---
id: 1Waa4NQszZSc
cluster_id: qiqGKoa6VheU
title: Investor Tertarik, Tapi Birokrasi Makan Waktu! RI Masih Seksi, Tapi Gara-gara
  Ini?
slug: investor-tertarik-tapi-birokrasi-makan-waktu-ri-masih-seksi-tapi-gara-gara-ini
excerpt: Indonesia masih jadi primadona investor global, tapi jangan senang dulu!
  Gilanya, para pengusaha mengeluh proses investasi di lapangan lamban, kepastian
  kebijakan nihil. Investor kini lihat efektivitas birokrasi, bukan cuma pasar besar.
  CNBC Indonesia
category: investasi
tags:
- investasi
- hambatan investasi
- birokrasi
- pengusaha
- HKI
source_urls:
- https://www.cnbcindonesia.com/news/20260529160142-4-738814/ri-tetap-seksi-di-mata-investor-tapi-penghambatnya-ini
source_names:
- CNBC Indonesia
image_url: https://awsimages.detik.net.id/visual/2018/04/20/4bf03235-2888-4a78-ac3a-09b5973c69fe_169.jpeg?w=650&q=90
meta_title: Investasi RI Seksi, Tapi Terhambat Birokrasi Lamban
meta_description: Investor global masih melirik Indonesia, namun lambannya birokrasi
  dan ketidakpastian kebijakan jadi kendala utama. Benarkah potensi besar terbuang
  sia-sia?
canonical_url: https://berita.media/investor-tertarik-tapi-birokrasi-makan-waktu-ri-masih-seksi-tapi-gara-gara-ini
schema_type: NewsArticle
status: published
created_at: '2026-05-30T05:02:57Z'
published_at: '2026-05-30T05:02:57Z'
---

Ceritanya begini. Indonesia ini katanya masih seksi di mata investor global. Pasar domestik gede, hilirisasi jalan terus, masuk rantai pasok dunia pula. Siapa sih yang nggak ngiler? Nah, tapi ini dia yang bikin greget — para pengusaha kawasan industri justru yang paling tahu boroknya. CNBC Indonesia

Yang mereka keluhkan bukan soal potensi. Bukan! Tapi soal kecepatan proses investasi yang ambyar, sama kepastian kebijakan di lapangan yang kayak kacang lupa kulit. Investor sekarang nggak cuma ngarep cuan gede doang, tapi juga liat seberapa greget birokrasi dan seberapa sinkron aturan antarinstansi. "Minat investor untuk masuk ke Indonesia masih tinggi. Yang menjadi perhatian mereka adalah bagaimana proses investasi dapat berjalan lebih cepat, lebih sinkron, dan memiliki kepastian waktu yang jelas. Ini yang kami diskusikan bersama KSP," ujar Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Akhmad Ma'ruf Maulana kepada CNBC Indonesia, Jumat (29/5/2026).

Parahnya, masalah yang bikin investor mangkel itu sebenarnya bisa diberesin kalau koordinasi antarmenteri dan lembaga jalan. Investor butuh kepastian biar bisa gerak cepat. Di tengah sengitnya persaingan narik duit asing, HKI udah dorong pemerintah buat satset — perkuat koordinasi, cepetin urusan perizinan dan tata ruang. CNBC Indonesia

"Persaingan investasi saat ini tidak lagi hanya antar daerah, tetapi antar negara. Investor membandingkan Indonesia dengan Vietnam, Malaysia, maupun negara lain di kawasan. Karena itu kepastian hukum, kepastian waktu, dan kecepatan pengambilan keputusan menjadi faktor yang sangat menentukan daya saing investasi nasional," katanya. HKI ini nggak main-main lho, anggotanya lebih dari 170 kawasan industri tersebar di 24 provinsi. Luasnya? Wah, 160 ribu hektar! Buat apa? Buat manuktur, hilirisasi, dan buka lapangan kerja. CNBC Indonesia

Nah, HKI udah sampaikan semua uneg-unegnya ke Kantor Staf Presiden (KSP). Mulai dari Proyek Strategis Nasional (PSN), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), sampai urusan KKPR dan sinkronisasi tata ruang sama lahan pertanian. Bahkan iklim investasi di Batam juga jadi omongan. "Indonesia memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan industri baru di Asia. Dengan koordinasi yang kuat, kepastian regulasi, dan percepatan eksekusi di lapangan, kami optimistis investasi akan terus tumbuh, lapangan kerja semakin terbuka, dan target pertumbuhan ekonomi nasional dapat dicapai," ujar Ma'ruf. CNBC Indonesia

Jadi gimana? Peluangnya gede, tapi kalau birokrasinya masih lemot kayak siput mabuk, investor bisa jadi angkat koper ke negara tetangga yang lebih gesit. Mana ada cerita begini berakhir baik kalau masalah mendasar nggak diberesin.

---
**Sumber:** [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/news/20260529160142-4-738814/ri-tetap-seksi-di-mata-investor-tapi-penghambatnya-ini)
