---
id: efugJMj9tbFf
cluster_id: gWuHA0BWgavq
title: Indomaret Gebuk Buruh! Lembur Merah Diubah Jadi Libur, Ancaman Mutasi & PHK
  Melayang!
slug: indomaret-gebuk-buruh-lembur-merah-diubah-jadi-libur-ancaman-mutasi-phk-melayang
excerpt: Gila bro! Karyawan Indomaret diganyang habis-habisan sama atasan cuma gara-gara
  masalah upah lembur tanggal merah. Diancam mutasi sampai PHK kalau berani nolak!
  Surat persetujuan pun dibuat serampang, nggak pake kop, nggak pake logo. Jebakan
  Batman namanya!
category: phk
tags:
- Indomaret
- buruh
- upah lembur
- PHK
- intimidasi
- demonstrasi
source_urls:
- https://news.detik.com/berita/d-8505472/buruh-indomaret-ngaku-diintimidasi-soal-upah-lembur-diancam-mutasi-phk
source_names:
- detikNews
image_url: https://awsimages.detik.net.id/api/wm/2016/01/18/6fff6ae6-f732-4ffa-9173-fc2867b759d7_169.jpg?wid=54&w=1200&v=1&t=jpeg
meta_title: Buruh Indomaret Diintimidasi & Diancam PHK Soal Upah Lembur
meta_description: Geram! Buruh Indomaret ngaku diintimidasi dan diancam PHK soal upah
  lembur tanggal merah diganti hari libur. Surat persetujuan ilegal jadi alat paksa
  atasan. Cek faktanya!
canonical_url: https://berita.media/indomaret-gebuk-buruh-lembur-merah-diubah-jadi-libur-ancaman-mutasi-phk-melayang
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-26T08:02:33Z'
published_at: '2026-05-26T08:02:33Z'
---

Ceritanya begini. Karyawan Indomaret se-antero negeri mendadak gempar. Mereka menggelar demonstrasi, menolak mentah-mentah kebijakan baru yang super kejam soal upah lembur di tanggal merah. Alih-alih dibayar dobel, eh malah diganti hari libur biasa! Yang bikin geram, kalau ada yang berani protes, langsung dicokok sama atasan.

"Kami dari seluruh cabang nasional, semua itu diintimidasi oleh atasan dari area supervisor, dari area manager," ujar Ahmad Saifuddin, perwakilan buruh yang berani bersuara, kepada wartawan. Dia menjelaskan betapa para karyawan dipaksa menandatangani surat persetujuan kebijakan busuk ini. Janggalnya, surat yang katanya resmi itu nggak pakai logo Indomaret, nggak pakai kop surat, dan nggak ada nomor surat. Parahnya, ini jelas-jelas ilegal dan seperti jebakan batman buat karyawan!," ungkap Ahmad dengan nada geram. detikNews

Ahmad Saifuddin menambahkan kalau surat itu dibuat dengan serampangan dan jelas ilegal. "Itu memaksakan untuk menandatangani surat yang dibuat, surat yang benar-benar serampang, surat yang ilegal, tidak ada memo jelas dari perusahaan PT Indomarco Prismatama," katanya. Jadi, mau setuju atau tidak, mereka terpaksa tanda tangan. Nasib buruh memang malang melintang di negeri ini. Mereka dipaksa menyetujui kebijakan yang jelas merugikan, kalau tidak mau angkat koper. detikNews

Yang bikin gila, para karyawan toko ini terus diintimidasi oleh atasan mereka. Mereka diancam bakal dimutasi ke tempat yang jauh kalau masih bandel. Bukan cuma itu, ancaman PHK pun membayangi kalau mereka nekat menolak. Alhasil, banyak yang terpaksa menelan ludah pahit dan menandatangani surat persetujuan ilegal itu. Padahal, ini jelas-jelas melanggar hak buruh yang sudah diatur undang-undang. Tapi siapa peduli? Yang penting perusahaan untung, buruh remuk redam. Ujung-ujungnya, nasib karyawan Indomaret jadi makin terpuruk.

Ini bukan pertama kali buruh diperlakukan seperti ini. Perusahaan besar kadang lupa kalau aset mereka adalah karyawannya. Tapi apa boleh buat, kalau sudah berhadapan dengan 'raksasa' seperti Indomaret, buruh kecil hanya bisa gigit jari. Mau mengadu ke mana? Kalaupun mengadu, siapa yang mau dengar? Mungkin nasib mereka memang sudah digariskan untuk terus dirampok haknya. Sungguh miris melihat kondisi buruh kita sekarang. 

---
**Sumber:** [detikNews](https://news.detik.com/berita/d-8505472/buruh-indomaret-ngaku-diintimidasi-soal-upah-lembur-diancam-mutasi-phk)
