---
id: B2RAsTU5PFbB
cluster_id: OgiMOkbXCNT3
title: Idul Adha Gelap! Rupiah Babak Belur Nyaris Rp 17.800/Dolar AS!
slug: idul-adha-gelap-rupiah-babak-belur-nyaris-rp-17-800-dolar-as
excerpt: Di tengah hari raya Idul Adha, rupiah dibayang-bayangi nasibnya yang terpuruk,
  nyaris menyentuh angka Rp 17.800 per dolar AS. Tekanan global dan domestik, termasuk
  geopolitik Iran, membuat dolar AS perkasa. Rupiah tak berdaya.
category: uang
tags:
- rupiah
- dolar AS
- ekonomi
- Idul Adha
- mata uang
source_urls:
- https://kumparan.com/kumparanbisnis/idul-adha-ri-dibayangi-rupiah-yang-hampir-tembus-rp-17-800-dolar-as-27TgnCQTOfP
source_names:
- Kumparan.com
image_url: https://blue.kumparan.com/image/upload/fl_progressive,fl_lossy,f_jpg,q_auto,w_600,h_315,c_fill/g_south,l_og_kumparan_zscykb/co_rgb:ffffff,g_south_west,l_text:Heebo_20_bold:Konten%20Redaksi%20kumparan%0DkumparanBISNIS,x_140,y_26/01krfgrmje6c5hms2aaz23kv3g.jpg
meta_title: Rupiah Tertekan di Idul Adha, Nyaris Rp 17.800/Dolar AS
meta_description: Idul Adha 2026 dibayangi rupiah terpuruk, nyaris Rp 17.800/dolar
  AS. Sentimen global dan domestik jadi penyebab utama. Analis perkirakan terus tertekan.
canonical_url: https://berita.media/idul-adha-gelap-rupiah-babak-belur-nyaris-rp-17-800-dolar-as
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-27T20:01:47Z'
published_at: '2026-05-27T20:01:47Z'
---

Ceritanya begini. Baru saja kita merayakan Idul Adha, eh, rupiah malah babak belur tak karuan. Mata uang kebanggaan kita ini nyaris ambruk di angka Rp 17.800 per dolar AS. Bayangkan, di saat seharusnya kita bersukacita, malah dibikin pusing tujuh keliling oleh nasib rupiah. Data Bloomberg per Rabu (27/5) pukul 08:30 WIB, menunjukkan rupiah melemah 52 poin, setara 0,29 persen, mendarat di Rp 17.795,5 per dolar AS. Kumparan.com.

Gilanya, dalam perdagangan intraday, rupiah sempat bergerak liar di rentang Rp 17.745 hingga Rp 17.836,5 per dolar AS. Angka itu bahkan sudah melampaui rekor tertinggi 52 minggu sebelumnya di level Rp 17.837 per dolar AS. Ini bukan main-main, rupiah kita sedang tertekan hebat. Secara year to date (ytd), rupiah tercatat sudah melemah 6,69 persen. Ini membuktikan betapa parahnya kondisi mata uang kita saat ini. Kumparan.com.

Nah ini dia biang keroknya! Ada kombinasi mematikan antara sentimen global dan domestik yang menghajar rupiah. Ketegangan geopolitik di Iran yang memanas, harga minyak mentah yang melambung tinggi tak terkendali, hingga ekspektasi suku bunga tinggi dari bank sentral AS, membuat dolar AS semakin perkasa. Mayoritas mata uang negara berkembang, termasuk rupiah kita, jadi korban empuk. Dolar AS seolah tak tersentuh, terus perkasa di panggung global. Kumparan.com.

Analis Mata Uang Ibrahim Assuaibi pun angkat bicara, memperkirakan rupiah masih akan terus tertekan dalam jangka pendek. Menurutnya, rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp17.740 hingga Rp 17.800 per dolar AS. Pasar masih dihantui sentimen global yang belum stabil, terutama soal negosiasi AS-Iran dan arah kebijakan Federal Reserve. Ia menambahkan, ketidakpastian ini akan terus membebani pergerakan rupiah ke depan. Kumparan.com.

Parahnya, pelemahan rupiah ini terjadi justru di saat Bank Indonesia (BI) sudah berusaha keras menjaga stabilitas. BI sudah menaikkan suku bunga acuan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25%. Niatnya bagus, biar rupiah tidak terjerembab. Tapi apa lacur, tekanan arus modal asing yang kabur dan volatilitas global yang tinggi masih membuat rupiah sulit keluar dari jurang tekanan. Alhasil, rupiah kita tetap saja terseok-seok. Kumparan.com.

Habis sudah. Di hari raya, kita malah dihadapkan pada kenyataan rupiah yang semakin melemah. Uang kita jadi semakin sedikit nilainya kalau ditukar dolar. Ini bukan cerita yang bisa dianggap enteng. Rakyat kecil yang terkena imbasnya langsung, harga barang-barang impor pasti meroket. Semoga saja ada keajaiban, sebelum rupiah benar-benar tamat riwayatnya.

---
**Sumber:** [Kumparan.com](https://kumparan.com/kumparanbisnis/idul-adha-ri-dibayangi-rupiah-yang-hampir-tembus-rp-17-800-dolar-as-27TgnCQTOfP)
