---
id: 7vMwrESfIOqE
cluster_id: 1mJeMHnP8jUo
title: Investasi Asing Kabur Terbirit-birit, Pabrik Tutup, Ribuan Pekerja Di-PHK!
slug: investasi-asing-kabur-terbirit-birit-pabrik-tutup-ribuan-pekerja-di-phk
excerpt: Gara-gara biaya produksi membengkak dan nilai tukar rupiah terpuruk, pabrik-pabrik
  asing memilih angkat koper dari Indonesia. Boss Apindo bilang, ini bukan lagi soal
  keluar duit sesaat, tapi sektor industri beneran ambruk. Nasib ribuan pekerja pabrik
  terancam di jalan.
category: phk
tags:
- phk
- investasi asing
- manufaktur
- ekonomi
- apindo
source_urls:
- https://industri.kontan.co.id/news/phk-dan-biaya-produksi-manufaktur-naik-bahaya-investasi-asing-keluar-dari-indonesia
source_names:
- kontan.co.id
image_url: https://foto.kontan.co.id/VNMkhxULAYwTfI0BDFcnY4uPPHA=/smart/2019/01/14/1425090242p.jpg
meta_title: Investasi Asing Kabur, PHK Massal di Manufaktur Mengancam
meta_description: Biaya produksi melonjak, rupiah melemah. Perusahaan asing memilih
  angkat koper dari Indonesia, ancaman PHK massal mengintai ribuan pekerja pabrik.
canonical_url: https://berita.media/investasi-asing-kabur-terbirit-birit-pabrik-tutup-ribuan-pekerja-di-phk
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-26T05:02:27Z'
published_at: '2026-05-26T05:02:27Z'
---

Ceritanya begini. Ada kabar buruk berhembus dari dunia manufaktur. Apindo, asosiasi pengusaha kita, bilang ancaman PHK itu makin nyata, bro! Bukan cuma karena pasar lagi lesu, tapi investor asing mulai mikir dua kali mau naruh duitnya di sini. Gara-garanya? Biaya produksi pabrik makin tinggi kayak menara, sementara rupiah kita terpuruk kayak habis digebuk. Kontan.co.id

Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, sampai geleng-geleng kepala. Katanya, ini bukan lagi sekadar duit yang keluar sesaat atau portfolio outflow, tapi sektor industri beneran yang cabut, sectorial outflow namanya! Perusahaan multinasional yang tadinya ngadep di lima negara, sekarang mau efisiensi dengan buka pabrik cuma di satu atau dua negara saja. Ya jelas mereka pilih negara yang lebih bersahabat sama kantong, yang pajaknya rendah, bunga banknya juga adem, dan biaya pekerjanya nggak bikin nangis. Kontan.co.id

Yang bikin geram, katanya, perusahaan asing ini kan selama ini jadi tulang punggung penyerapan tenaga kerja kita dan nyumbang gede buat ekspor nasional. Lha kok sekarang malah mau cabut? Ini namanya bumerang buat kita sendiri, bro! Bayangkan saja, bahan baku impor itu bisa lebih dari separo biaya produksi pabrik. Pas rupiah melemah, ya otomatis pabrik-pabrik itu menjerit kesakitan. Belum lagi biaya energi yang naik gila-gilaan, bunga pinjaman yang mencekik, sampai harga bahan baku global yang meroket. Empat tekanan sekaligus, siapa yang nggak pusing coba? Kontan.co.id

Parahnya lagi, urusan restitusi pajak aja masih tertahan, kuota bahan baku impor dibatasi, eh biaya operasional yang nggak produktif malah makin membengkak. Gimana mau bersaing coba? Indonesia kalah telak sama negara tetangga yang lebih kompetitif. Apindo memperkirakan, ancaman PHK ini bakal terus berlanjut. Terutama buat pabrik yang masih doyan bahan baku impor dan pabrik yang boros energi. Sektor padat karya dan perusahaan multinasional yang punya banyak jaringan operasi di luar negeri, wah, mereka paling rentan kena sikat. Kontan.co.id

Jadi, bukan cuma kabar burung biasa. Ini ancaman nyata deindustrialisasi. Investasi asing yang tadinya jadi harapan, sekarang malah berpotensi ngibrit terbirit-birit. Nasib ribuan pekerja pabrik jadi taruhan. Lah gimana tidak, kalau produksinya makin mahal dan investor nggak ada yang mau nyangkut di sini. Kontan.co.id

---
**Sumber:** [kontan.co.id](https://industri.kontan.co.id/news/phk-dan-biaya-produksi-manufaktur-naik-bahaya-investasi-asing-keluar-dari-indonesia)
