---
id: nqcywKScugJZ
cluster_id: xTBH8CEsLyl-
title: Investasi Menggunung Rp511,8 T, Setengahnya Dikuras Asing!
slug: investasi-menggunung-rp5118-t-setengahnya-dikuras-asing
excerpt: Gila! Indonesia berhasil meraup pundi-pundi triliunan Rupiah dari investasi
  dalam tiga bulan terakhir, tembus Rp511,8 triliun! Tapi tunggu dulu, separuh lebihnya
  malah dikuras investor asing. Negeri ini kok jadi sapi perah?
category: investasi
tags:
- investasi
- PMDN
- PMA
- Rosan Roeslani
- ekonomi
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/news/20260716134318-4-751313/ri-raup-investasi-rp5118-t-dalam-3-bulan-setengahnya-asing
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2025/11/18/ceo-bpi-danantara-rosan-roeslani-cnbc-indonesiaemir-yanwardhana-1763462637446_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: 'Investasi Rp511,8 T: 50% Asing, Rosan Roeslani Angka 7,1%'
meta_description: Indonesia berhasil raup investasi Rp511,8 T di Q2 2026, tumbuh 7,1%
  YoY. Namun, separuh lebih dikuras investor asing. Apa dampaknya?
canonical_url: https://berita.media/investasi-menggunung-rp5118-t-setengahnya-dikuras-asing
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-07-16T17:03:25Z'
published_at: '2026-07-16T17:03:25Z'
---

Alhasil, bumi pertiwi tercatat berhasil memanen investasi senilai Rp511,8 triliun dalam kurun waktu kuartal II-2026 ini, Bro! Angka ini terdengar menggiurkan, naik 7,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, seolah perekonomian kita lagi ngebut kencang. "Pada triwulan II, investasi sebesar Rp511,8 triliun," déclaré Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, dalam sebuah konferensi pers yang bikin kuping panas, Kamis (16/7/2026). Lah, gimana tidak kaget, setengah lebih pundi-pundi itu ternyata malah disumbang oleh Penanaman Modal Asing (PMA) yang mencapai Rp257,7 triliun, sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) kita sendiri cuma Rp254,1 triliun. CNBC Indonesia.

Parahnya lagi, jika kita lihat sebaran lokasi, Pulau Jawa yang katanya pusat segalanya malah ketiban "jatah" Rp255,3 triliun. Nah ini dia, wilayah luar Jawa justru sedikit lebih beruntung dengan suntikan Rp256,5 triliun. Entah bagaimana ceritanya, tapi kok rasanya kok yang di luar Jawa lebih digarap ya? Yang jelas, dari gempuran investasi sebesar itu, tenaga kerja yang terserap tercatat sebanyak 742.293 orang. Lumayanlah, walau tumbuhnya hanya 5,1% secara year on year, setidaknya ada sejuta lebih warga yang katanya bisa makan gara-gara "emas" ini. CNBC Indonesia.

Yang bikin geram, meski angka Rp511,8 triliun itu dibanggakan, kita harus sadar betul bahwa mayoritas dana tersebut mengalir dari kantong orang luar. Entah mereka benar-benar beritikad membangun negeri, atau hanya sekadar mencari untung cepat dan kabur begitu saja. Jangan sampai kita hanya jadi penonton di tanah sendiri, sementara investor asing tersenyum lebar melihat aset kita digarap habis. Mana ada cerita negara berkembang seperti kita yang bisa mandiri kalau sumber dayanya terus dikuras tanpa kontrol yang ketat? Ujung-ujungnya, kita hanya jadi buruh di negeri sendiri, bro. CNBC Indonesia.

Celakanya, kesiapan kita dalam mengelola investasi asing ini patut dipertanyakan. Apakah dana triliunan ini benar-benar dialokasikan untuk sektor-sektor produktif yang bisa menopang ekonomi jangka panjang, atau hanya numpang lewat untuk proyek-proyek jangka pendek yang keuntungannya kembali ke negara asal mereka? Kita patut waspada, jangan sampai geliat investasi ini hanya membuat angka di atas kertas terlihat indah, sementara rakyat kecil tetap gigit jari. Sumbernya bilang begitu, jadi ya harus dipercaya. CNBC Indonesia.

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/news/20260716134318-4-751313/ri-raup-investasi-rp5118-t-dalam-3-bulan-setengahnya-asing)
