Israel Reformasi Struktur Pengambilan Keputusan Keamanan dengan Bubarkan Kabinet Perang

Perdana Menteri Israel Netanyahu membubarkan kabinet perang yang mengawasi pertempuran di Gaza. Langkah ini diambil setelah mantan panglima militer Benny Gantz keluar dari koalisi, membuat Netanyahu lebih bergantung pada sekutu ultra-nasionalisnya yang menentang gencatan senjata. Netanyahu akan membentuk forum yang lebih kecil untuk membahas masalah perang yang sensitif, termasuk penahanan sandera dan serangan Hamas. Ia menghadapi tekanan dari AS dan komunitas global untuk mengakhiri perang yang telah menewaskan ribuan warga Palestina. Keputusan Gantz memicu pengunduran diri lainnya dari kabinet perang. Pemerintah Netanyahu saat ini paling religius dan nasionalis, mengandalkan dukungan dari partai-partai kecil. Pembubaran kabinet perang terjadi di saat Israel mempertimbangkan proposal gencatan senjata dan menghadapi peningkatan serangan di perbatasan Lebanon.