---
id: 1qLTFVbs6XFA
cluster_id: O3VFb99c2u43
title: Iman Luntur Dicari E-Money, Belasan Kepala Daerah Dicokok KPK!
slug: iman-luntur-dicari-e-money-belasan-kepala-daerah-dicokok-kpk
excerpt: 'Gila! Iman setebal gunung pun bisa rontok kalau godaan e-money menggiurkan.
  KPK ungkap fakta pahit: pejabat terjerat korupsi bukan karena struktur pemerintahan,
  tapi niat busuk di dalam diri. Belasan kepala daerah sudah diamankan!'
category: korupsi
tags:
- KPK
- Korupsi
- Kepala Daerah
- E-Money
- Iman
source_urls:
- https://makassar.kompas.com/read/2026/07/23/184805678/kpk-ungkap-alasan-pejabat-terjerat-korupsi-punya-iman-yang-dicari-e-money
source_names:
- Kompas.com
image_url: https://asset.kompas.com/crops/tPMQ6lhh9LTu7G8mV__Cz8JVaBc=/0x0:0x0/1200x675/filters:watermark(data/photo/2026/01/30/697c815a5f0b9.png,0,-0,1)/data/photo/2026/07/23/6a61b7ec942fa.jpg
meta_title: 'KPK: Pejabat Korupsi Karena Imannya Luntur, Bukan Struktur'
meta_description: 'KPK beberkan akar korupsi pejabat: hilangnya iman demi e-money.
  Belasan kepala daerah dicokok, struktur pemerintahan bukan alasan utama. Baca pengakuan
  mengejutkan!'
canonical_url: https://berita.media/iman-luntur-dicari-e-money-belasan-kepala-daerah-dicokok-kpk
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-24T17:02:16Z'
published_at: '2026-07-24T17:02:16Z'
---

Bro, dengarkan baik-baik nih cerita soal para pejabat yang otaknya korslet gara-gara kepincut duit haram! KPK, lembaga antirasuah yang konon paling ditakuti, angkat suara soal kenapa sih para pemimpin daerah ini kok doyan banget korupsi. Alhasil, bukan struktur pemerintahan yang jadi biang keroknya, tapi iman yang amblas dicari e-money!

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, bilang langsung di Makassar, "Kita punya iman, tapi tidak diimani." Maksudnya gimana? Ya gimana lagi, bro, niat jahat itu yang bikin mereka berani melanggar hukum dan ajaran agama. Yang penting buat mereka tuh duit cepat gampang gesek-gesek, buat beli ini-itu. Parahnya, mereka cuma fokus nimbun kekayaan buat diri sendiri dan kroni, lupa kalau rakyat sengsara. Celakanya, semua ini terungkap usai banyak kepala daerah yang diamankan KPK, Kompas.com.

Banyak yang ngira pejabat daerah susah diawasi karena eksekutif dan legislatif nempel kayak perangko. Tapi Johanis membantah keras! Menurutnya, itu bukan alasan utama kenapa korupsi marak. DPRD dan APIP tetap punya gigi untuk mengawasi, tapi kalau niatnya sudah setan, ya mau gimana lagi. Pikiran yang tidak benar, melanggar aturan, dan menolak ajaran agama, itu akar masalahnya, Kompas.com.

Nah ini dia yang bikin geleng-geleng kepala. Gara-gara iman yang tipis itu, belasan kepala daerah sudah dicokok KPK tahun ini! Johanis sendiri mengaku sudah susah menghitung jumlah pastinya, tapi perkiraan kasarnya sekitar 16 sampai 17 orang. Dan angka ini bisa terus bertambah, bro, soalnya laporan dari masyarakat terus mengalir deras. Kebayang nggak sih, negara mau maju kok dipimpin sama orang-orang kayak gini? Yang jadi korban ya kita semua rakyat jelata.

Habis sudah cerita soal pejabat yang ambruk karena godaan materi. Iman yang katanya kuat, ternyata gampang banget diobrak-abrik sama e-money. Ujung-ujungnya ya begini, meringkuk di sel dingin. Mana ada cerita pejabat korup yang akhirnya hidup tenang bahagia? Selesai sudah!

---
**Sumber:** [Kompas.com](https://makassar.kompas.com/read/2026/07/23/184805678/kpk-ungkap-alasan-pejabat-terjerat-korupsi-punya-iman-yang-dicari-e-money)
