---
id: ilwCiZPbAsXP
cluster_id: f-Lxy_CT8MrZ
title: HOROR EKONOMI! 32 RIBU PEKERJA DIDEPAK, ANGKA SEBENARNYA BISA LEBIH GILA!
slug: horor-ekonomi-32-ribu-pekerja-didepak-angka-sebenarnya-bisa-lebih-gila
excerpt: Gila bro, krisis lagi melanda! Sepanjang Januari hingga Juni 2026, sebanyak
  32.389 pekerja kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Tapi tunggu dulu, angka resmi
  dari Kemnaker ini diduga cuma puncak gunung es! detikFinance
category: phk
tags:
- PHK
- Ketenagakerjaan
- Ekonomi Indonesia
- Kemnaker
- Said Iqbal
source_urls:
- https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8579454/32-389-orang-kena-phk-sepanjang-januari-juni
source_names:
- detikFinance
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2023/01/07/phk_169.jpeg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: '32 Ribu Kena PHK: Angka Asli Diduga Lebih Tinggi!'
meta_description: 'Geger data PHK Januari-Juni 2026: 32.389 orang terdepak. Said Iqbal
  duga angka asli jauh lebih mengerikan, Kemnaker diduga punya kelemahan data. Fakta
  tak terduga!'
canonical_url: https://berita.media/horor-ekonomi-32-ribu-pekerja-didepak-angka-sebenarnya-bisa-lebih-gila
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-18T17:01:36Z'
published_at: '2026-07-18T17:01:36Z'
---

Gila, gila, gila! Angka PHK jebol lagi, bro! Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) baru saja merilis data resmi yang bikin geleng-geleng kepala. Ternyata, sepanjang paruh pertama tahun 2026, alias Januari sampai Juni, sudah ada 32.389 nyawa pekerja yang terpaksa angkat koper! Angka ini jelas bikin merinding, apalagi ini hanya data peserta program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). detikFinance

Parahnya lagi, data di situs Satudata Kemnaker menunjukkan lonjakan PHK yang signifikan di bulan Juni. Jika pada periode Januari sampai Mei tercatat ada 23.470 orang yang kehilangan pekerjaan, maka dalam satu bulan berikutnya saja, ada tambahan 8.919 orang yang didepak! Ini benar-benar bikin kita bertanya-tanya, sejauh mana gejolak ekonomi ini akan terus menghajar rakyat kecil. Ujung-ujungnya, bukan cuma satu dua orang, tapi puluhan ribu nyawa terkatung-katung nasibnya. detikFinance

Yang bikin geram, aturan mainnya pun bikin ngelus dada. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2025 dan Permenaker Nomor 2 Tahun 2025 dengan jelas menyatakan bahwa pekerja yang mengundurkan diri, pensiun, cacat total tetap, atau bahkan meninggal dunia itu tidak termasuk dalam hitungan PHK resmi. Lah gimana tidak ngamuk, data yang disajikan seolah menyembunyikan fakta sebenarnya di lapangan. Seolah ada upaya untuk mempercantik angka agar krisis ini tidak terlihat separah kenyataannya. detikFinance

Dan bukan main, dugaan miring soal data ini datang dari orang yang paham betul seluk-beluknya! Said Iqbal, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, blak-blakan bilang kalau angka PHK yang dirilis Kemnaker itu kemungkinan besar lebih kecil dari kenyataan. Dia menjelaskan bahwa kelemahan Kemnaker adalah hanya mengandalkan laporan dari Dinas Ketenagakerjaan di daerah-daerah. Padahal, banyak perusahaan yang melakukan PHK diam-diam, tidak peduli aturan, dan tidak pernah sekalipun melaporkannya ke dinas terkait. Said Iqbal mengungkapkan ini saat ditemui di Plaza BPJAMSOSTEK, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026). detikFinance

Celakanya, praktik sembunyi-sembunyi ini jelas merugikan banyak pihak, terutama para pekerja yang seharusnya mendapat hak-hak mereka. Jika data resmi saja sudah mengerikan, apalagi angka sebenarnya yang tidak tercatat! Ini benar-benar tamparan keras bagi pemerintah, seolah mereka tidak berdaya menghadapi badai PHK yang kian menggila. Habis sudah harapan untuk ketenangan ekonomi jika begini terus. detikFinance

---
**Sumber:** [detikFinance](https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8579454/32-389-orang-kena-phk-sepanjang-januari-juni)
