, semua itu butuh sistem verifikasi yang kuat agar seluruh proses berjalan sesuai standar, begitu kutipannya di Bisnis.com.

Yang bikin ngelus dada, eh, justru ini peluang emas! Mahfud Arifin menambahkan bahwa kebutuhan layanan *assurance* ini bukan cuma di dalam negeri, tapi juga mendunia. Industri TIC—yang meliputi inspeksi, pengujian, dan sertifikasi—kini menjelma jadi pilar krusial buat transisi energi global. Dulu sih fokusnya cuma pengujian konvensional, sekarang udah merambah ke data digital, *predictive maintenance*, verifikasi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), sampai *carbon assurance*. Parahnya, tantangan sektor energi modern bukan lagi cuma soal produksi, tapi lebih ke gimana kualitas, keamanan, dan keandalannya bisa dijaga terus-terusan.

Nah ini dia, perusahaan-perusahaan kayak PT Surveyor Indonesia ini makin ngebut. Layanan TIC dipakai buat mastiin kualitas bahan bakar, verifikasi kuantitas komoditas energi, cek kondisi aset pembangkit, sampai mastiin semuanya patuh sama standar dan regulasi yang ada. Di tengah gempuran kebutuhan energi nasional yang makin gede dan target transisi energi yang makin ambisius, Holding BUMN Jasa Survei yakin banget kalau *assurance* bakal jadi fondasi utama buat jaga kepercayaan publik dan para pemain industri. Mereka sadar betul, pas sistem energi makin canggih dan berbasis teknologi, data akurat, verifikasi independen, dan standar yang konsisten jadi kunci utama biar transformasi energi bisa berjalan aman, efisien, dan berkelanjutan. Di sinilah *assurance* berperan vital untuk memastikan kualitas, keselamatan, dan kepatuhan dapat terjaga secara konsisten, pungkasnya, seperti dilansir Bisnis.com.

---
**Sumber:** [Bisnis.com](https://ekonomi.bisnis.com/read/20260619/44/1981790/holding-bumn-survei-bidik-proyek-b40)
